Ibu Untuk Anakku

Ibu Untuk Anakku
Labil


__ADS_3

*Matahari pagi sudah menampakan cahayanya


Alan lebih dahulu bangun dia kini membersihkan badannya di kamar mandi sedang Mega masih meringkuk diatas ranjang


15 menit Alan sudah selesai mandi dan berpakaian namun Mega masih tidur Alan mendekat dan duduk disamping Mega lalu mencium kening Mega


Mega membuka mata*


" sayang kamu sudah bangun "


"maaf menganggu tidurmu sayang "


Mega duduk bersender diatas ranjang namun tiba tiba dia merasa mual dia bergegas k**ekamar mandi dan Alan mengikuti Mega


setelah merasa lebih baik Mega duduk diranjang kembali


" Al aku rasa kamu harus kekantor "kata Mega


" kenapa ? aku ingin menjagamu Mega "kata Alan


"aku baik baik saja Al..kembalilah kekantor"kata Mega


" baiklah tapi jika ada apa apa kamu harus segera menghubungiku dan jangan kemana mana "kata Alan


tersenyum dan mengangguk


"iya sayang..kamu sudah sarapan ??"tanya Mega


" belum apa kamu lapar ?"tanya Alan


"tidak aku belum terlalu lapar, ayo turun aku temani makan "kata Mega


"baiklah " Alan dan Mega turun menuju ke meja makan


Alan melahap makananya sendiri sedangkan Mega hanya menemani Alan


20 menit berlalu Alan sudah menghabiskan makanannya dan kini dia sudah berada diluar


" jangan lupa makan sayang dan ingat kalau ada apa apa cepat hubungi aku" kata Alan membelai kepala Mega


"iya sayang hati hatilah "kata Mega


Alan mencium kening Mega sebelum dia masuk kedalam mobil


Mega melambaikan tangannya sampai Alan tidak terlihat ..

__ADS_1


Mega kembali masuk kedalam dan mencari bik Erna


"bik .."


" iya non "


"bik aku ingin makan sesuatu "


" apa non biar bibik buatkan "


" bik aku ingin makan rujak tapi hanya mangga saja "kata Mega


" siap nanti setelah ini bibik carikan "


"terimakasih bik aku kekamar dulu"


"iya non "


Mega kemudian kembali kekamar membersihkan badannya setelah itu dia memilih duduk sambil menonton tv sambil menunggu makanan yang dia inginkan


.


.


.


.


" Fin "


" hmm "


"aku tidak bisa fokus "


" kenapa ?"


" tentu saja memikirkan Mega " ketus


" memangnya Mega masih sakit ?"


" bukan begitu Fin, dia seharian kemarin muntah muntah makan hanya sedikit..tentu saja sekarang aku kepikiran "


"yasudah pulanglah "


Alan dengan cepat mengambil tas dan berdiri

__ADS_1


" mau kemana ?" tanya Alfin


" bukankah tadi kamu menyuruhku pulang ?"


" cih kamu baru sampai Al..


pulang nanti siang saja "kata Alfin


kembali duduk


" lalu kenapa tadi kamu menyuruhku pulang " dengus Alan


"aku hanya asal bicara saja Al "


" sudah pergi sana dari ruanganku "


" akh sial tadi kamu yang menyuruhku kesini sekarang mengusirku dasar labil " kata Alfin sambil keluar dari ruangan Alan


Alan kemudian mulai menandatangani dokumen dokumen yang sudah dua hari menunggunya


waktu terasa lebih cepat kini sudah masuk jam makan siang


Alan tersenyum lebar dia meraih jas dan tasnya kemudian berjalan keluar dari ruangannya


Alan benar benar akan pulang saat itu juga


.


.


.


" bagaimana ?"


" kami berdua sudah mengawasi mereka tuan "


"lantas kapan kalian bergerak ?"


" untuk saat ini keadaan belum aman tuan .. "


" dasar tidak berguna !! hanya membunuh dua bocah ingusan tidak becus !!" dengan suara meninggi


" mereka masih dikawal tuan ..


tuan tenang saja setelah saatnya tiba mereka akan bersujud meminta pengampunan dari tuan "

__ADS_1


"aku pegang omongan kalian , jika kalian gagal aku akan membunuh kalian berdua untuk menggantikan mereka "


"ba baik tuan "


__ADS_2