Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 41


__ADS_3

Ayumi lebih memilih pergi dari pada harus bertemu Danilo lebih lama. ia mengirimkan pesan singkat kepada sahabatnya.


Jes, sorry!!, Ayumi gak bisa nemenin kamu, untuk membagikan undangan acara Birthday party. ternyata ada kelas pagi. bye sampai bertemu nanti siang.


Send


"Semoga Jesi percaya", gumam Ayumi.


Ayumi masuk kelas lebih awal. sebenarnya beberapa menit lagi memang kelas akan di mulai. dan benar saja, semua mahasiswa masuk ke kelas.


Hari ini Ayumi mengikuti kelas dengan baik. membuat Dosen yang mengajar Ayumi merasa senang. karena Ayumi mahasiswi yang sangat kreatif.


Tidak butuh lama, Sang Dosen memperkenalkan mahasiswa baru membuat Ayumi tercengang tidak percaya bisa satu kelas dengan nya.


kenapa dia malah masuk kelas ini


"Perhatian semua anak-anak, Bapak akan memperkenalkan mahasiswa baru", ucap Sang Dosen. "Perkenalkan namamu dan pergilah mencari tempat duduk yang masih kosong", katanya lagi.


"Hai, semuanya nama gue Danilo Petrucci, senang bergabung dengan kalian semua", ucap Danilo.


"Iya Terimakasih Tn. Petrucci, anda boleh duduk",


Danilo menganggukan kepalanya. ia berjalan dan duduk di samping Ayumi. membuat Ayumi tertegun.


"Kenapa dia malah duduk disini sih", Ayumi mendengus kesal.


"Hai Cantik, kita bertemu lagi", Ucap Danilo. namun Ayumi hanya memperlihatkan gigi putihnya saja untuk sekedar basa basi.


Ayumi menolah "Eh iya, Danilo", seru Ayumi. ia kembali fokus kedepan saat dosen menerangkan nya.


***


Ayumi tunggu", teriak Danilo. Saat Kelas sudah selesai dan melihat Ayumi sudah keluar duluan.


Ayumi berhenti dan membalikkan tubuhnya menghadap Danilo. "Ada apa?Ayumi buru-buru sudah di tunggu kak Nick", jawab Ayumi.


"Apa gue boleh minta nomor telepon mu", tanya Danilo.


Membuat Ayumi mengerutkan keningnya.


Buat apa dia minta nomor ku, pasti hidupku tidak akan tenang di ganggu terus


Batin Ayumi.


Danilo tahu jika Ayumi tidak akan mau memberikan nomornya begitu saja. "Gue janji tidak akan mengganggumu, hanya meminta saja, kita satu kampus, satu jurusan, masa tidak boleh, siapa tahu gue nanti ada yang tidak mengerti soal makalahnya", ucap Danilo.


Ayumi berpikir lagi. "Baiklah, denger dan di save iya", kata Ayumi.


"Ok, berapa nomornya",


"+7 987 111 90", Kata Ayumi.


"Thanks cantik, gue janji tidak akan menganggu mu", ucap Danilo.

__ADS_1


Ayumi tidak berkata apa-apa ia pergi begitu saja.


Mau ganggu tengah malam juga tidak masalah hihi, Sorry kak Nick pakai nomor kakak.


Ayumi sudah berjanji untuk menunggu Jessica dan meminta maaf karena sudah meninggalkan nya.


Ayumi duduk di taman menunggu Jessica.


"Hai.. sorry lama iya?", Kata Jessica.


"Tidak, baru saja duduk, Ayumi minta maaf karena sudah meninggalkan mu tadi", keluh Ayumi.


"It's ok beb, untung ada Danilo yang mau menemaniku tadi ", Jessica tersenyum. "Ayo kita mau kemana hari ini?" Tanya Jessica.


"Ayumi pulang saja iya, hari ini mau kekantor Aunty Karina", sahut Ayumi.


