Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 112


__ADS_3

"Kak Rey, kenapa disini ?" Tanya Ayumi. Seseorang yang ada di depannya adalah Rey suaminya.


"Horse yang memberitahukan ku baby" Rey berjongkok dan memijat kaki Ayumi yang pegal karena kecapean. Namun membuat Ayumi penasaran siapa Horse yang di maksud Rey.


Horse datang memberikan salep pereda nyeri kepada Rey. "Tuan ini salep yang anda minta" sahut Horse ia menyodorkan kepada Rey.


"Eh bukannya kau yang pengantar makan itu" tanya Ayumi saat melihat Horse datang. "Iya Nyonya itu saya, di tugaskan untuk menjaga nona selama tuan Rey tidak ada" kata Horse.


Rey mengoleskan salep tadi ke kaki Ayumi "apa masih sakit baby?" Tanya Rey.


Ayumi menganggukan kepalanya. Rey menggendong Ayumi karena tidak tega melihat istrinya kesakitan.


"Horse bawa belanjaan itu ke mobil" pinta Rey kepada Horse.


"Baik Tuan" jawab Horse.


"Tunggu sayang, Ayumi akan bayar makanan yang sudah di pesan tadi" tutur Ayumi. "Sudah di bayar sama Horse baby" Rey melanjutkan langkahnya meninggalkan cafe tadi menuju parkiran dimana mobil mereka berada. Rey membuka pintu mobil dan mendudukkan Ayumi di depan.


"Bagaimana dengan acara kakak kenapa di tinggal?" Tanya Ayumi saat Rey sudah di balik kemudi mobilnya.


"Itu tidak penting baby, yang terpenting keselamatan kamu, kenapa malah pergi sendirian?" Jawab Rey. Karena memang tidak penting.


"Ayumi bosan di Apartemen sendirian, ya sudah Ayumi keluar untuk menghabiskan uang suami sendiri tapi malah gak habis-habis yang ada kaki Ayumi yang sakit karena kecapean" jelas Ayumi panjang lebar. Membuat Rey tertawa geli.


"Iya itu karena tidak ijin dulu jadi beginikan"


"Maaf" sendu Ayumi dengan menundukkan kepalanya. Namun Rey malah tertawa renyah.


Flashback :


Setelah pertemuan dengan Tn. Damor yang sempat tertunda karena kejadian Willi mendatangi Ayumi di cafe. Tn. Damor sesungguhnya tidak mengijinkan Rey untuk berhenti sebagai seorang pilot meski menggunakan nama orang lain, karena itu ada alasan tertentu hingga tidak mendapatkan sanksi atau denda apapun. Dan Rey juga sudah memiliki surat ijin membawa pesawat terbang.


Saat keluar dari ruangan Tn. Damor Rey bertemu dengan rekan kerja dan mengajaknya untuk pergi ke club. Rey sempat menolak tapi banyak nya rekan kerja Rey dulu memaksa nya, Rey akhirnya memutuskan untuk ikut pergi bersama mereka.


Rey menghubungi Horse orang kepercayaan nya untuk membelikan Ayumi makanan, dan mengirimkan kepada nya di apartemen miliknya. Rey tidak mau ada orang lain yang datang ke apartemen selagi Rey tidak ada meski hanya seorang kurir, maka dari itu menyuruh Horse untuk berpura- pura menjadi kurir makanan.


Rey terkejut saat melihat kedatangan Emily dan Willi juga hadir di acara itu. Namun Willi tidak melihat Rey.


Rey mencari tempat yang aman untuk mengurangi suara dentungan musik. Saat menghubungi Ayumi. Jika ia akan pulang telat.

__ADS_1


Baby" ucap Rey ia sedikit berat untuk memberitahu kan Ayumi.


"Maaf jika aku pulang telat, tadi tidak " ucap Rey yang terpotong Ayumi.


"Sudah tahu, jika kau pergi bersama teman- teman mu, termasuk Emily kan, Have fun" ucap Ayumi.


Rey terkejut saat mendengar Ayumi yang tahu jika Rey bersama Emily. dan memutuskan sambungan telepon begitu saja. Membuat Rey merasa bersalah karena akan pulang telat dan ada Emily juga. tidak lama Horse menghubungi nya


"Halo Horse ada apa" Tanya Rey.


"Tuan, Ny. Ayumi pergi dari apartemen sendirian membawa salah satu mobil tuan" kata Horse.


