
Flash back on
" mobil siapa didepan " gumam satpam
" mau cari siapa pak ?" tanya satpam
" apa tuanmu dirumah ?"
" ada perlu apa ? sebaiknya kembali lagi besok pak sekarang sudah malam "jawab satpam
" bisakah kamu buka pagar ini sebentar ada yang harus aku bicarakan"
"maaf pak tidak bisa"
mengeluarkan pistol dan tanpa berkata apa apa menembak dua kali pada kepala dan dada satpam
*salah satu anak buah mereka memancat pagar dan masuk kedalam mengambil kunci dari kantong satpam yang sudah meninggal berlumur darah
Begitu gerbang terbuka mobil masuk kedalam
supir Alan keluar dan berlari kearah pintu menghadang pintu dengan tubuhnya
DORR DORR
dua tembakan tepat di dada sopir Alan dan langsung ambruk didepan pintu
"*suara apa itu"gumam Mega
"aku yakin aku mendengar suara , jangan jangan ada perampok "gumam Mega kemudian bangun dengan perlahan dari ranjang
" aku harus mengunci pintu dan menghubungi polisi"
Mega akan melangkahkan kakinya ke pintu kamarnya namun kalah cepat
dua orang laki laki sudah ada dihadapan Mega*
"si siapa kalian,apa yang kalian mau ?"
" ikutlah dengan kami secara baik baik "
__ADS_1
*Mega mundur tangannya meraih ponsel di atas ranjang
satu orang laki laki itu mendekati Mega dan memukul tengkuk Mega sampai dia pingsan
begitu Mega pingsan mereka berdua membawa Mega masuk kedalam mobil
Flash back Off
mata Mega terbuka kepalanya terasa sedikit sakit dengan kedua kaki terikat di kursi begitu juga tangannya dengan perut besar Mega tidak bisa berbuat banyak bahkan untyk bergerak saja Mega takut, dia tidak takut jika terjadi apa apa dengannya namun Mega lebih khawatir dengan keadaan bayi yang ada di dalam perutnya
seorang laki laki yang tidak asing untuk Mega mendekati Mega dengan ponsel ditangannya*
"ASTAGA APAA YANG TERJADI DISINI "
" pak bangun pak " menggoyang tubuh Satpam
"sial "berlari menuju kerumah
"pak pak bangun apa yang terjadi" menggoyang tubuh sopir yang ada didepan pintu namun lagi lagi hasilnya nihil
"Mega " gumam Alan berlari masuk kedalam rumah dan langsung masuk kekamar
" ponsel Mega ?, ini bukan perampokan " kata Alan mengambil ponsel dan menghubungi Alfin
" Fin Megaa diculik "
"Apa ?, baik aku akan kesana sekarang
*menutup ponsel tanpa menjawab perkataan Alfin
ponsel Alan berdering
π"halo
π apa kamu sudah sampai dirumah "
π siapa kamu ?"
π akh kamu tidak mengenaliku ,tunggu"
__ADS_1
πAlan "
π Mega Mega apa itu kamu , ?
πAl tolong aku Al "
πkamu dimana Mega siapa yang membawamu ?"
πapa kamu mau menolong istrimu ini ?"
π dasar bedebah sialan !! "
π kaluar lah dari rumah ada yang akan menjemputmu untuk kesini"
Alan menutup ponsel dan keluar dari rumah benar saja diluar sudah ada mobil dengan 2 orang didalamnya
Alan masuk kedalam mobil tersebut namun di tengah perjalanan Kepala Alan dipukul dan membuat Alan tidak sadarkan diri*.
" Al Alan " Alfin berteriak di dalam rumah Alan
" kemana dia "
" kamu urus mereka "tunjuknya ke sopir yang sudah tidak bernyawa
" baik tuan"
" yang lain cari Alan dirumah ini"
beberapa orang sudah berpencar dan mencari keberadaan Alan namun hasilnya nihil
rahang Alfin mengeras tidak ada petunjuk apapapun
" kerahkan semua anak buah kita dan temukan Alan dan juga istrinya"
" baik tuan"
Alfin mengacak rambutnya
" sial sial sial , harusnya aku tidak lengah "
__ADS_1