Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 188


__ADS_3

"Baby! No!" Protes Rey saat Ayumi yang hendak memakai high heels.


"Kenapa sayang? ini bagus Ayumi suka. karena, mecing dengan gaun yang aku pakai." Kata Ayumi.


"Astaga baby, kau boleh pakai model apapun yang kau suka. Tapi, ingat honey. Kau sedang mengandung anak-anak ku," ujar Rey mengelus perut Ayumi yang sudah mulai membuncit.


"Aku tidak ingin terjadi sesuatu nantinya. Jika,.kau masih nekat untuk memakainya." Sambung Rey lagi.


Ayumi menghela napas dalam-dalam. Ayumi tidak boleh egois kali ini. Karena ia juga sadar tengah hamil muda.


"Sayang! Maafkan Ayumi." Ayumi menundukkan kepalanya.


"Kenapa harus minta maaf hum??"


"Itu tadi karena Ayumi mau pakai high heels itu" Ayumi menunjukkan sepatu high heels.


Rey tidak merespon. Ia masuk ke dalam Walk in closed. Rey mencari sepatu yang cocok untuk dikenakan Ayumi. Ballet flats berwarna silver yang menjadi pilihan Rey untuk Ayumi kenakan. Sangat cocok dengan gaun berwarna bluesky yang Ayumi kenakan.


Rey berjongkok dan memakaikan sepatu pilihan nya tadi di kaki Ayumi.


Ayumi tersenyum karena Rey begitu perhatian dan pilihan sepatunya sesuai dengan gaun yang ia kenakan.


"Kenapa tersenyum?" Tanya Rey.


"Terimakasih sayang, kau sudah mau membantuku memilihkan sepatu ini. Dan sangat cocok sekali."


"Ayumi pikir tadi tidak akan cocok kalau pakai kaya gini." Sambung Ayumi.

__ADS_1


"Apapun yang kau pakai akan selalu menarik di mataku honey." Bisik Rey.


"Apa kau sudah siap my queen?" Tanya Rey. Mengulurkan tangannya untuk Ayumi..


"Ayumi sudah siap" kata Ayumi. Ia menerima uluran tangan Rey.


Mereka keluar dari kamar menuju hotel dimana acara resepsi pernikahan Karina dan Sean di laksanakan.


Saat mereka berdua akan menuruni anak tangga. Berbarengan dengan Berta.


"Nona, tuan mobilnya sudah siap di bawah" kata nya.


"Terimakasih Berta."


Ayumi dan Rey lebih memilih kembali ke mansion dari pada di Hotel yang sudah di siapkan untuk keluarga pengantin. Rey sebenarnya tidak ingin pulang mengingat Ayumi tengah hamil. Namun mood ibu hamil ini merasa tidak nyaman istirahat di Hotel.


Tidak butuh lama sepasang suami istri ini sampai di tempat acara.


Tidak lama sepasang kekasih baru saja tiba di lobby hotel. Ia adalah Nick Irina. Jika ada yang bertanya dimana Jeremy sih manusia tidak bertulang alias gemulai itu sudah day terlebih dulu karena ia di percaya untuk menyulap Karina di hati bahagian itu bak ratu.


Ayumi meminta ijin kepada Rey untuk mengambil makanan kecil. Karena ibu hamil ini sedikit merasakan kelaparan mendadak saat melihat makanan kecil yang menggiurkan lidah ibu hamil ini.


"Sayang lapar," Rengek Ayumi.


"Astaga baby, kita baru saja sampai dan tadi bukan nya sudah makan puding tadi." Ujar Rey.


"Ish, apa kau lupa ada dua nyawa disini." Ayumi mencebik.

__ADS_1


"Baiklah baby kau tinggalkan di kursi itu saja. Buat aku ambilkan untuk mu."


"No! Sayang!" Protes Ayumi.


"Kenapa? Bukannya kau lapar?"


"Kalau di ambilkan Ayumi tidak bisa mencicipi semua makanan itu semua." Kata Ayumi dengan mata yang berbinar-binar.


Rey menepuk keningnya. "Oh My ... Baiklah baby, aku akan menyapa teman- teman ku dulu." Ijin Rey. daa di anggukan kepalanya Ayumi.


Ayumi melihat Rey Yang mulai menjauh. Sedang ia mengambil piring untuk mengambil semua cemilan yang akan dia makan nanti.


Ayumi mencicipi semua makanan ringan yang di sediakan.


Mata Rey tidak luput dari pengawasan Ayumi meski Rey sedang berbincang dengan teman- teman nya.Ia tersenyum kecil saat melihat tingkah istrinya saat sedang memakan kue yang ia ambil padahal masih belum habis di dalam mulut. tapi, ibu hamil yang satu ini begitu menikmatinya surga makan di acara pernikahan aunty Karina dan uncle Sean.


Iya, Ayumi sudah merubah panggilan kepada Sean untuk memanggil Sean uncle.


"Astaga, sayang sini biar kakak yang ambilkan aja. lebih baik kau duduk saja. Ok ..."


Ayumi menoleh dan tersenyum saat melihat Irina sudah di samping nya.


"Ayumi tidak apa-apa kak,"


"Tapi kau sedang hamil."


"Iya Ayumi tahu kak, tapi kalau gak ambil sendiri Ayumi tidak bisa mencicipi semua makanan ini" kata Ayumi. Sedangkan Irina hanya menggelengkan kepalanya saja. Padahal piring yang Ayumi bawah sudah penuh dengan semua makanan itu. Dan ibu hamil ini masih saja kurang.

__ADS_1


"Kau bisa bertambah Cubby sayang."


"Nothing kak, kata kak Rey itu tidak masalah" kata Ayumi seraya memasukkan satu kue kedalam mulutnya.


__ADS_2