
Keesokan harinya, saat bersiap hendak ke sekolah, masuk sebuah panggilan dari kontak yang tidak tersimpan di ponsel Via, yang telah dalam mode Marni.
Dia tahu pasti bahwa itu adalah kontak milik kapten I Bagus Suska, lalu diusap tanda hijau telepon tersebut ke atas.
"Hallo kapten.."
"Hmmm… Via…" terdengar suara lesu dari seseorang di seberang jaringan.
"Bagaimana keadaan Anda saat ini Kapten? Udah baikan?"
"Iya, saya sudah lebih baik, terima kasih." jawab yang di seberang.
"Ada apa pagi-pagi menelepon?"
"Saya hanya ingin meminta maaf atas perkataan saya yang lalu.. serta ingin mengucapkan terima kasih karena Kamu telah menyelamatkan nyawa saya. Mungkin saya terlalu ceroboh dalam berbagai hal."
"Tak perlu sungkan kapten, ini adalah kewajiban saya. Meski saya tidak bernaung pada pemerintah pusat, namun kita ini sama-sama dalam pengawasan presiden."
"Jadi kapten tidak perlu takut dan ragu apabila ke depannya saya akan sering ikut campur dengan kasus yang Anda kerjakan."
"Iya, iya sekali lagi saya meminta maaf sama Kamu."
"Selain itu, saya harapkan teman saya yang bernama Rini, untuk segera dibebaskan. Kasihan sekali dia, jangan lupa beserta pemulihan nama baiknya."
"Jangan sampai setelah keluar penjara, malah mendapatkan masalah lain akibat status bekas narapidana."
"Iya.. iya.. secepatnya kami akan mengurusnya, disertai keterangan pemulihan nama baik, dan sertifikat permintaan maaf dari kami."
Wajah jelek Marni seketika bertambah jelek akibat seringaiannya yang tampak aneh.
__ADS_1
"Waah.. Jika Anda menerima dengan baik begini, saya turut senang dan berterimakasih sekali kepada Anda."
"Saya doakan segala urusan dan pekerjaan Anda aman dan lancar setiap tugas ke depannya."
"Aaamin, terima kasih. Ooohh.. kalau sudah begini kamu baru mau bicara dengan baik dengan saya.. hahaha..."
"Kalau saja dari kemarin anda menerima saya dengan baik seperti ini, mungkin semua ini tidak akan terjadi."
"Ya udah, sekali lagi saya meminta maaf atas kelalaian dan kesombongan saya dalam bertugas.
"Nanti kalau kamu dan anggota BOS lainnya membutuhkan bantuan dari kami, saya janji akan memberikan jalan tol untuk mempermudah segala urusan dalam menangani kasus-kasus yang lain."
"Kita juga akan turunkan pasukan khusus apabila diperlukan?"
"Waaahh, asiikk, terima kasih ya Kap, itu merupakan sebuah berita yang sangat luar biasa bagi kami."
"Pagi Kap!" Akhirnya, kejadian kemarin membuat kapten keras kepala itu lebih menerima kami dengan tangan terbuka.. sebuah senyuman kemenangan tersungging di bibir Marni.
Marni merapikan alat-alat dan perlengkapan yang dibutuhkan ke dalam tas. Setelah tas tertutup dengan baik, kemudian menyandangnya dengan penuh semangat, semoga aja hari ini lebih baik dari sebelumnya. Bertemu dengan Deval, eh Joko maksudnya, hmmm, senyuman terkembang di pipinya.
Marni keluar dari kamar dan setelah itu mengunci pintu. Ia menengok ke arah kamar Rini, beberapa pintu dari kamarnya. Semoga hari ini penghuni kamar itu kembali, dan semoga tidak mengatakan macam-macam pada warga kostan ini.
Tiba-tiba, gadis itu dikejutkan oleh sapaan lembut dari Irin, "Udah siap?" wajah terlihat segar dengan senyuman menawan yang bisa meluluhkan hati pria dengan mudah.
"Sepertinya ada yang lagi berbunga nih," godanya.
Alis Marni naik sebelah sebelah mendengar guyonan dari sang sahabat, "Maksudnya?"
"Ada yang dapat telepon dari seseorang kan?"
__ADS_1
"Ekhem..ekhem.." wajah Marni tiba-tiba terasa panas lagi. "Dari mana Lo tahu?"
"Soalnya Deval minta nomor Lo kan lewat Devan. Devan mintanya ke gue. Jadi gue yang ngasih kontak Lo ke Deval itu."
"He-he-he, gitu ya? Tapi lain kali jangan lagi diulang lagi, bahaya itu!"
"Iye, maaf! Gue tahu kok! Hanya saja gue juga tahu dari kemarin-kemarin Lo ingin menghubungi dia kan?"
Marni mengangguk, "Ya udah kita jalan yuk."
"Lo udah sarapan?"
Marni menggeleng, "Nanti di sekolah aja beli sesuatu."
"Ayoook."
Mereka melangkah kan kaki ke sekolah, namun tiba-tiba Marni merasa ada yang tengah mengikuti mereka.
...*bersambung*...
...JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK YA.. LIKE, LOVE, VOTE & KOMENTAR...
...terima kasih...
berhubung otor mendapat surat cinta dari noveltoon.. otor minta kawan-kawan reader ikut singgah di karya otor yang udah tamat yaa..karyanya sepi aja..tapi malah dapat rekomendasi dari noveltoon
__ADS_1