
Kini rumah Farhan sudah sunyi semua penghuni rumah sudah tidur dengan tenang
mereka melewati malam panjang yang tenang sebelum matahari pagi menyelimuti bumi..
.
.
.
.
.
Malam di mana Farhan akan mengajak istri serta kedua anak perempuanya makan malam sekaligus Farhan akan mengenalkan kedua putrinya kepada teman serta seluruh rekan bisnisnya
Arumi sedari siang sudah menyiapkan gaun untuknya dan juga adik serta Karin
Amira mengenakan gaun berwar
Arumi memilih gaun berwarna biru
dan ini adalah Karin ..
Mereka bertiga nampak sangat cantik
Farhan memilih menyetir sendiri mobilnya membawa istri dan kedua putri cantik mereka dan hanya Akash yang tertinggal di rumah karena belum saatnya mereka semua tahu sosok anak laki laki Farhan
Sekitar 30 menit mereka sampai di sebuah restoran di kota tersebut
mereka semua turun dari mobil Farhan berjalan beriring an dengan Karin sedangkan Amira dan Arumi berjalan di belakang mereka
mereka menaiki lift untuk menuju ke lantai paling atas di mana acara di selenggarakan
Begitu keluar dari lift semua mata menatap keluarga Farhan dengan kagum bisik bisik terdengar karena Farhan membawa 2 orang putri cantik
__ADS_1
" Amira Arumi duduklah dulu di sana " ujar Farhan kepada ke dua anak nya
Amira serta Arumi mengangguk lalu berjalan menuju kursi yang di tunjuk Farhan
Sedang Farhan menemui rekan bisnisnya dan berbincang
setelah selesai Farhan serta Karin menyusul kedua anak nya
Terdengar alunan musik yang indah menghibur mereka semua sambil menikmati makan malam
Selesai makan Malam Farhan berdiri memperkenalkan kedua anaknya kepada rekan bisnisnya
Setelah perkenalan selesai mereka kembali menikmati pertunjukan yang sudah di siapkan
" Ayah apa boleh aku berjalan jalan ?" tanya Arumi
" tentu sayang nikmati pestanya " ujar Farhan tersenyum
Arumi berdiri lalu mulai berjalan jalan
" Sayang kamu tidak.ikut kakak kamu ?" tanya Karin kepada Amira
" tidak bun aku di sini saja " jawan Amira karin tersenyum dan mengangguk
" Sayang dansa denganku " Ajak Farhan kepada Karin
" tidak perlu mas " tolak Karin
" tidak apa sayang lihat yang lain sudah mulai " tunjuk Farhan
" pergilah bun " kata Amira
Akhirnya Karin setuju dan berdansa dengan Farhan
" Maukah berdansa denganku ?"
Amira menatap laki laki di depan nya dan menyatukan alis nya
" Apa kita saling kenal ?" tanya Amira
" tentu saja apa kamu lupa denganku boneka beruang merah ? " ucapnya sambil tersenyum
__ADS_1
" Ah Arsa " ujar Amira
" Kau masih ingat ?" kata Arsa
" duduklah " kata Amira lalu Arsa duduk di samping Amira
" Bagaimana kamu bisa di sini ?" Tanya Amira
" Iya aku mendapat undangan untuk kesini ,
tidak aku sangka kamu anak dari tuan Farhan " kata Arsa
Amira tersenyum
" kamu mengenal.ayahku ?"
" Tentu saja siapa yang tidak mengenalnya tapi kita semua lebih terkejut tuan Farhan punya dua putri kembar yang sangat sangat cantik " kata Arsa
" itu kakakku " tunjuk Amira kepada Arumi
" Kalian berdua sangat mirip untung saja aku tidak salah tadi " kata Arsa
" Jika.kamu salah mungkin kakakku akan kebingungan " kata Amira sambil tertawa
" Bisa aku mendapat nomor ponsel mu ?" tanya Arsa
" Tentu saja kita akan berteman mulai saat ini " kata Amira lalu menuliskan nomor ponsel nya di ponsel Arsa
" terima kasih , jadi bagaimana tawaranku ?" tanya Arsa
" apa ?"
" Maukah berdansa denganku ?"
" Ah tidak tidak , aku tidak pandai berdansa " ujar Amira
" baiklah aku tidak akan memaksamu , kalau begitu aku pergi dulu ada sedikit urusan " kata Arsa
Amira tersenyum
" Silahkan..."
__ADS_1