
satu pukulan tepat di wajah laki laki itu sampai tersungkur dan Alfan pergi begitu saja tanpa menghiraukan laki laki itu sedang Amira hanya menggelengkan kepalanya melihat Alfan
Amira bergegas menuju ke mobil di ikuti oleh Alfan
sampai di mobil Arumi masuk dan duduk
Amira menarik nafas panjang dan membuangnya perlahan
" Alfan bisa tidak satu kali saja jangan buat keributan !" Ujar Amira pada Alfan yang baru saja masuk ke dalam mobil
" Maaf nona saya tidak membuat keributan "Jawab Alfan
" Barusan apa kalau bukan bikin ribut ,sesekali selesaikan dengan tenang tanpa ada kekerasan" kata Amira
" iya nona "Jawab Alfan
" jangan hanya iya iya tapi jalanin" kata Amira lagi dengan kesal
"Iya nona "Ujar Alfan kemudian melajukan mobil
Bukan kali pertama Alfan memukul orang yang mencoba mengganggu Amira
Amira hanya diam sepanjang jalan Alfan hanya melirik sesekali melalui kaca dan kembali fokus menyetir
kurang lebih 45 menit Mobil Amira berhenti tepat di depan pintu Alfan dengan cepat membuka pintu mobil dan Arumi keluar dari mobil langsug menuju pintu
Asisten rumah tangga mereka membuka pintu
__ADS_1
" Mbak apa bunda sudah tidur ?" tanya Amira
" Baru saja naik non bersama tuan dan juga tuan muda"
"Yasudah makasih mbak "
"Non Amira mau makan malam ?" tanya asisten rumah tangganya
" Ah tidak aku sudah makan tadi aku mau langsung naik saja" kata Amira dan mendapat anggukan dari asisten rumah tangganya
Amira berjalan ke atas dan saat melewati kamar Akash dia berhenti dan mengetuk pintu kamar Akash
tok tok tok
"Siapa ?" tanya Akash
"Aku masuk ya " kata Amira tanpa menjawab Akash dan Akash hanya berdehem menjawab Amira
"Kenapa belum tidur dek ?" tanya Amira
" Sebentar lagi kak "jawab Akash tanpa melihat Amira
" Tadi pulang jam berapa ?" tanya Arumi seraya duduk di ranjang Akash
" Jam 7 sebelum makan malam " Jawab Akash
Amira menyatukan alisnya
__ADS_1
"Kenapa malam sekali ?" tanya Amira
"Iya aku bantuin kak sandy tadi jadi pulangnya terlambat " kata Akash
" memangnya dia kenapa ?" tanya Amira
" ya dia baru masuk kerja lagi kak habis jatuh dari motor jadi aku kasian mangkanya aku bantuin kerjaan dia "kata Akash
" Ohh terus ayah tahu ?" tanya Amira
" entahlah "jawab Akash
"kak Arumi udah pulang belum ?"tanya Amira
"Belum "jawab Akash
"Yaudah jangan tidur malam malam kakak ke kamar ya " kata Amira
"Iya " jawab Akash kembali melanjutkan permainanya
Akash meskipun masih duduk di bangku sekolah menengah namun dia sudah mulai masuk ke kantor farhan tanpa karyawan farhan tahu bocah ini adalah putranya dan semua itu atas keinginan Akash sendiri dia enggan di istimewakan karena lebih mudah memiliki teman dengan keadaan seperti yang sekarang dia jalani
Farhan awalnya menolak keinginan Akash karena bagaimana pun juga kelak Akash lah satu satunya harapan yang akan melanjutkan perusahaannya namun karena Akash dibantu juga karin menjelaskan akhirnya Farhan setuju
Amira i berjalan menuju ke kamarnya sampai di kamar Amira langsung ke kamar mandi merendam badannya dengan air hangat dan membakar lilin aromaterapi favoritnya
Amirai memejamkan matanya dan meraih ponsel di dekatnya lalu mengirim pesan ke pada Arumi
__ADS_1
📨 kak pulang jam berapa ?"
setelah pesan terkirim Amira meletakan kembali ponselnya dan menikmati air hangat yang kini merendam seluruh tubuhnya..