Ibu Untuk Anakku

Ibu Untuk Anakku
season 3.2


__ADS_3

Malam berlalu dan berganti pagi yang cerah Karin baru saja selesai menyiapkan sarapan untuk anak anak dan suaminya di bantu asisten rumah tangga


Begitu selesai Karin bergegas berjalan menuju ke kamar Akash


tok tok tok


tidak ada jawaban dari Akash Karin langsung masuk dan dilihatnya Akash yang masih terlelap


Karin duduk perlahan di samping Akash dan membelai rambutnya


" Akash bangun sudah pagi "Ujar karin dengan lembut


Namun Akash hanya menggeliat kecil karin mengulangi kembali sampai Akash bangun


" Iya bun aku bangun "Kata Akash namun matanya Masih terpejam


" Bangun dan lekaslah mandi nak, sarapan sudah siap " kata Karin


membuka matanya


"Iya bunda "kata Akash karin tersenyum lalu pergi dari kamar Akash dan berganti ke kamar Amira


karin mengetuk pintu


"Sayang bangun sudah siang "kata karin dari balik pintu namun tidak ada jawaban lalu karin membuka pintu kamar Amira namun Amira tidak ada di sana


karin tersenyum dan menutup pintu lalu berpindah ke kamar Arumi dan benar saja ternyata Amira tidur di kamar kakaknya


duduk di kasur


"Sayang bangun sudah siang"kata karin


" Amira Arumi bangun sayang "kata Karin lagi mereka berdua menggeliat lalu bangun dan duduk


" iya bunda kami sudah bangun "kata Amira


" Amira kenapa tidur di kamar kakak ?" tanya karin


tersenyum


"aku tidak sengaja bun tertidur di sini " kata Amira


Karin hanya tersenyum karena Amira dan Arumi memang sering tidur bersama sama


" lekaslah mandi sayang nanti kita makan sama sama "kata Karin

__ADS_1


"Hmm ya bun "Ujar mereka berdua hampir bersamaan


Karin keluar dari kamar Arumi menuju ke kamarnya membangunkan Farhan


begitu masuk ke kamar Farhan sudah tidak ada di atas ranjang Karin langsung menyiapkan pakaian untuk Farhan


Setelah selesai mandi dan berganti pakaian Farhan dan Karin turun bersamaan menuju ke meja makan dan ternyata semua anaknya sudah menunggu mereka


" Selamat pagi anak anak "kata Farhan


"Pagi yah "ucap mereka ber tiga


lalu mereka mulai menyantap sarapan yang ada di piring mereka masing masing tanpa suara hanya terdengar suara sendok dan piring saja


30 menit berlalu mereka sudah selesai sarapan


" Akash jangan setelah pulang langsung ke kantor ayah "kata Farhan


" Hmm iya yah "kata Akash farhan mengeluarkan beberapa lembar uang lalu di berikan kepada Akash


"Hati hatilah di jalan kalau ada apa apa hubungi ayah" kata Farhan


"Ah tenanglah yah aku anak laki laki"kata Akash cemberut


" Laki.laki ataupun perempuan kamu tetap anak ayah "kata Farhan


"Yasudah ayah akan berangkat "kata Farhan


lalu Farhan berdiri


"Mas duluan kedepan akan aku ambilkan tas kerjamu"kata Karin Farhan mengangguk lalu berjalan menuju ke luar


"Amira Arumi tunggu di sini bunda punya sesuatu untuk kalian "kata Karin


" Lalu bagaimana denganku bun ?"tanya Akash


" kamu ke depan saja sayang kamu juga harus berangkat sekolah"ujar Karin lalu meninggalkan meja makan mengambil tas kerja Farhan


Akash berangkat sekolah menggunakan transportasi umum dan tidak ada yang tahu jika Akash adalah anak seorang pengusaha


meski begitu Farhan tidak benar benar melepaskan Akash begitu saja Farhan sudah mempunyai asisten pribadi untuk mengikuti anaknya pergi tanpa Akash tahu


Setelah Farhan dan Akash berangkat Karin kembali masuk dan menghampiri putri putrinya di meja makan


"Ada apa bunda ?"tanya Amira

__ADS_1


" Coba kalian tebak ?"karin balik bertanya


mereka berdua saling tatap


"Ayolah bun ada apa ?" kata Arumi tidak sabar


Karin tersenyum


"Semalm bunda sudah minta ijin dengan ayah kalian untuk.kalian menyetir mobil sendiri "kata Karin


"Lantas bunn "ucap Amira dan Arumi hampir bersamaan


Karin tersenyum


"Ayah kalian mengijinkan "kata Karin


Amira dan Arumi histeris karena senang


" Akh kami sayang bunda bunda memang bisa di andalkan"kata Amira


"Eits tapi ada syarat nya sayang "kata Karin membuat Amira dan Arumi diam seketika


"Apa bun ?"tanya Amira


" kalian boleh menyetir mobil sendiri tapiiiiii.." karin menggantung kata katanya


"Oh astaga bunda jangan membuat kami penasaran"kata Amira


" hmm tapii pengawal kalian harus ikut dan kalian tidak boleh menyetir mobil itu sendirian kalian paham ?" tanya karin


"Astaga sama saja bohong " gerutu mereka


" Ya itu syarat dari.ayah kalian " kata Karin


" yasudah bun " kata Amira dengan nada menangis


"Astaga anak bunda katanya sudah dewasa tapi ini apa ini "kata Karin meledek


" Akh iya bun nanti aku akan pulang terlambat"kata Arumi


"Kenapa sayang ?" tanya karin


" Iya bun ada acara sedikit "kata Arumi


" Hm tak apa sayang nanti akan bunda beri tahu ayah" kata Karin

__ADS_1


"Yasudah bun aku juga akan siap siap ke resto " kata Amira


"Iya sayang "kata Karin kemudian Amira dan Arumi pergi dari meja makan menuju ke kamarmya masing masing sedang Karin memberreskan meja makan bersama dengam asisten rumah tangganya


__ADS_2