
*Sudah dua minggu berlalu Alan sudah mulai kembali menjalani aktivitasnya dikantor pekerjaan Alan sudah menunggu selama berminggu minggu san kini dengan perlahan Alan akan menyelesaikan semua pekerjaan yang sempat tertunda
Sedangkan Mega yang tidak mempunyai kesibukan pasti lebih banyak diam ketika Alan kekantor
hanya sesekali saja Mega berbincang dengan bik Erna
kini Mega tengah berada dikamar bayi setelah selesai makan siang dan duduk disamping ranjang bayi*
" *seandainya kamu masih ada disini sayang aku akan sangat senang sekarang ini" berbicara lirih
" hancur sekali hati mommy kehilangan dirimu nak "membelai ranjang kosong didepannya air matanya kembali mengalir
Mega berdiri dan menghapus air matanya lalu keluar dari kamar
"bik "
" iya non "
" bik aku mau pergi kemakam anakku "
" biar saya temani non"
"baiklah bik aku bersiap dulu"
" iya non"
Mega kembali kekamar dan bersiap siap siap begitu juga dengan bik Erna
15 menit kemudian Mega dan bik Erna sudah selesai dan kini mereka masuk kedalam mobil
" ke makam ya pak "
" iya nona"
" apa sopir ini baru ya ?" tanya Mega dalam hati
" hmm bapak supir baru ?"
" iya non panggil saja Doni "
" oh gitu iya pak "
*selama diperjalanan mereka bertiga memilih diam
__ADS_1
30 menit mobil berhenti Mega dan bik Erna turun
Mega berjalan terlebih dahulu dan disusul bik Erna
Mega tersenyum lalu duduk disamping makam anaknya*
" mommy datang lagi sayang, "
" sayang maafkam mommy tidak bisa menjagamu mommy kesini hanya ingin berterimakasih karena sudah hadir dalam hidup mommy meskipun kehadiranmu hanya sebentar tapi kamu harus tahu rasa sayang mommy sangat sangat lah besar untukmu, berbahagialah disana tunggulah sampai kita bisa bertemu nanti, "
*Mega mencurahkan kembali semua isi hatinya bik Erna hanya diam dan mendengarkan semua perkataan Mega
cahaya matahari sudah mulai berangsur redup namun Mega masih disana
" Non sudah hampir gelap , nanti tuan khawatir"
" eh iya bik maaf , "
" sayang mommy pulang dulu ya* "
" ayo bik kita pulang "
" ayo non " *mereka berdua berjalan beriiringan menuju ke mobil
" aku sampai lupa waktu bik " ucap Mega
" iya non, nona harus bersabar dengan semua ujian ini*"
tersenyum
" *tentu saja bik , tapi setiap kali aku kemakam rasanya berat sekali meninggalkanya bik " murung
" dia tidak sendiri nona, dia akan ada terus dengan kita disini" menyentuh dadanya
" bik Erna benar dia akan selalu ada bersama kita ,terimakasih bik " memeluk bik Erna
" sama sama Non, semoga nona selalu di kelilingi dengan kebahagian"
.
.
.
__ADS_1
Mega dan Alan tengah duduk di ruang tengah setelah selesai makan malam
" sayang " panggil Alan
" iya sayang ada apa* ?"
" apa yang kamu lakukan seharian ini ?"
" tidak ada Al , siang tadi aku kemakam"
" kamu pergi sendiri ?"
" tidak , bik Erna menemaniku "
" yasudah ayo kita kekamar , kita istirahat"
" hmm"
*Alan berdiri begitu juga dengan Mega mereka berjalan beriringan menuju kekamar
begitu sampai dikamar Alan merebahkan badannya sedang Mega menuju kekamar mandi
15 menit Mega keluat
" sayang "
Mega tersenyum dan menghampiri Alan dan meletakan kepalanya didada Alan
" sayang apa kamu baik baik saja ?" tanya Alan membelai rambut Mega
" tentu saja Al, kenapa ?"
" tapi wajahmu terlihat tidak baik Mega, kamu masih sedih ?"
" ya Al aku sedih, tapi aku sudah bisa iklas "
mencium kepala Mega
" mulai saat ini tersenyumlah Mega, kita harus yakin akan ada kebahagiaan didepan kita"
"hmm iya Al* "
malam semakin larut dan kini mereka berdua mulai tertidur masuk ke alam mimpi
__ADS_1