Ibu Untuk Anakku

Ibu Untuk Anakku
morning sickness


__ADS_3

*Setelah keluar dari rumah Alan dan Mega menaiki mobil Alan beruntung masih banyak minimarket buka dan tidak jauh dari rumah Mereka


Alan menghentikan mobil dan turun bersama sama


Begitu mendapat apa yang Mega inginkan mereka keluar*


" ayo kita kemobil "ajak Alan


" tidak aku ingin makan disana "tunjuk Mega ke arah bangku yang biasa tersedia di minimarket


Alan tersenyum dan menuruti kemauan Mega


kini mereka duduk bukan hanya Mega yang menikmati es krim namun Alan ikut ikutan makan es krim sama seperti Mega


30 menit berlalu Mega sudah selesai dengan es krim es krimnya ..ya Mega tidak hanya menghabiskan 1 es krim


"sudah " tersenyum dengan lebar


" yakin ? tidak mau tambah lagi " goda Alan


"kamu mau membuatku gendut ya Al "kata Mega


" tidak tidak sayang " menggaruk kepalanya yang tidak gatal


Mega berdiri


" ayo sayang aku sudah mengantuk "menutup mulutnya karena menguap


Alan mengangguk berjalan kearah mobil membuka pintu untuk Mega


"sayang apa besok kamu kekantor ??"


" tentu sayang ..kenapa ??"


" tidak aku hanya bertanya saja " lagi lagi menguap


*Alan tersenyum dan fokus menyetir


Mega menyenderkan ke**palanya dan menatap ke araah luar jendela mobilnya dan perlahan Mega tertidur


20 menit mereka sampai dirumah

__ADS_1


Alan melihat Mega yang sudah terlelap


dia membuka pintu mobil membuka sabuk pengaman Mega dan dengan perlahan Alan mengangkat tubuh Mega ala ala bridal style


Mega tidak terganggu sama sekali bahkan Mega membenamkan wajahnya kedada bidang milik Alan


merasakan kenyamanan yang lebih


sampai dikamar Alan meletakan tubuh Mega dengan perlahan setelah itu dia ikut merebahkan badannya memeluk tubuh Mega didalam dekapannya*


.


.


.


Mega mengerjabkan matanya mengumpulkan nyawa yang masih belum menyatu dia menggeliat kecil dibawah selimut dan tersenyum melihat Alan yang masih tertidur disampingnya..


Mega bangkit dari tidurnya duduk dan membelai wajah Alan dengan senyum diwajahnya


Mega menyatukan alisnya dan menutup mulutnya merasakan mual diperut dia berlari kecil kekamar mandi


Alan membuka kedua matanya dan berlari menyusul Mega


" sayang kenapa ?"


Mega hanya menggeleng dan mengeluarkan semua isi perutnya Alan masih setia membantu Mega


setelah merasa perutnya benar benar kosong Mega membersihkan mulutnya


Alan memapah Mega kembali menuju ke ranjang


" minum ini "memberikan gelas berisi air putih


Mega meminumnya sedikit kemudian mengembalikannya ke Alan


" sayang apa yang kamu rasakan sekarang ?"tanya Alan


" pusing dan juga masih sedikit mual "jawab Mega lirih matanya sayu


" tunggu disini dulu sayang " mencium kening Mega dan berjalan keluar kamar menuju kedapur

__ADS_1


"bik "


" saya tuan "


" kenapa Mega muntah muntah ? dan dia juga bilang masih pusing ?" tanya Alan sambil menuang air hangat


" memang setiap wanita hamil seperti itu tuan "


Alan mengangguk


" lalu apa yang akan membuatnya lebih baik bik ?"


bik Erna tersenyum


" setiap wanita berbeda yang diinginkan tuan.."


"oh begitu terimakasih bik..


oiya tolong antarkan makananku kekamar "


"iya tuan "


Alan kembali kekamar membawa air hangat untuk Mega minum


"sayang minumlah ini air hangat "


mega hanya diam dan menerimanya meski yang dia minum hanya sedikit


"sudah baikkan ?"tanya Alan


Mega mengangguk


" sudah lebih baik "


"kamu tidak bersiap kekantor ?"


" bagaimana aku bisa pergi dengan kondisimu seperti ini "membelai lembut kepala Mega


"aku tidak apa apa sayang..kamu bisa pergi kekantor lagi pula ada bik Erna yang membantuku"


" tidak , biar Alfin yang mengurus kantor..aku tidak akan kemana mana selama kamu belum sehat " kata Alan dengan sedikit penekanan tanda tidak mau ada penolakan

__ADS_1


__ADS_2