
Arumi baru saja menyelesaikan makan malamnya di ruangan kerjanya setelah itu Arumi membersihkan badan dan mulai bersiap sebentar lagi Dorris akan menjemput Arumi
Arumi dan Dorris menjalin hubungan kurang lebih 9 bulan namun Arumi masih enggan mengenalkan ke Ayah dan bundanya bahkan Dorris tak tahu menahu Arumi punya saudara kembar dan adik Karena Arumi tipe orang yang tidak mudah menceritakan keluarganya ke semua orang meskipun itu kekasihnya
Menurut Arumi kekasihnya tidak harus tahu saudara saudaranya jika belum ada niat untuk menjalin hubungan yang lebih serius karena ini bukan kali pertama Arumi menjalin hubungan dengan pria
Berbeda dengan Amira yang sama sekali belum pernah menjalin hubungan dengan pria Amira i lebih suka berteman tanpa suatu ikatan yang berarti
Dorris sudah sampai di depan butik milik Arumi namun Dorris memilih mengambil ponsel dan menghubungui kekasihnya
📞 "Sayang aku sudah di depan "ucap Dorris
📞" oke tunggu 5 menit lagi "kata Arumi langsung menutup ponselnya
Arumi memoles wajahnya sedikit dengan alat make up dan memakai lipstik yang sesuai dengan nya kemudian berjalan keluar butik dan mendapati Pasha ada di depan pintu
" Hm aku akan pergi bersama dorris"Kata Arumi
"silahkan nona "Jawab Pasha kemudian bergegas naik ke mobil sedang Arumi naik ke mobil Dorris
" apa yang kamu bicarakan ?"tanya Dorris kepada arumi
__ADS_1
"Bukan sesuatu yang berarti "Jawab Arumi sambil membenarkan posisi duduknya lalu mobil mulai melaju
Pasha mengikuti dari belakang ke mana mobil dorris pergi
Sedangkan di tempat lain Amira baru baru keluar dari resto dan langsung masuk ke dalam mobil
" Alfan tolong kita ke danau biasa " kata Amira
" Baik nona "Ujar Alfan melajukan mobilnya sedangkan Amira mengirim pesan singkat ke Karin karena akan pulang terlambat
Mobil melaju membelah jalan kota malam ini suasana begitu ramai sampai mobil belok ke arah danau dan mobil berhenti di sana
Amira langsung turun begitu mobil berhenti tanpa menunggu Alfan membuka pintu untuk nya
" Ah segarnya " Gumam Amira matanya tertuju ke arah bangku yang masih kosong di sudut langkah kakinya menuju ke bangku tersebut begitu sampai di sana Amira angsung duduk
Matanya nampak menyapu keindahan danau dan terdengar juga suara seniman jalanan menemani Amira di sana
" Sayang sudah lama sekali tidak bertemu " Ucap seorang laki laki ber kaca mata
" Maaf anda siapa ?" tanya Amira yang Memang tidak mengenalnya
__ADS_1
duduk dan menggengam tangan Amira paksa
" Aku tahu aku dulu bersalah denganmu Arumi tapi jangan berpura pura tak mengenalku seperti ini "Ucapnya
Amira i dengan sekuat tenaganya melapaskan genggaman tanganya namun belum berhasil
tapi Amira sudah paham karena laki laki ini menyebut nama kakaknya
" Tolong ya lepaskan tangan anda " ucap Amira
namun laki laki ini enggan melepaskan tangannya
Alfan yang dari tadi memperhatikan dan melihat Amira mulai tidak nyaman akhirnya mendekat dan menarik tangan laki laki itu
" Jangan ganggu dia "Ucap Alfan
"Siapa kamu ?ah kamu kekasih barunya ?"
sedang Amira mengusap usap bekas genggaman laki laki itu karena terlalu kuat lengan Amira nampak memerah
"Alfan kita pergi saja "kata Amira Alfan hanya mengangguk dan melangkah mengikuti Amira i namun laki laki itu menyentuh bahu Alfan
__ADS_1
buugh
satu pukulan tepat di wajah laki laki itu sampai tersungkur dan Alfan pergi begitu saja tanpa menghiraukan laki laki itu sedang Amira hanya menggelengkan kepalanya melihat Alfan