Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 49


__ADS_3

Dengan menggunakan kekuasaan Robert Muller mencari informasi tentang Ayumi dengan sangat mudah. Setelah mendapatkannya ia ragu akan memberitahukan kepada putrinya tentang sahabatnya itu. Pria paru baya itu takut jika putrinya akan kembali histeris jika tahu yang sesungguhnya.


"Dady apa sudah mendapatkan informasi tentang kecelakaan itu", tanya Jessica.


Mereka semua kini tengah berkumpul di ruang keluarga, Jessica yang masih tiduran di atas pangkuan sang Mommy.


Semua orang membeku, mulai dari mana ia akan bercerita yang sesungguhnya.


"Maafkan Dady sayang, anak buah Dady masih mencari informasi nya,ini sangat sulit mengingat Ayumi cucu keluarga Sander semua informasi tentang kecelakaan Ayumi sangat sulit untuk di gali sayang,meski dengan kekuasaan yang Dady miliki", bohong Dady Robert. Ia lebih memilih berbohong dari pada putrinya tahu kenyataan yang sangat pahit.


Jessica bangkit dari pangkuan sang Mommy, "Padahal Jessi berharap sekali ingin tahu tentang Ayumi", seru Jessica. Ia sudah tidak berselera berkumpul dengan keluarga besarnya, padahal jarang sekali mereka duduk bersama. Ia memilih masuk kekamarnya.


"Dad, kenapa harus berbohong", kata Willi yang sudah tahu tentang Ayumi.


"Kau tahu sendiri Willi jika adik kamu itu jika sudah tahu ia akan mencari keberadaan nya, sedang kan Dady tidak tahu Tn. Sander membawa cucunya kemana",


Jessica menangis di dalam kamar, "Ayumi! Kau dimana, bagaimana keadaan kamu", sendu Jessica ia menatap foto kebersamaan mereka.


🍃🍃🍃


Hampir 6 jam lamanya jalannya operasi. Akhirnya operasi Ayumi berjalan dengan lancar. Semua keluarga yang masih setia menunggu merasa bahagia. Kini Ayumi sudah kembali di kamar VVIP.


Mami Arum yang belum bertemu Ayumi menyempatkan untuk menjenguk terlebih dulu sebelum ia kembali ke apartemen milik putranya.


"Sayang, mami datang untuk mu, mami senang jika operasinya berjalan dengan lancar, mami yakin kamu gadis yang kuat, kau pasti bisa bertahan melewati ini semua", lirih mami Arum seraya memegang tangan Ayumi. mami Arum mencoba untuk tegar dan tidak menangis di depan Ayumi.


Mami Arum bangkit lalu mengecup kening Ayumi. Rasa sayang mami Arum begitu tulus terhadap Ayumi meski Ayumi hanya menantunya tapi rasa sayang nya melebihi ibu kepada anaknya.


Mami Arum memilih keluar dari ruangan Ayumi. Ia tidak ingin menganggu waktu istirahat Ayumi yang baru saja menjalankan operasi.


"Nick titip Ayumi, saya akan pulang dulu untuk beristirahat", ucap mami Arum. Setelah sampai Amerika ia langsung menuju Rumah Sakit.


"Istirahat lah nyonya, di apartemen sudah ada Tn. Dominik beserta nona Karina", seru Nick.


🍃🍃🍃

__ADS_1


Semenjak Garrett bertemu Ayumi, Dunia Garrett terasa berubah, ia nampak sering tersenyum meski tidak terlihat, jika terlintas wajah cantik Ayumi berseliweran di pikiran Garrett.


"Apa aku telah jatuh cinta pada gadis itu" gumam Garrett. Ia menggelengkan kepalanya tidak percaya.


Kini seperti biasa, Garrett akan pergi konsultasi ke dokter spikolog nya. Namun belum ia sampai di depan Dokter Spikolog nya ia melihat Nick berada di Rumah Sakit.


Sedang apa pria itu berada dirumah sakit ini


Karena penasaran Garrett mengikuti Nick diam -diam hingga menaik ke lantai 25 dimana ruang VVIP berada.


"Siapa yang sakit" gumam Garrett. Yang masih penasaran.


Nick masuk kedalam kamar VVIP milik Ayumi. Ia menaruh paper bag di atas meja, lalu ia menghampiri Ayumi untuk menyapanya.


"Ayumi, maafkan Kakak, terlalu lama meninggalkan mu" seru Nick mencoba meminta maaf kepada Ayumi meski Ayumi belum sadarkan diri. Karena terlalu lama meninggalkan nya.


