
setelah pesan terkirim Amira meletakan kembali ponselnya dan menikmati air hangat yang kini merendam seluruh tubuhnya..
Sedangkan di tempat lain Arumi masih duduk berhadapan dengan Dorris di salah satu restoran di mana mereka menghadiri acara yang mereka hadiri sudah selesai 1 jam yang lalu dan masih tersisa beberapa pasangan di sana karena sudah mulai larut jadi resto itu tidak begitu banyak pengunjung
" ris kita pulang saja sudah malam "kata Arumi
" kenapa ?tunggulah sebentar lagi "kata Dorris
" yasudah aku ke kamar mandi sebentar "Kata Arumi kemudian berjalan meninggalkan Dorris
Dorris mengangkat sedikit bibirnya seraya melihat punggung Arumi yang berjalan meninggakan nya
10 menit Arumi kembali dan duduk
" Sayang apa body guard mu tidak pulang ?" tanya Dorris
Arumi tertawa
"tentu saja tidak aku rasa dia di luar menunggu kita karena sedari tadi aku tidak melihatnya "Ujar Arumi
Dorris mengangguk
" sayang minumlah aku memesan kopi untukmu supaya tidak mengantuk "kata Dorris
Arumi tersenyum
"Terima kasih "kata Arumi seraya menyesap kopinya perlahan
mereka kembali mengobrol sambil menikmati beberapa makanan yang ada di meja
Arumi mengerjapkan matanya berulang
"Ada apa sayang ?"tanya Dorris
" entahlah aku pusing dan mengantuk "kata Arumi
__ADS_1
memberi air putih
"Minumlah"kata Dorris
" Dorris aku rasa aku harus pulang sekarang lagi pula ini sudah terlalu malam " kata Arumi
" yasudah ayo aku bantu "kata Dorris memapah Arumi
Dorris membawa Arumi lewat pintu belakang
Mata Arumi yang terpajam sama sekali tidak menyadari
"Mau kemana ?" tanya Pasha tepat di depan pintu belakang
" Pergi lah ini bukan urusanmu "jawab Dorris
Pasha tidak menjawab dan mencoba mengambil Arumi namun di dorong oleh Dorris
" Pergilah jangan ikut campur kamu itu hanya supir pergi !!"
" Supir kurang ajar "kata Dorris yang menyadari sudut bibirnya berdarah
"Aku akan melaporkanmu ke polisi !"ancam DoΕris
Pasha tersenyum
" Silakan" Pasha mengangkat tubuh Arumi meninggalkan Dorris yang menahan sakit di mulutnya
Pasha meletakan Arumi lalu dengan cepat melajukan mobilnya
Sudah lewat tengah malam jalanan sepi Pasha menyetir mobil dengan sangat cepat
mobil sudah berhenti Pasha melihat ponselnya dan menghubungi Farhan karena anak gadisnya sudah terlelap di dalam mobil
Farhan turun dengan segera dan Pasha melaporkan apa yang baru saja terjadi
__ADS_1
"Baiklah terima kasih dan untuk laki laki kurang ajar itu biar veno yang mengurus dan jangan sampai masalah ini istriku tahu rahasiakan saja sekarang istirahatlah "kata Farhan menepuk pelan pundak Pasha
Pasha menunduk lalu membuka pintu mobil dan Farhan mengangkat tubuh putrinya dan meletakannya di kamar
Farhan kembali ke kamar membuka kembali ponselnya dan mengirim pesan ke veno selepas itu barulah Farhan kembali tidur di samping istrinya
.
.
.
.
.
Matahari bahkan belum bersinar ponsel karin sudah bunyi berulang kali
karin mengerjapka mata dengan cepat kemudian mengangkat telfon
π" nyonya ibuk nyonya "
mata karin terbuka lebar
π" tenanglah katakan dengan tenang "kata karin
π"ibuk jatuh nyonya dari kamar mandi dan sekarang masih pingsan "
π" aku akan kesana sekarang dan hubungi ambulance " kata karin dan langsung menutup ponselnya
"Mas bangun mas " kata Karin membangunkan Farhan
"Ada apa karin kenapa kamu gelisah ?" tanya Farhan
"Mas ibu mas "kata Karin
__ADS_1
"Kenapa dengan ibu ?" tanya Farhan