Ibu Untuk Anakku

Ibu Untuk Anakku
season 3.7


__ADS_3

setelah pesan terkirim Amira meletakan kembali ponselnya dan menikmati air hangat yang kini merendam seluruh tubuhnya..


Sedangkan di tempat lain Arumi masih duduk berhadapan dengan Dorris di salah satu restoran di mana mereka menghadiri acara yang mereka hadiri sudah selesai 1 jam yang lalu dan masih tersisa beberapa pasangan di sana karena sudah mulai larut jadi resto itu tidak begitu banyak pengunjung


" ris kita pulang saja sudah malam "kata Arumi


" kenapa ?tunggulah sebentar lagi "kata Dorris


" yasudah aku ke kamar mandi sebentar "Kata Arumi kemudian berjalan meninggalkan Dorris


Dorris mengangkat sedikit bibirnya seraya melihat punggung Arumi yang berjalan meninggakan nya


10 menit Arumi kembali dan duduk


" Sayang apa body guard mu tidak pulang ?" tanya Dorris


Arumi tertawa


"tentu saja tidak aku rasa dia di luar menunggu kita karena sedari tadi aku tidak melihatnya "Ujar Arumi


Dorris mengangguk


" sayang minumlah aku memesan kopi untukmu supaya tidak mengantuk "kata Dorris


Arumi tersenyum


"Terima kasih "kata Arumi seraya menyesap kopinya perlahan


mereka kembali mengobrol sambil menikmati beberapa makanan yang ada di meja


Arumi mengerjapkan matanya berulang


"Ada apa sayang ?"tanya Dorris


" entahlah aku pusing dan mengantuk "kata Arumi

__ADS_1


memberi air putih


"Minumlah"kata Dorris


" Dorris aku rasa aku harus pulang sekarang lagi pula ini sudah terlalu malam " kata Arumi


" yasudah ayo aku bantu "kata Dorris memapah Arumi


Dorris membawa Arumi lewat pintu belakang


Mata Arumi yang terpajam sama sekali tidak menyadari


"Mau kemana ?" tanya Pasha tepat di depan pintu belakang


" Pergi lah ini bukan urusanmu "jawab Dorris


Pasha tidak menjawab dan mencoba mengambil Arumi namun di dorong oleh Dorris


" Pergilah jangan ikut campur kamu itu hanya supir pergi !!"


" Supir kurang ajar "kata Dorris yang menyadari sudut bibirnya berdarah


"Aku akan melaporkanmu ke polisi !"ancam DoΕ•ris


Pasha tersenyum


" Silakan" Pasha mengangkat tubuh Arumi meninggalkan Dorris yang menahan sakit di mulutnya


Pasha meletakan Arumi lalu dengan cepat melajukan mobilnya


Sudah lewat tengah malam jalanan sepi Pasha menyetir mobil dengan sangat cepat


mobil sudah berhenti Pasha melihat ponselnya dan menghubungi Farhan karena anak gadisnya sudah terlelap di dalam mobil


Farhan turun dengan segera dan Pasha melaporkan apa yang baru saja terjadi

__ADS_1


"Baiklah terima kasih dan untuk laki laki kurang ajar itu biar veno yang mengurus dan jangan sampai masalah ini istriku tahu rahasiakan saja sekarang istirahatlah "kata Farhan menepuk pelan pundak Pasha


Pasha menunduk lalu membuka pintu mobil dan Farhan mengangkat tubuh putrinya dan meletakannya di kamar


Farhan kembali ke kamar membuka kembali ponselnya dan mengirim pesan ke veno selepas itu barulah Farhan kembali tidur di samping istrinya


.


.


.


.


.


Matahari bahkan belum bersinar ponsel karin sudah bunyi berulang kali


karin mengerjapka mata dengan cepat kemudian mengangkat telfon


πŸ“ž" nyonya ibuk nyonya "


mata karin terbuka lebar


πŸ“ž" tenanglah katakan dengan tenang "kata karin


πŸ“ž"ibuk jatuh nyonya dari kamar mandi dan sekarang masih pingsan "


πŸ“ž" aku akan kesana sekarang dan hubungi ambulance " kata karin dan langsung menutup ponselnya


"Mas bangun mas " kata Karin membangunkan Farhan


"Ada apa karin kenapa kamu gelisah ?" tanya Farhan


"Mas ibu mas "kata Karin

__ADS_1


"Kenapa dengan ibu ?" tanya Farhan


__ADS_2