Pintu tidak di tutup rapat, membuat Garrett masih bisa mengintip dan mendengar Nick berbicara meski tidak terlalu jelas hanya sayup-sayup saja. Ia masih memperhatikan dari celah pintu. Rasanya ingin sekali ia masuk namun Garrett tidak memiliki keberanian itu.


Pria bule ini memilih pergi dan menanyakan kepada perawat yang menjaga saja, pikir Garrett sekarang dari pada penasaran.


Jadi gadis itu di rawat disini. Ini mimpi atau hanya sebuah kebetulan.


Batin Garrett.


"Oh My God, dunia ku sudah di jungkir balik kan dia dan dia ada di rumah sakit ini, apa yang sebenarnya terjadi kenapa dia tidak sadarkan diri",


Hingga Garrett Sampai dirumah ia masih memikir Ayumi yang tidak sadarkan diri. Ia mendesah dengan kasarnya.


"Ada apa dengan ku" seru Garrett. mengacak-acak rambutnya. ia masih memikirkan Ayumi hingga terbawa tidur.


***


Keesokan harinya Garrett menyempatkan datang kerumah Sakit kembali, ntah perasaan apa pria bule ini menuntun langkahnya untuk datang menjengkuk Ayumi.


Hingga sampai di depan pintu kamar Ayumi, ia mencoba untuk mengetuk pintu namun sepertinya sepi tidak ada yang menjaga Ayumi.

__ADS_1


Garrett memberanikan diri untuk masuk, dan melangkah semakin dalam hingga ia berdiri di depan Ayumi yang masih belum sadarkan diri.


Garrett menatap lekat tubuh Ayumi yang tidak berdaya dengan berbagai alat pendukung yang ada di tubuhnya. Ia menatap wajah pucat yang masih terlihat cantik alami.


"Hai!! Kita bertemu lagi, ini pertemuan kita yang kedua, aku tidak tahu jika kau sedang di rawat disini, aku harap kau cepat sembuh" ucap Garrett. Ia mencoba memegang tangan Ayumi.


"Aku pergi dulu, nanti aku akan kesini lagi. Sampai jumpa kembali", kata Garrett lagi.


Ia keluar dari kamar Ayumi, namun belum lama ia melangkah ada seseorang yang melihat nya keluar dari kamar Ayumi.


"Pria yang mirip Rey kenapa ada disini, dan apa tadi, dia masuk ke dalam ruangan Ayumi", gumam Nick. Ia berlari dan masuk ke dalam melihat monitor detak jantung Ayumi begitu cepat dan berbunyi. Nick memanggil Dokter dengan menekan tombol yang ada di atas meja.


Tidak butuh lama Dokter dan perawat masuk ke dalam. Melihat Dokter datang Nick duduk di kursi tunggu yang tidak jauh dari tempat Ayumi.


Nick merasa cemas dan khawatir, setelah kedatangan pria itu, membuat Ayumi seperti itu.


Setelah Dokter dan perawat sudah selesai Nick mendekat dan bertanya kepada Dokter.


"Dokter bagaimana keadaan", tanya Nick.


"Ini suatu kemajuan Tuan, tubuh nona baru saja merespon sesuatu yang pernah ada di ingatan nya, apa anda mengatakan masa lalu atau semacamnya", tanya Dokter.


"Apa!!" Seru Nick terkejut. "Ti-dak Dok, apa itu suatu tanda Ayumi akan sadar jika", ucap Nick terpotong.


"Tergantung pasien Tuan, jika alam bawah sadar nona merespon, ia akan cepat bangun dari Koma, saya harap untuk Tuan dan keluarga untuk selalu mengajaknya berbicara" kata Dokter.


"Untuk keseluruhan semua baik-baik saja, kami permisi Tuan", kata Dokter lagi.


Nick menghela napas lega mendengar penjelasan Dokter mengenai Ayumi.


Nick hanya mengangguk dan mempersilahkan saat Dokter akan pergi.


Nick menatap Ayumi. "Kakak merasa senang akhirnya kau merespon juga Ayumi, tapi kakak tidak tahu, jika pria itu yang membuat kamu seperti ini, apa yang dia bicarakan kakak tidak tahu" ucap Nick.


"Bangunlah Ayumi, kakak tahu jika kau mendengar suara kakak, kau Gadis yang kuat, bangun lah" kata Nick lagi.

__ADS_1


__ADS_2