Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 218


__ADS_3

Karina ikut bahagia. Nick telah mengambil keputusan yang tepat untuk menikahi kekasihnya Irina. Namun, Nick nampak terlihat sedikit sedih. Karena tidak ada Rey dan Ayumi ketika mereka menikah nanti.


"Kau kenapa Nick? Tidak perlu khawatir semua sudah aku urus bersama Sean." Ucap Karina. Ia mematikan handphone nya setelah menghubungi seseorang untuk mengurus pernikahan dadakan Nick dan Irina.


"Bukan itu nona, Tapi"


Sean memotong pembicaraan Rey Nick dan istrinya. "Kau tidak perlu takut atau cemas tentang Ayumi dan Rey. Itu biar aku dan Karina yang urus."


Meski Sean dan Karina yang akan membicarakan pernikahan dadakan dirinya namun, Ayumi sudah anggap adik Nick dan sedang Rey bukan hanya bos tapi dia sudah seperti saudara bagi Nick.


Meski Sean membantunya untuk berbicara dengan Rey dan Ayumi. Nick tetap menghubungi Rey dan Ayumi yang tengah pergi babymoon.


Nick merogoh kantong saku celananya dan mengambil handphone nya. Ia mencari nomor Rey dan menghubungi nya.


Namun, Nick merasa sial beberapa kali menghubungi Rey tidak kunjung di angkat. Padang perbedaan waktu antara Paris dengan Thailand hanya selisih lima jam saja.


Tidak hanya Rey, Nick juga menghubungi Ayumi. Namun, ia sama saja seperti Rey sulit untuk di hubungi. Padahal di Phuket Thailand tidak begitu sulit untuk masalah jaringan.


"Damn," umpat Nick.

__ADS_1


"Sudah lah Nick, kau fokus ke acara pernikahan mu saja." Seru Karina.


Ayumi dan Rey masih di tengah laut. Hingga mereka tidak tahu jika, Nick menghubungi nya.


Setelah selesai dan kembali ke resort. Mereka baru mengetahuinya dan ibu hamil ini merengek minta kembali ke Paris. Namun, dengan bujuk Rey Ayumi membatalkan untuk pulang ke Paris.


"Baby, kita kirim Hadiah saja untuk Nick dan Irina sebagai permintaan maaf kita karena kita tidak hadir di momen sakral mereka." Tutur Rey. Ia memeluk Ayumi dari belakang. Yang sedang menghadap pantai.


"Tapi,"


"Mereka pasti tahu baby," bisik Rey.


"Kau juga butuh istirahat baby, ayo kita bersihkan badan terlebih dulu,"


"Dokter, bagaimana dia?'" menunjuk ke arah di mana Jeremy tengah tidak sadarkan diri. Setelah di keroyok oleh orang tidak dikenal. "Apa ada tanda-tanda untuk sadar?" Tanya seorang wanita yang sudah menolong Jeremy.


"Masa kritis pasien baru saja terlewatkan." Seru Dokter yang menangani Jeremy. Yang tidak jauh dari tempat tidur Jeremy.


"Formula yang di bawakan tuan benar membuat dia cepat pulih." Imbuh Dokter yang menangani Jeremy.

__ADS_1


Glorya merasa lega mendengar Jeremy sudah melewati masa kritis. Berkat formula buatan Dady Glorya.


(Yang baca I'm drowning in love 😀.)


"Uncle Jeck apa kau sudah menghubungi keluarga nya?" Glorya menoleh dan menatap Jeck yang ada di belakangnya.


"Sudah nona muda Glo," jawab Jeck.


"Syukurlah, uncle. Tapi, uncle jangan bilang sama Mommy dan Dady jika, Glo. "


"Maaf, nona muda." Kata Jeck.


Glorya menghela napas berat. Meski asisten Dady nya tidak menceritakan tentang putrinya. Namun, Dady dan mommy nya akan lebih dulu tahu.


Flashback on:


Jeremy setelah sampai di perkebunan milik Ayumi. Ia berencana untuk datang ke rumah Zeck Holcim. Untuk mempertanggung jawabkan orang tua mereka yang telah di bunuh.


Namun, kedatangan Jeremy sudah di ketahui oleh Zeck Holcim. Hingga Jeremy di buat babak belur. Beruntung, Jeremy di tolong oleh Glorya wanita cantik, mudah menemukan Jeremy yang sangat memperihatinkan.

__ADS_1


Hingga Jeremy di bawa ke rumah sakit.


Flashback off


__ADS_2