Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 191


__ADS_3

Setelah acara resepsi pernikahan Sean dan Karina selesai. Para keluarga, sahabat, dan kerabat mereka mendapatkan fasilitas untuk bermalam di hotel yang sama dengan mereka.


Karina sudah berganti baju dengan lingerie seksinya. Ia tengah duduk di atas kasur. Menatap pintu kamar mandi. karena tengah menunggu Suaminya keluar.


Karina mengingat kembali saat dulu ia menikah dengan mantan suaminya. Di saat acara selesai Karina malah di tinggal sendirian di dalam kamar hotel. Setelah sang mantan suami menerima telepon dari seseorang saat itu. Dan ia keluar dengan terburu-buru. Bahkan dia tidak bilang apapun kepada Karina yang sudah menjadi istrinya kala itu.


Karina merasa heran dengan tingkah laku sang mantan. Hingga saat itu Karina mengikuti nya dari belakang. Karina terkejut saat sang mantan mengetuk pintu salah satu Kamar hotel. Ia membelalak tidak percaya saat melihat seorang wanita cantik menyambut Suaminya dengan pelukan dan dihujani ciuman bertubi-tubi.


Karina sempat membeku ia tidak percaya dengan wanita yang pernah Suaminya kenalkan. Yang katanya saat itu ia bilang keponakannya.


Karina sempat tidak percaya apa yang ia lihat barusan. Hingga Karina menunggu didepan pintu kamar. Berharap suaminya keluar kamar dan kembali. Tapi, nyatanya Suaminya tidak kembali.


Beruntung hotel yang mereka booking masih milik keluarga Sander. Dengan mudah Karina meminta salah satu staf untuk membawakan kunci duplikat kamar yang di minta Karina.


Karina shock berat saat suaminya sedang bercumbu dengan wanita yang di sebut keponakannya itu.


Hick hick hick


"Honey ... Kenapa kamu menangis?" Sahut Sean mengejutkan Karina hingga ia memeluk tubuh Sean.


"Jangan pergi ... "

__ADS_1


"Jangan tinggalkan aku sendiri di sini." Kata Karina lagi. Karina menangis di pelukan Sean.


Sedangkan Sean merasa heran dengan tingkah laku istrinya. "Honey, aku tidak akan pernah meninggalkan mu." Bisik Sean.


"Jangan temui wanita itu."


"Jangan temui wanita itu." Karina mengucap kata yang sama.


Sean merasa heran. Ia mengerutkan keningnya dan ia baru menyadari.jika, Karina tengah mengingat kembali masa lalu nya.


Sebelum dua hari pernikahan mereka. Tn Dominik menceritakan semua tentang apa yang di alami putrinya hingga ia tidak mau menikah lagi.


"Honey!" ucap Sean. Ia mengurai pelukannya. Dan menangkup wajah cantik Istrinya.


"Aku tidak akan pernah meninggalkan mu, apa lagi menyakitimu. Kau tidak perlu takut. Aku ada disini." Kata Sean lagi.


"Apa yang kau takutkan."


"Se- Sean." Ucap Karina terbata.


"Iya, honey ini aku. Suamimu."

__ADS_1


"Ja-jangan tinggalkan aku,"


Sean mencium bibir Karina. "Tenang sayang, ayo lebih baik kita pergi tidur. Kau pasti lelah kan seharian di acara kita tadi."


Karina mengangguk kepalanya. Sean membantu istrinya untuk membaringkan tubuh istrinya di atas kasur. Namun, tangan Karina mencegah Sean untuk pergi dari sisinya.


"Jangan pergi!" Pinta Karina.


Sean tersenyum. Ia ikut membaringkan tubuhnya. Dan menarik tubuh Karina kedalam pelukannya. Tangan Sean di jadikan bantal.


"Tidurlah sayang, aku akan menemanimu. Aku tidak akan pernah pergi." Bisik Sean.


Terdengar dengkuran halus dari sang Istri. Sean tersenyum mengetahui istrinya tengah tidur.


"Sampai kapan pun. Aku tidak akan pernah meninggalkan mu, menyakitimu istriku" lirih Sean.


"I love you Karina Gelael."


Cup


Sean mengecup pucuk kepala Karina. Dan ia ikut terlelap dalam tidurnya.

__ADS_1


Meski Sean tengah menahan adik kecilnya malam ini. Tapi dia tidak bisa melakukan malam pertama pada umumnya. Sean harus menundanya hingga benar-benar Karina mengijinkan nya.


__ADS_2