
Satu Minggu telah berlalu, Nick sudah terbang ke Colorado Amerika serikat. sedangkan Ayumi kembali di antar dan di temani oleh bodyguard nya Daniel.
Nick mempercayakan Ayumi kepada Daniel karena dia salah satu anak buah Tn. Dominik. Dan juga pilihan Ayumi sendiri.
Bukan tidak boleh Ayumi pergi dan pulang sendiri menggunakan mobil tapi mengingat keselamatan Ayumi. Karena gadis ini adalah pewaris tunggal dari keluarga Sander dan Azawa. Siapa yang tidak mengenal dua perusahaan yang cukup bonefit.
Mereka hanya berjaga saja,. Siapa tahu ada musuh yang tersembunyi untuk menghancurkan kedua perusahaan itu, maka Tn. Dominik menjaga Ayumi begitu ketat, meski tidak terlalu mencolok, Tn. Dominik tidak mau cucu kesayangan nya merasa terbebani atau merasa tidak bebas dengan adanya pengawalan yang mencolok mata publik itu akan sangat beresiko untuk Ayumi.
Daniel menjemput Ayumi di apartemen nya. Karena Ayumi tidak ingin tinggal di mansion megah milik keluarga. Karena Ayumi sendiri tidak ingin publik tahu siapa Ayumi sebenarnya.
Daniel memencet bel apartemen Ayumi.
"Itu pasti kak Daniel" gumam Ayumi. Ia bergegas membukakan pintu.
"Kakak sudah datang, ayo masuk dulu, kita sarapan bersama"
"Tapi nona,"
"Sudah tidak ada penolakan, lagian Ayumi makan sendirian mana asyik sedangkan kakak hanya melihat saja" keluh Ayumi.
"Baiklah, saya akan menemani nona" kata Daniel ia tidak enak jika makan bersama bos nya itu. Tapi bujukan Ayumi membuat Daniel tidak bis menolak.
Nona seperti mendiang Nyonya Katherina tidak memandang siapa dia latar belakang dan status seseorang
Batin Daniel. Bisa melihat ketulusan Ayumi.
Itulah Ayumi kepada siapapun, di mata Ayumi sama, hanya keberuntungan dan rejeki orang berbeda. Maka Ayumi memperlakukan bodyguard selayaknya saudara. Dengan seperti itu Ayumi tidak canggung, ia bisa menjadikan bodyguard nya teman.
__ADS_1
Waktu Mommy Ayumi masih hidup Daniel masih anak remaja ia di ambil di jalanan, Daniel merasa bersyukur ada yang mau membantunya dengan tulus maka Daniel bertekad akan membalas jasa nya dengan melindungi nya.
Tidak hanya di jadikan bodyguard tapi Daniel di sekolahkan sampai perguruan tinggi.
Setelah selesai, Ayumi berangkat di temani Daniel.
"Kak Terimakasih, mungkin hari ini hanya sebentar jadi kak Daniel tidak perlu pulang"
"Baiklah nona, saya akan menunggu nona di sini."
"Iya kak, jika kakak bosen di sebelah sana belok kiri ada Kantin jika kakak ingin makan"
"Baik nona, tapi saya masih kenyang, ini perut terasa begah" Ayumi memperlihatkan gigi putihnya.
Gimana tidak merasa begah, Daniel yang sudah makan di mansion suruh makan lagi di apartemen Ayumi.
"Jika seperti ini tiap hari perutku bisa seperti iklan susu Prenagen, aku harus gym lagi" gumam Daniel. Seraya mengelus perutnya.
Nick sudah berada di Colorado Amerika dua hari yang lalu, tadi sebelum Ayumi pergi ke kampus ia memberitahukan jika hari ini ia akan ujian Akhir ia meminta doa kepada Nick.
"Rey, apa kau tahu jika istri kecilmu itu hari ini ujian akhir, ia meminta restu agar ia di permudahkan, maka dari itu beri semangat" tutur Nick di hadapan Rey.
Meski seluruh tubuhnya tidak berfungsi tapi ia masih bisa mendengarkan nya.
"Bangun lah Rey, kasih semangat dia,kau tahu jika dia ingin menemani mu di sini maka dia rajin belajar agar cepat lulus"
"Sambut dia Rey ketika datang nanti"
__ADS_1
"Mami sudah tahu kondisi kamu Rey, dia sangat shock mendengar kamu"
"Bukannya kedua wanita itu berharga di hidupmu, maka bangun lah Rey demi istri kecilmu"
"Apa perlu Ayumi aku ambil untuk ku Rey"
Rey merespon dengan di tandai dengan monitor jantung begitu cepat dan tidak seperti yang ia cek tadi.
"Rey kau kenapa?" pekik Nick merasa terkejut melihat monitor detak jantung Rey terganggu.
Ayumi tidak terasa jika ia berkuliah di sini sudah berlangsung selama tiga tahun.
Mereka akan berargumen tentang satu buku yang Ayumi buat meski ia pergi berlibur tapi liburan nya ia jadikan materi untuk ia uji kan nanti saat ujian akhir,
Diruangan Ayumi hanya bertiga Ayumi akan belajar dengan temannya dan satu Dosen pembimbing.
Ayumi di beri waktu untuk arguman dengan sesama temannya dan dosen hanya butuh tiga jam lamanya.
Setelah sudah selesai Ayumi keluar ia tidak henti-hentinya tersenyum karena bisa di terima dengan baik oleh Dosen pembimbing dan temannya.
bahkan Daniel yang melihat merasa aneh bagi Daniel melihat Ayumi selalu tersenyum. kepada siapapun.
"Nona anda baik-baik saja" tanya Daniel.
"Ayumi baik-baik saja kak, huft masih ada dua lagi. meski tadi sempat tegang di dalam" Ayumi tertawa kecil melihat dirinya tadi di dalam.
sayang tunggu Ayumi, doakan Ayumi dari bawah alam sadar mu
__ADS_1
batin Ayumi.
Ayumi sangat berharap sekali Rey ada disampingnya dan mendukungnya namun keadaan yang tidak berpihak kepada gadis cantik ini.