
...Cerita bersifat fiksi / karangan saja, jika terdapat kesamaan dalam bentuk apapun—mungkin karena ketidak sengajaan semata....
...Jangan lupa vote, like dan comments diakhir cerita sebagai wujud apresiasi terhadap penulis....
...Terima kasih,...
...Selamat membaca....
..._______________________________________...
...T i d a k—D i d u g a...
...______________________________________...
..._________________________...
...________________...
...__________...
..._____...
...___...
...__...
..._...
"Argh..." Reva mengerang sakit. Tangannya terangkat menuju pundak seraya memberikan beberapa pijatan kecil disana. Dia tidak mengira akan terlelap dalam posisi duduk sepanjang malam seperti senggok mayat tak bernyawa.
Reva menghela napas pasrah, sambil memijat pelan bahunya—gadis itu berjalan menelusuri lorong kampus. Akhirnya bisa kembali lagi kesini setelah sekian lama rasanya Reva tidak menapaki bangunan ini. Omong-omong soal itu, Reva jadi menyadari satu hal yang sempat terlupakan olehnya.
Kian?
__ADS_1
Dimana temannya itu?
Sedari tadi Reva tidak menjumpai wujud Kian barang secuil pun. Aneh. Apa dia absen? Jarang-jarang sekali. Memilih tidak ambil pusing, Reva berjalan menuju kelas; kuliah paginya sebentar lagi akan dimulai. Dan aktivitas hari ini berlangsung seperti hari-hari biasanya.
Aneh |
...***...
Reva meletakan kembali cangkir yang sudah kosong melompong isinya keatas meja. Usai kuliah dia memilih mampir kesebuah restoran cepat saji untuk makan siang.
Dengan manik kelamnya Reva melihat 3 piring dan 2 cangkir kosong didepannya. Wah~ betapa rakus Reva; sanggup menghabiskan semua ini sekaligus.
Haha |
Reva lalu melarikan pandangan menuju handphone miliknya yang berada disisi meja dekat tas. Tidak satu pesan pun hadir disana, bukannya apa-apa. Entah kenapa Reva merasa firasatnya tidak enak, tapi dia tidak tahu firasat ini ditujukan pada apa.
Helaan napas gusar terdengar—menyudahi pikiran kalut Reva, dia menyandarkan tubuh kesandaran kursi. Matanya terpejam.
Dia tidak melihat satu kejadian aneh atau sejenisnya hari ini. Benar-benar seperti hari normal.
N O R M A L ? |
Deg!
Reva membuka matanya, wajah kaget terpampang jelas diraut muka gadis itu. Maniknya membola, dia menyebarkan pandangan kesetiap inci ruangan yang bisa tertangkap oleh matanya.
Masih belum yakin akan sesuatu, Reva berdiri—mengedarkan pandangan kepenjuru restoran cepat saji. Beberapa pelanggan yang menangkap tingkah aneh Reva; mengintip penasaran pemilik kelam itu.
"Tidak ada..." gumam Reva serupa cicitan. Lagi dia memutar pandangan.
Tidak ada, tidak ada, tidak ada!
"Tidak ada?!"
__ADS_1
Tiba-tiba Reva menyambar tas dan handphone miliknya yang berada diatas meja, gadis itu bergegas menuju kasir untuk membayar semua pesanannya. Ketika ucapan 'terima kasih sudah berkunjung—' yang diucapkan sang kasir, Reva sudah tancap gas dari sana.
Setengah berlari, Reva menuju trotoar. Pandangannya masih kesana kemari, mencari sesuatu yang hilang. Beberapa kali gadis itu menaberak bahu penjalan kaki lainnya; setengah berbisik gadis itu mengucap maaf lalu kembali berlari.
Hari ini dia tidak bertemu dengan Davian. Sosoknya pun tidak terlihat dikampus.
"Hosh! Hosh!"
Reva memperlambat langkah miliknya ketika berada dipersimpangan jalan dengan lampu merah yang menyala. Bersama beberapa orang, Reva menunggu warna lampu itu menjadi hijau. Napasnya tersengal-sengal. Jantungnya pun berdetak keras.
Beberapa pikiran aneh menggeser seluruh isi otak Reva dan memonopolinya. Dia mencoba mencari kunci jawaban dari pikiran itu. Tapi lagi-lagi hanya pikiran aneh terlintas; menghasilkan satu pertanyaan bodoh yang tidak pernah Reva bayangkan untuk dipertanyakan.
"Kemana perginya seluruh benda hitam itu?" Tuturnya pelan bersama helaan napas—sesak, dia bertanya-tanya pergi kemana semua aura negatif yang biasanya berseliweran dipandangan Reva.
Apa mereka semua menghilang? Dimurnikan?
Reva merasa gugup.
Ataukah? Secara kebetulan dia tiba-tiba tidak bisa melihat itu semua?
Rasanya Reva merasa takut seketika.
...***...
...TBC......
...Jangan lupa vote, like & comments......
...Terima kasih....
...Bye...
...:3...
__ADS_1