DETEKTIF MUDA

DETEKTIF MUDA
81. Serangan cyber bg.1


__ADS_3

Stevan akhir-akhir ini mendeteksi adanya yang hendak menerobos jaringan data BOS, namun setiap mendapat alert dari system' yang dia rancang, keamanan jaringan terus dia tingkatkan.




"Ini siapa sih yang kepo sama big BOS family?" rungutnya, kemudian mencoba menyisipkan virus yang tidak terdeteksi oleh lawan. Untuk mencari tahu itu ulah siapa.



Padahal keesokan hari dia harus melaksanakan sidang akhir. Namun, masih harus mengurus masalah pekerjaan yang tiba-tiba muncul dari dalam jaringan. Sembari terus memahami materi tugas akhirnya, pikirannya terus bercabang mengecek keamanan sistem data dan informasi organisasi BOS.


Tidak lama kemudian muncul lagi alert yang lain. Ada yang mencoba mendeteksi informasi Via lewat foto. Hal itu dari server dan IP address yang sama. Di sana terpampang foto Via dan Deval.


"Apa yang sedang mereka lakukan? Kenapa sampai ada yang mencoba merombak informasi tentang mereka? Pelakunya pun orang yang sama lagi," bicara sendiri tidak jelas sambil terus menatap tajam pada cowok yang tengah memegangi anak kecil.


Untuk sementara Stevan mengunci semua system, menyebarkan virus ganas jika ada yang mencoba menerobosnya dengan paksa.

__ADS_1


Untuk sementara, ini pengamanan menjelang selesai sidang. Jika masih ada yang mau meretas, hmmm… kita lihat saja nanti, masih terpana melihat foto yang sama.


Cabang pikiran Stevan terbagi menjadi semakin banyak. Dua hal masalah tugas, dan satu lagi masalah Via yang terus semakin dekat dengan seorang Deval. Oh iya, kan ada senior dari organisasi BOS..apa mereka sudah mengetahui ini?


Kemudian Stevan menghubungi salah satu orang di Divisi Pertahanan Sistem. Dimana di situ berkumpul para hacker dan ahli IT yang telah dijaring BOS. Kali ini yang dihubungi seorang mantan anggota BIN, yang hasil kerjanya benar-benar mendapatkan empat jempol. Senior nya yang hebat itu bernama Rafael.


"Halo Steve, ada apa?" suara yang di seberang terdengar tengah sibuk. Hiruk pikuk orang-orang yang sibuk dengan pekerjaan jelas terdengar oleh Stevan.


"Sudah tahu ada yang sedang mencoba melacak informasi keluarga big BOS Bang?"


"Iya, saat ini kita semua lagi sibuk handle itu juga. Yang mencoba menerobos bukan hanya satu server saja, tetapi banyak sekali serangan yang datang."



Stevan tertegun mengetahui hal itu, baru saja dia mengunci satu server. Namun ternyata masih ada lagi yang lain. Kenapa tiba-tiba begini?


"Apa yang terjadi sebelum ini Bang? Kenapa kita mendapatkan serangan mendadak begini? Apakah seluruh jaringan cabang BOS dunia kena serangan  cybercrime juga?"

__ADS_1


"Tadi Saya sudah dapat informasi, ternyata hanya cabang negara ini saja yang diserang oleh mereka."


"Kira-kira siapa Bang yang melakukan ini?"


"Kami curiga, mafia dari Italia. Kami mendapat laporan bahwa salah satu agen kita di sana terbunuh bersama kekasihnya. Hal ini disebabkan karena akhir-akhir ini Big Boss Sato berhasil merampas benda yang dicuri oleh mereka."


Hmm.. ternyata begitu. Jadi karena itu mereka mencoba mencari informasi keluarga Big Boss Sato. Terus kenapa Via bisa dideteksi dengan pencarian informasi lewat wajah? Apakah mereka sengaja mencari Via?


Lalu telepon Rafael ditutup, dilanjutkan dengan menelepon Via. Menunggu nada sambung diterima, dan tak lama telepon diangkat oleh seorang gadis dengan posisi kelelawar.


"Hallo A…katanya lagi sibuk?"


"Gue lagi kangen sama lo...!!!"


...*bersambung*...


...JANGAN LUPA MENINGGALKAN JEJAK YA.. LIKE, LOVE, VOTE, GIFT & KOMENTAR...

__ADS_1


...terima kasih...


hari Senin, bagi vote untuk cerita ini yaaa..


__ADS_2