
Malam berlalu begitu cepat rutinitas kembali berjalan seperti biasa
Keluarga besar Farhan tengah duduk di meja makan untuk sarapan bersama ya rutinitas keluarga Farhan
mereka menikmati sarapan masing masing dengan tenang lagi lagi hanya suara sendok dan piring yang saling ber adu
Sekitar 30 menit mereka semua sudah menghabiskan makanan di piring masing masing setelahnya Farhan berangkat ke kantor sedang Akash berangkat ke sekolah
setelah memastikan Farhan dan Akash tidak terlihat Karin kembali masuk ke dalam rumah dan berjalan menghampiri dua anak gadisnya yang tengah duduk di ruang tengah
"Arumi Amira "
"Iya bun "hampir bersamaan
" Kalian tidak berangkat ?" tanya Karin lalu duduk
"Agak siangan bun " kata Arumi
Amira mengangguk
"Aku juga bun "kata Amira
" Yasudah ibu akan ke taman dulu "kata Karin seraya berdiri dan berjalan menuju ke halaman belakang
"Astaga aku lupa "ujar Arumi tiba tiba
"Ada apakak ?"tanya Amira
__ADS_1
Arumi berdiri
"Aku harus cepat pergi Amira ada urusan "kata Arumi lalu berlari menuju ke kamarnya
Hanya sekitar 15 menit Arumi sudah keluar dari kamar dia berlari ke taman belakang berpamitan ke pada Karin lalu kembali berlari menuju ke depan
" Silahkan masuk.nona "kata Pasha yang sudah selalu siap
" Hmm "gumam Arumi lalu masuk ke dalam mobil
" kita ke Apartemen XX" Kata Arumi dan Pasha hanya mengangguk
Walau Arumi tidak serius kepada Dorris namun jika dia hilang secara tiba tiba seperti ini pasti sebagian wanita akan tetap.mencarinya begitu juga dengan Arumi
45 menit berlalu Mobil berhenti di sebuah Apartemen yang Arumi tuju dia bergegas turun begitu juga dengan Pasha
" Pasha kamu tunggulah di mobil aku hanya sebentar" kata Arumi
"maaf nona tidak bisa " kata Pasha
"Ish " Arumi memutar badannya dan kembali berjalan begitu jga dengan pasha
Arumi masuk ke dalam Lift diikuti oleh Pasha meski Pasha mengikuti Arumi namun Pasha masih mengatur Jarak dan tidak terlalu dekat dengan Arumi
Begitu Lift berhenti Arumi keluar dan menuju sebuah Kamar
Arumi mencoba menekan bel berkali kali namun penghuni Kamar tersebut tidak membukan pintu untuknya
__ADS_1
" Kemana sih ini orang hilang gtu aja"gerutu Arumi sembari berjalan menuju ke lift
terlihat Jelas wajah kesal Arumi Pasha hanya sedikit menarik sudut bibirnya melihat tingkah majikannya
bahkan sampai masuk.ke dalam mobil Arumi masih menggerutu
" Kita kemana nona ?"tanya Pasha saat mobil sudah melaju
" Ke butik saja " kata Arumi lalu kembali melihat ponselnya
Mobil melaju.pelan membelah kota Pasha nampak menikmati perjalanannya namun tidak dengan Arumi dia masih saja menggerutu sambil membuka ponselnya entah apa yang di lihatnya
sedangkan di kantor Farhan tengah duduk berbicara serius dengan veno
" kamu sudah yakin ven ?" tanya Farhan
"Tentu saja jangan remehkan kemampuanku "kata Veno menyenderkan badannya di bangku
Farhan sedikit melonggarkan dasinya
" Ya aku hanya sedikit khawatir kalau kalau Arumi bisa menemukannya dia akan syok jika tahu "kata Farhan
" tidak kamu tenang saja tidak akan ada satu media pun yang akan tahu dan anak itu akan di hukum cukup lama agar dia jera"kata Veno
Farhan mengangguk
" Han apa Arumi atau Amira tidak ingin segera menikah ?:tanya Veno
__ADS_1
Farhan menatap Veno lalu tertawa