"Apa?" Pekik Rey.


"Cepat kau kejar jangan sampai pergi sendirian" bentak Rey.


"Baik Tuan" jawab Horse. Namun ia kalah cepat dengan Ayumi yang sudah melesat jauh meninggalkan Apartemen.


"Ahh sial" umpat Horse " ini pasti Tn. Rey akan marah " gumam Horse. Ia menghubungi Rey kembali jika Ayumi sudah pergi.


"Tuan, Ny. Ayumi sudah pergi"


"Shiitt" umpat Rey, "cepat kejar dan ikuti, aku akan segera menyusul" teriak Rey kepada Horse.


"Kapten kenapa buru-buru, lebih baik minum dulu, kita sudah lama tidak minum bersama" seru rekan kerjanya.


"Iya kapten, acaranya juga belum di mulai" kata Emily yang mendekati Rey, Emily mengulurkan waktu agar Rey tetap berada di club karena ini kesempatannya untuk mendekati Rey.


"Maaf aku tidak bisa, aku pergi dulu" ucap Rey.


Horse mengirimkan pesan singkat jika Ayumi sedang berada di pusat perbelanjaan di kota Denver, beruntung tempat club tidak jauh dari Pusat perbelanjaan.


Rey mengikuti Ayumi, ini kali pertama Rey melihat Ayumi shoping begitu banyak karena ia menggunakan kartu black card miliknya yang dulu pernah ia kasih kepada Ayumi. Dan Rey melihat nominal belanjaan Ayumi karena dari notifikasi handphone Rey tahu istrinya belanja apa saja.


"Baby,jika sedang marah, apa kau akan shoping begitu banyak yang kau beli" gumam Rey melihat Ayumi dari kejauhan bersama Horse.


"Nyonya jika marah sangat mengemaskan Tuan" ucap Horse.


"Jaga bicaramu Horse", tegur Rey.

__ADS_1


"Baik Tuan" jawab Horse.


*H**anya memuji kenapa tidak boleh dasar bucin*


Batin Horse.


Nampak Ayumi begitu senang membeli belanjaan yang ia beli. Namun saat melihat Ayumi masuk ke dalam cafe dan memijat kakinya yang pegal. Rey menyuruh Horse untuk membelikan obat untuk Ayumi dan ia menghampiri istrinya.


Flashback off:


Rey tertawa saat mendengar bunyi perut Ayumi. "Honey apa kau lapar?" Tanya Rey.


"Iya, ini gara-gara kak Rey,Ayumi yang akan makan malah datang" Ayumi mengerucutkan bibirnya.


Rey bukan nya memarahi Ayumi karena pergi shoping sendirian, ia malah tertawa. " Baiklah kita makan dulu, apa kau ingin shoping di tempat lain, aku akan menemani mu menghabiskan uang ku" tanya Rey dengan santai.


"Apa kak Rey tidak marah, karena Ayumi begitu banyak belanja dan menggunakan uang kak Rey?"


"Buat apa marah sama istri sendiri yang menggunakan uang suami, aku akan marah jika baby tidak mengunakan uang ku" ucap Rey. "Bukannya tugas suami cari uang yang banyak untuk di habiskan oleh istrinya" kata Rey lagi.


Membuat Ayumi tertawa kecil. "Seperti nya hari ini cukup, bukannya masih ada lain hari kita akan pergi shoping bersama?" Tanya Ayumi.


"Kata siapa? Baby,. besok kita akan pergi ke California"


"Buat apa? Shoping di California" Tanya Ayumi polos.


"Kita kan honeymoon" jawab Rey santai.


"Apa honeymoon? Bukannya kita sudah melakukannya kenapa harus ada honeymoon segala?" Ucap Ayumi lirih ia merasa malu untuk membahasnya.


"Iya, bukannya kita belum pernah honeymoon dan bukan baby meminta hadiah honeymoon sama aunty Karina?"


"Iya, tapi apa sekarang?"


"Yes baby, dan nanti kita lanjutkan ke paris"


Rey menepikan mobilnya saat melihat ada restoran yang cukup terkenal.


"Baby kita makan disini iya" kata Rey.

__ADS_1


"Baiklah, tidak masalah mencoba makanan meksiko" gumam Ayumi.


Dan seperti biasa Rey membuka pintu mobil untuk istri tercinta.


__ADS_2