DETEKTIF MUDA

DETEKTIF MUDA
80. Saingan


__ADS_3

Dengan senyuman smirk nya dia kembali meninggalkan Labor tersebut, menuju tempat lain, yakni mencari apoteker yang bisa memberikan saran obat yang cocok sebagai pereda gatal akibat dari serbuk yang baru saja diperiksanya.


Setelah itu, ia menuju perkampungan kumuh sekitar tempat tinggal Mak Iroh. Dengan diam-diam, dia mengecek sumber air warga sekitar sana, lalu memeriksa detail-detail sekecil debu yang dia temukan di sekitar sumber air. Memikirkan bagaimana cara dia memasukkan benda bubuk itu walau dia tidak mengirimkannya secara langsung.


Memikirkan beberapa kemungkinan, dia menemukan Deval yang baru saja sampai. Deval tak menyangka Via masih kembali untuk menyelidiki kasus yang dia emban beberapa waktu ini. Via hanya memberikan senyuman smirk-nya dan meninggalkan Deval tanpa mengatakan apa-apa. Deval menunjukkan wajah tak menentu, entah apa lagi yang dipikirkannya kali ini.


Via kembali mengayuhkan sepedanya, memulai kembali aksi gila yang pernah dia lakukan bersama si bule Stevan. Kali ini dia menggunakan mode tak terlihat agar tidak menjadi perhatian orang lain seperti yang pernah dialami, heboh melihat orang bersepeda di dinding.


Mulai mendaki kaki jembatan, atap rumah raksasa tempat mereka semua berteduh. Mereka semua tinggal di bawah kolong fly over yang kosong, di pinggir sebuah sungai.


Via sudah sampai di bawah bagian jalur bebas hambatan dengan posisi kelelawar. Tergelantung dengan sepeda lalu meneropong bagian rumah Mak Iroh dan radius jarak rumah korbannya.


...(anggap aja begini bentuknya ya)...




Dalam teropong itu pula, dia melihat Deval yang sedang mencari bukti dan informasi yang dia butuhkan, kembali Via hanya melayangkan senyuman smirk-nya pada seorang yang tidak melihatnya itu. Kita lihat, siapa yang lebih dulu menuntaskan misi ini. Padahal ini dia lakukan untuk Deval juga, tapi dia malah membuat Via merasa sangat kesal, sehingga memacu rasa bersaingnya pada cowok manis yang gak jelas itu.

__ADS_1


"Seandainya aja Val. Lo lebih manis sedikit lagi aja Val, hati gue bisa benar-benar koyak tak bisa menahan perasaan ini. Tapi jika Lo selalu begitu Val, gue mungkin akan berpikir ulang lagi tentang rasa ini," ucapnya masih dalam keadaan tergantung terbalik layaknya kelelawar yang tengah bertengger di bawah jembatan.


Di suatu tempat, orang-orang asing yang tadi menggunakan pakaian hitam, tengah sibuk mencari-cari informasi lewat jaringan. Mencoba meretas informasi mengenai organisasi BOS, siapa tahu mungkin saja berita mengenai organisasi itu marak dibicarakan di negara ini. Namun kenyataannya, mereka tidak mendapatkan informasi apa-apa.


Salah seorang yang sempat memoto Via dengan sepeda ajaib itu, mencoba menggali informasi tentang gadis itu. Bukan karena curiga atau mencoba menebak sesuatu, namun karena dia tertarik dengan keunikan gadis kecil itu yang terlihat sangat lincah dibanding remaja-remaja seusianya. Namun informasi gadis itu juga tidak didapatkan nya.


"Apakah orang-orang negara ini begitu berhati-hati dengan informasi pribadi mereka? Kenapa informasi mereka tidak ada yang bisa kita temukan?" monolog lelaki bertubuh kekar yang dibalut jas hitam itu setelah gagal mendapatkan informasi.


Lalu dia mencoba mengakses foto remaja lelaki yang tadi ada di sebelah gadis yang menarik itu. Namun ternyata terpampang dengan jelas di  jaringan tanpa perlu menggunakan keahlian hacker yang dia miliki.



Date of Birth: 8th June 2005 


State of Residence: Jakarta


Address: xxxxxx


Skills: investigation

__ADS_1


Interest & Hobbies: -


Disability: None 


Marital Status: Single 


Height: 175 cm 


Race: Asian 


Blood Group: O+ 


Pria itu tersenyum smirk, semakin penasaran dengan gadis tadi yang sempat jadi perhatiannya. Bukan karena curiga, namun kali ini karena obsesi. Kenapa dia bisa menyembunyikan identitasnya dari jaringan? Sementara temannya tidak, bahkan saya tahu dia itu punya kembaran. Siapa gadis itu?


...*bersambung*...


...JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK YA.. LIKE, LOVE, VOTE, GIFT & KOMENTAR...


...terima kasih...

__ADS_1


__ADS_2