Ibu Untuk Anakku

Ibu Untuk Anakku
andai ?


__ADS_3

Alfin masuk kedalam ruangan Mega bersama dengan bik Erna sedang Mega masih memejamkan matanya..


" bik jaga Mega aku akan menjaga Alan dan jangan katakan apapun tentang Alan dan anaknya itu akan membuat keadaan Mega memburuk"


" iya tuan saya mengerti "


" kalau begitu saya keluar dulu"


" iya tuan " seraya membungkuk


Bik Erna duduk disamping Mega membelai kepala Mega majikan yang sudah dia anggap seperti anaknya sendiri


" malang benar nasipmu nona " berbicara dalam hati


"nona sudah bangun ?" tanya bik Erna ketika melihat Mata Mega terbuka


"bik sejak kapan bibik datang ?" tanya Mega lirih


" baru saja non, nona mau minum "


Mega mengangguk kemudian bik Erna mengambil air dimeja dan membantu Mega minum


" bik dimana anakku ?"


" maaf non saya juga tidak tahu, begitu datang saya langsung dibawa kesini "

__ADS_1


" hmm" Mega mengangguk dan kemudian berusaha duduk dibantu bik Erna


"akh " rintih Mega merasakan perih di perutnya


" masih sakit nona lebih baik istirahat dulu"


" tidak bik aku ingin duduk"


setelah Mega duduk dia menekan bel untuk memanggil suster


suster masuk keruangan Mega


" ada yang bisa saya bantu nona ?"


" sus bisa saya bertemu dengan bayi saya dan juga saya harus bertemu suami saya ?"


" tapi saya harus tahu keadaan suami saya sus" kata Mega meninggi


" suami anda dan anak anda baik baik saja nona , jadi tenanglah agar anda lekas pulih"


Mega hanya diam dan membiarkan suster itu pergi


" bik bagaimana aku bisa tenang ? Alan pingsan waktu itu bik,aku harus tahu bagaimana keadaanya "


bik Erna mendekat ke Mega dan menggengam tangan Mega

__ADS_1


" nona lebih baik kita ikuti kata suster , nona harus istirahat begitu nona lebih baik nanti nona bisa melihat keadaan Tuan"


*Mega hanya diam dan kembali berbaring menatap langit langit kamar rumah sakit dan hanya bisa menerka bagaimana keadaan suami dan anaknya


air mata Mega mengalir perlahan dia hanya bisa menangis tanpa bersuara bagaimana mungkin dia tidak tahu keadaan suaminya sedangkan semua ini terjadi karena dirinya..


.


.


.


Alfinin duduk didepan ruangan dokter


pandanganya kosong setelah mendengar pernyataan dari dokter untuk keluarga Alan


"hypovolemic shock,


Kondisi ini sangat berbahaya karena jantung tidak memiliki jumlah darah yang cukup untuk dipompa.


tuan Alan kehilangan 50 persen darah


beliau dibawa kesini sudah sangat terlambat sehingga jantung kesulitan memompa darah dan sirkulasinya bahkan organ organ tubuh beliau kini sudah berhenti beroperasi tuan Alan kini memasuki fase koma saya tidak yakin beliau bisa bertahan , tapi kami sudah berusaha membantu agar dia bisa bertahan tapi itu tidak akan lama "


" sedangkan untuk anak yang di kandungan nona Mega terpaksa dikeluarkan walaupun masih belum cukup umur karena nona Mega diberi kan obat semacam Misoprostol dengan dosis yang benar benar tinggi dan untuk saat ini bayi nona Mega belum bisa di jengguk karena keadaannya belum benar benar baik dan akan membutuhkan sedikit waktu yang lebih lama karena anak ini terlahir prematur "

__ADS_1


" sedangkan untuk Nona Mega sendiri keadaannya sudah jauh lebih baik untuk sementara jangan biarkan nona Mega berfikir terlalu keras karena akan mempengaruhi kesehatannya yang belum stabil "


"jika saja aku tidak lengah pasti semua ini tidak akan terjadi pada Alan " Alfin terduduk didepan pintu dengan kepala tertunduk*


__ADS_2