
Begitu sampai dikamar Alan membangunkan kembali Mega dan menyuapi Mega bubur 15 menit Mega menghabiskan makanannya
"apa kamu mau minum obat sayang ?",tanya Alan
"tidak usah Al aku tidur lagi saja "
menyelimuti Mega lalu beranjak berdiri
" mau kemana ?? aku ingin tidur tapi denganmu Al "
Alan kembali menghampiri Mega merebahkan badannya disamping Mega dan Mega kembali membenamkan wajahnya di dada milik suaminya
entah kenapa Mega merasa nyaman tidur seperti ini
Alan tidak merasa keberatan untuk melakukan ini dia justru merasa senang berkali kali Alan mencium kening Mega yang sudah terlelap dan mengusap Rambut Mega dengan lembut sampai Alan sendiri ikut terlelap dalam tidurnya..
.
.
.
.
Matahari sudah mulai bersinar Mega menggeliat kecil dan membuka matanya lalu tersenyum
"kamu sudah bangun ?,dengan suara khas bangun tidur
"hmm sudah "dengan tersenyum dan membelai pipi istrinya
"kenapa tidak membangunkanku ??" tanya Mega
"apa kamu masih pusing ?? sebaiknya kita kerumah sakit " mengusap rambut Mega
"hmm hanya sedikit , tidak perlu kerumah sakit Al " bangun dari tidurnya dan duduk
"kamu tidak kekantor ?,"tanya Mega
"nanti saja ,aku ingin memastikan kamu baik baik saja "
"aku sudah lebih baik sayang..
mandilah akan aku siapkan pakaianmu "ujar Mega
"kamu yakin baik baik saja ?" menatap lekat Mega
__ADS_1
"hmm aku yakin " dengan senyum menghias diwajahnya
"baiklah aku mandi " berdiri dan berjalan kearah kamar mandi
Mega menyiapkan pakaian Alan setelah selesai dia duduk disofa kamar menunggu Alan
"kenapa masih saja pusing "kata Mega memijit pelan keningnya
Karena Alan belum keluar Mega memutuskan untuk turun terlebih dahulu menuju ke dapur
"masak apa bik ?"
" eh nona ..nasi goreng non..sudah selesai "
Mega merasa mual mencium aroma nasi goreng didepannya dan menutup mulut dan hidungnya
"kenapa baunya gak enak ya bik ?"tanya Mega dengan suara sengau
"benarkah non..bibik masak seperti biasa kok "
"yasudah bik buatkan aku bubur saja "
mengangguk
"saya kekamar dulu bik "kata Mega kemudian berjalan setelah jauh dari dapur Mega membuka tangan yang menutupi mulut dan hidungnya menghirup oksigen sebanyak mungkin
dan masuk kedlaam kamar
"kenapa sayang ?"tanya Alan saat melihat Mega mengipas tanganya
"bik Erna buat nasi goreng tapi baunya aneh "kata Mega
"benarkah ??"
mengangguk cepat
" benar kepalaku jadi pusing lagi "kata Mega kemudian berjalan masuk kedalam kamar mandi
15 menit Mega didalam kamar mandi dan kini dia keluar
"kamu sudah selesai sayang ?"tanya Mega
"hmm "sambil tersenyum
"yasudah ayo turun kita makan dulu"melingkarkan tanganya ke lengan Alan
__ADS_1
mereka berjalan bersama sama menuju ke meja makan
"kenapa bau sekali "kata Mega dalam hatinya dan menutup hidungnya
"Al aku minta maaf .. apa kamu tidak keberatan jika mengambil itu sendiri "Mega menunjuk kearah nasi goreng yang ada di tengah
"tentu saja .." Alan mengambil makanan untuknya sendiri
Mega berpindah kursi menjauh dari Alan
"kenapa ?"
"bau nasi goreng itu benar benar membuatku pusing Al "
"kenapa baunya sangat enak "
menyuap nasi goreng kemulutnya
"dan rasanya juga enak "kata Alan dalam hatinya
Mega melahap dengan cepat bubur didepannya dan segera pergi dari dapur
Alan hanya diam meneruskan makannya
Mega duduk diruang tengah menunggu Alan
20 menit Alan selesai makan dan menghampiri Mega
"maaf Al aku meninggalkanmu aku benar benar tidak suka dengan baunya "kata Mega
"tak apa sayang ,"
Mega berdiri dan membetulkan dasi Alan
setelah selesai mereka berjalan keluar
Alan mencium kening Mega sebelum dia berangkat
"hati hati sayang "kata Mega
*Alan tersenyum dan mengangguk lalu masuk kedalam mobil
Mega melambaikan tangannya dan dengan perlahan mobil Alan berjalan
"brukk* "
__ADS_1