
" Mega " panggil Alan
" iya Al ,apa sudah selesai ?"
" hmm ,kita pulang sekarang "
" bisakah kita kemakam ?"
mengangguk
" tentu sayang "
" belilah beberapa bunga yang cantik untuknya sayang"
mencium kening Mega
" tentu saja sayang , ayo kita pergi "
mereka keluar dari dalam gedung berzama sama dan langsung masuk kedalam mobil
" Fin antarkan kita kemakam "
" iya Al "
mobil perlahan mulai melaju menuju ke pemakaman
"Fin terimakasih " ucap Mega memecah keheningan
" untuk apa tidak perlu berterimakasih "
" untuk semuanya , kamu tahu Al Alfin tidak meninggalkan rumah sakit semenjak kita berdua masuk rumah sakit"
" hmm Mega benar Fin, aku juga harus berterimakasih "ucap Alan
" ayolah kalian adalah keluargaku juga"
" setelah ini liburlah Fin "
" bagaimana denganmu ?, kamu belum benar benar sehat "
" aku tidak apa apa Fin, kamu juga butuh istirahat"
" baiklah Al "
" Fin berhenti di toko bunga "
"hmm " meminggirkan mobilnya dan berhenti didepan toko bunga
Alan dan Mega turun dan masuk kedalam
tidak butuh waktu lama mereka sudah memilih bunga yang akan mereka bawa
seikat bunga mawar berwarna putih yang begitu indah
.
.
.
Sampai dimakam Alfin memilih menunggu di mobil
" hay sayang mommy datang lagi " kata Mega sambil duduk
__ADS_1
" mommy dan daddy bawa bunga untukmu"
*Mega kembali mencurahkan rasa kehilangannya didepan makam anaknya begitu juga dengan Alan
hampir 2 jam mereka berada disana
" sayang kita pulang dulu lain kali kita kesini lagi" ucap Mega
Alan tersenyum dan meraih tangan Mega berjalan menuju mobil*
.
.
.
.
.
.
Alan bersama Mega tengah berada di kamar mereka berdua baru saja makan malam
" sayang naiklah " kata Alan karena Mega masih duduk di sofa
" aku belum mengantuk Al "
Alan duduk dan menghampiri Mega
" kamu kenapa sayang ?"
" aku tidak apa apa Al , hmm selama kamu koma apa kamu bisa mendengar ucapanku Al ?"
" tidak aku hanya penasaran saja Al , kamu tahu bagaimana takutnya aku melihatmu memejamkan mata begitu lama Al " dengan wajah murung
" maafkan aku sayang " mencium kening Mega
" aku sangat beruntung kamu bisa sadar Al " memeluk Alan
" tentu saja sayang, aku bangun untuk menepati janji"
melepas pelukannya
"janji ? janji Apa Al ?"
" janji untuk tidak membuatmu menangis dan juga untuk membunuh orang yang telah membuatmu kesakitan "
kembali memeluk Alan
" terimakasih Al , aku sangat senang aku tidak akan pernah bisa membayangkan bagaimana aku tanpa kamu Al " kembali terisak
" jangan menangis sayang, aku disini dan sampai kapanpun akan disini bersama denganmu"
" kamu harus janji Al, kita akan menua bersama sama "
mengangguk dan mencium kening Mega
" iya sayang , kamu juga harus selalu bersamaku sekarang nanti dan sampai kapanpun"
mengangguk cepat
"Al apa kamu sudah benar benar sehat ?"
__ADS_1
" tentu saja kenapa "
" nyanyikan aku lagu Al sebelum kita tidur "
"hmm " berdiri dan mengambil gitar
*Alan duduk didepan Mega dan mulai memainkan musik dan beryanyi..
Dia
Di suatu hari tanpa sengaja kita bertemu
Aku yang pernah terluka kembali mengenal cinta
Hati ini kembali temukan senyum yang hilang
Semua itu karena dia
Oh Tuhan, kucinta dia
Kusayang dia, rindu dia, inginkan dia
Utuhkanlah rasa cinta di hatiku
Hanya padanya
Untuk dia
Syu du-du-du-du du-du-du
Jauh waktu berjalan kita lalui bersama
Betapa di setiap hari kujatuh cinta padanya
Dicintai oleh dia 'ku merasa sempurna
Semua itu karena dia
Oh Tuhan, kucinta dia
Kusayang dia, rindu dia, inginkan dia
Utuhkanlah rasa cinta di hatiku
Hanya padanya
Untuk dia
Oh Tuhan, kucinta dia
Kusayang dia, rindu dia, inginkan dia
Utuhkanlah rasa cinta di hatiku
Hanya padanya
Untuk dia
Hanya padanya
Untuk dia...
❤ terimakasih yang sudah bersedia memberi vote dan juga like
__ADS_1