
Brukk..
"Mega "Alan berteriak melihat Mega jatuh pingsan dan menghentikan mobilnya..
"Mega bangun Mega " menepuk pelan pipi Mega
Alan memanggil supirnya dan dia mengangkat tubuh Mega membawanya masuk kedalam mobil
" Mega ada apa denganmu" membelai kepala Mega lembut
"pak lebih cepat " berbicara dengan supirnya
supir hanya mengangguk dan menambah kecepatan mobilnya..
30 *Menit mereka sampai dirumah sakit dengan setengah berlari Alan membawa Mega yang masih belum sadar ..
dengan cepat suster disana membantu Alan dan membawa Mega ke UGD
"tunggu diluar tuan "kata seorang suster menutup pintu
"akh ada apa denganya "mengacak kasar rambutnya menyenderkan badanya ditembok
ponsel Alan berdering
"📞 ada apa ?
📞 *Al meeting hari ini..
📞* aku tidak bisa datang Mega mendadak pingsan sekarang aku dirumah sakit" memotong perkataan Alfin
📞 *apa yang terjadi ?
📞* entahlah dia masih belum sadar "
📞 hmm baiklah kalau begitu aku akan atasi disini"
📞 hmm terimakasih" seraya menutup ponselnya..
30 menit berlalu dokter keluar dari ruang Ugd
" bagaimana dok ? apa yang terjadi dengan istri saya ? kenapa dia pingsan ?? "
dokter tersenyum
__ADS_1
"mari keruangan saya dulu pak "
" ah iya maaf dok " kemudian mengekor dokter menuju keruangannya..
begitu sampai diruangan dokter duduk begitu juga dengan Alan
" bagaimana dok ? ".
" tidak ada yang perlu dikhawatirkan pak begitu istri anda sadar sudah bisa pulang ".
" tapi kenapa dia pingsan dok ? ", dengan wajah penasaran
" istri anda tengah mengandung pak, usia kehamilannya kurang lebih 2 minggu",
mengangguk angguk
" oh hamil dok "
" tung tunggu apa kata dokter hamil ??" berdiri dari duduknya dan menatap dokter
mengulurkan tangan
"selamat ya pak anda akan menjadi seorang ayah "
" terimaksih dok "
"kalau begitu saya permisi "
" iya pak sama sama , silahkan ".
Alan keluar dari ruangan dokter dia melompat kegirangan tanpa memperdulikan orang orang yang melihat dirinya
Dengan langkah lebar Alan berjalan menuju keruangan dimana Mega berada
Alan dengan cepat membuka pintu dan masuk kedalam namun sayang Mega masih belum sadar
duduk di samping Mega dan menggenggam tangan Mega
"cepatlah bangun sayang ada kabar bahagia untukmu " kata Alan seraya mencium punggung tangan Mega
Mega mulai mengerjabkan matanya perlahan menyesuaikan cahaya yang ada diruangan tersebut
dia merasa tangannya digenggam dan saat matanya sudah penuh terbuka dia tersenyum
__ADS_1
"sayang kamu sudah bangun " menyibak rambut yang menutupi wajah Mega
"hmm kenapa aku bisa disini Al ?", dengan suara lirih
"kamu tadi pingsan sayang..
kamu tahu aku punya kabar gembira untukmu
Mega berusaha untuk duduk lalu dibantu Oleh Alan
"Apa sayang ?" tanya Mega
"kamu hamil Mega ", dengan senyum yang merekah
"benarkah kamu tidak bohong kan Al ?" menatap Alan dengan tajam
"untuk apa aku berbohong sayang aku serius "
Mega memeluk Alan dan membenamkan wajahnya di dada Alan
"aku sangat senang Al aku sangat senang "Mega terisak didalam pelukan Alan
"aku juga sangat senang sayang.."mengusap kepala Mega dengan lembut
*M**ega melepas pelukannya dan menatap Alan*
" terimakasih sayang kamu selalu ada untukku"
menghapus air mata Mega
" jangan menangis lagi Mega tidak ada alasan lagi untuk menangis "
"apa kamu sudah merasa lebih baik sayang.."tanya Alan
"hmm aku jauh lebih baik Al ..hanya sedikit pusing"
"kata dokter kamu sudah boleh pulang sayang..
tapi aku rasa kamu masih perlu disini dulu"
"tidak aku ingin dirumah saja Al "kata Mega
Alan tersenyum
__ADS_1
"baiklah kita pulang" mencium kening Mega