Crazy Baby

Crazy Baby
Apa


__ADS_3

...Cerita bersifat fiksi / karangan saja, jika terdapat kesamaan dalam bentuk apapun—mungkin karena ketidak sengajaan semata....


...Silakan klik vote, like dan comments sebagai wujud apresiasi karya penulis....


...Terima kasih,...


...Selamat membaca....


..._________________________________________...


...A p a...


..._________________________________________...


...__________________________...


...____________________...


..._______________...


...__________...


..._____...


...___...


..._...


"Bush!"


Satu lagi aura negatif yang mengambil wujud—musnah ketika Davian menyentuhnya. Pekerjaan ini menyenangkan; tak ada kata bosan dikamus Davian.


Lelaki itu menoleh; melihat sisa jejak perburuannya 'sungguh mahakarya'. Davian tersenyum bangga. Bulan ini dia pasti jadi peringkat pertama karena berhasil memburu lebih dari 50 aura negatif kelas tinggi. Davian jadi tidak sabar.


ENYAH KAU!

__ADS_1


"ARGH!!"


Tiba-tiba dengungan nyaring muncul. Mencoba menghancurkan gendang telinga Davian—lelaki itu menjerit kuat. Rasa sakit yang tidak terkira hadir; seolah mencekik jiwanya dan memaksa untuk lenyap.


Apa ini!! Batinnya. Berjongkok; menutup kedua telinga dengan tangan.


Davian merasakan, kebencian luar biasa. Dari sebuah titik kecil serupa bibit tanaman—perlahan tumbuh; akarnya menyebar, tunasnya naik kepermukaan kemudian berdiri kokoh dalam hitungan detik sebagai pohon dewasa—siap menyebarkan bibit lainnya.


"Argh... Apa... in—i?" Tutur Davian terbata-bata. Dari telinga turun ke-jantung. SAKIT!!! Seluruh kehidupannya seakan diserap seperti pupuk.


PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI! PERGI !PERGI! PERGI! PERGI!


Mati Kau?!


DEG!!!


"Hosh!!! Hosh!!!"


Dada Davian sesak, jantungnya berdetak tak karuan. Bisikkan berulang penuh aura negatif itu. Dia kenal. Rupanya berasal dari sang istri. Davian menelan saliva kasar. Tubuhnya sudah terduduk jatuh.


Sinkronisasi |


Davian seperti berada diruang gelap tanpa penerangan. Hanya seutas tali yang terasa menjerat jari manisnya—menuntun setiap langkah dalam kelam. Davian merasa buta?


Tap~


Tap~


Tap~


Pelan, dia terus mencari sampai pada titik. Reva terlihat. Davian berlari; menggapai gadis itu.


Semuanya kembali pada jangkauan |


Jangan menyebarkan aura negatif, bisik Davian dalam hati ketika keberadaan mereka terhubung kuat.

__ADS_1


Davian merasakan keterkejutan dari Reva.


Stabilkan aura mu, bisik Davian lagi.


Tidak ada reaksi apapun. Aura hitam yang dipancarkan Reva berangsur tenang. Davian mengembuskan napas sejenak, dadanya tidak terlalu terasa sesak lagi.


Kau mengganggu jiwa ku, batin Davian. Kembali mengimbau. Auranya memang benar menjadi tenang tapi tidak menghilang. Ada apa? Rasanya janggal.


"WUSH!!!!!"


Bom hitam muncul, begitu banyak aura negatif menjadi bahan bakarnya. Meledak serta melahap segalanya.


Davian merasakan kengerian. Apa itu? Bayangan kejadian yang dilihat Reva berpindah ke Davian—lelaki itu melihat dengan jelas, seolah itu matanya. Reva; gadis itu tertelan aura yang diciptakan dirinya sendiri. Davian pun merasakan hal yang sama.


Sebenarnya apa yang terjadi. Kenapa gadis seperti Reva mampu mengundang sebanyak itu aura negatif? Memang bukan khasus tidak mungkin, tapi itu sangat jarang terjadi.


Terlebih lagi Reva memiliki darah suci.


Kenapa?


"Rupanya darah Gabriel sudah tercemar..."


Hanya itu jawaban yang terdengar masuk akal.


...***...


...Tbc......


...Jangan lupa like, vote & comments......


...Terima kasih,...


...Bye...


...:3...

__ADS_1


__ADS_2