"Iya, padahal Jessi mau mengajak ke cafe yang baru saja di buka, kamu tau gak, cafe itu yang lagi hit di sosmed", ucap Jessica.


"Iya Ayumi tahu, yang lagi viral itu kan, next time aja iya, Ayumi sudah janji sama Aunty", keluh Ayumi. "Ayumi pergi dulu iya Jess,bye!!", kata Ayumi ia melambaikan tangan dan pergi dari hadapan Jessica.


Ayumi merogoh handphone di tas. Ia akan menghubungi Nick jika ia akan pulang naik taxsi. Karena ia akan ke Perusahaan Sander Grup.


"Hallo kak!! Ayumi akan ke Kantor Aunty, kakak bisa tidak pulang dulu, Ayumi akan menggunakan taksi saja", ucap Ayumi.


"No, Ayumi!!", Tegas Nick. "Kakak, sudah di depan, cepet keluar lah, biar kakak yang antar kamu", seru Nick.


Membuat Ayumi pasrah, mau tidak mau harus di antar Nick.


"Andai Ayumi dibolehkan membawa mobil sendiri, tidak akan seperti ini" Ayumi mendesah kasar. Ia melanjutkan langkahnya menuju gerbang, dimana Nick sudah menunggunya.


"Hei.. kenapa mukanya di tekuk begitu," seru Nick.


"Kak! Kapan Ayumi boleh bawa mobil sendiri? Ayumi sudah besar, bahkan dah kuliah", keluh Ayumi.


Membuat Nick tertawa akan celotehan Ayumi.


"Ihh, ko malah di ketawain, Ayumi bukan anak kecl, kakak nyebelin", Ayumi membuang wajahnya ke luar jendela.


"Tunggu 2tahun lagi, bebi" seru Nick. Ia mengacak-acak rambut Ayumi. "Ayo, kita turun"katanya lagi.


Karena terlalu asyik berdebat membuat perjalanan mereka tidak terasa.


Ayumi keluar dulu dengan masih rasa kesalnya. Nick yang mengekor di belakangnya hanya tersenyum.


"Bilangnya sudah besar, tapi masih kaya anak kecil, merajuk begitu", cibir Nick.


"Biarin" ketus Ayumi.


Mereka berdua menanyakan keberadaan ruangan Karina, kepada resepsionis.


"Mba ,dimana ruangan aunty Karina", ucap Ayumi.


Membuat resepsionis menatap sinis kepada kedua orang yang baru datang.

__ADS_1


"Maaf dek, nama Karina disini itu banyak",ketus resepsionis.


"Hmm!! Kalau Karina Sander ada gak", Seru Ayumi.


Membuat resepsionis tertawa jika gadis di depannya mencari bosnya.


"Dek, mas! Jangan bercanda iya, Karina Sander itu bos disini", cibir nya.


Ayumi tidak mempedulikan resepsionis. Ia mengambil handphone dan menghubungi Karina.


"Hallo aunty, Ayumi sudah di bawah", ucap Ayumi. Ia menatap wajah Resepsionis dengan tatapan dingin.


"Tunggu sayang, asisten aunty akan turun", jawab Karina.


"Nona muda Ayumi" sahut asisten Karina.


"I-ya", ucap Ayumi.


"Mari saya antar anda kedalam ruangan Ny. Karina", katanya.


"Baik, pak",


Nick mendekati ke arah resepsionis. "Mba, harus belajar Attitude lagi, sikap anda sudah keterlaluan terhadap putri mendiang Ny. Katrina", tegas Nick. Membuat Resepsionis membelalak kaget, jika dia berhadapan dengan anak bos.


"Ada apa?" Kata Asisten Joy.


"Maafkan saya tuan, jika nona ini putri Ny. Katrina, saya sudah salah kepadanya, maaf jangan pecat saya",


"Kau!! Berani sekali iya, siapkan surat pengunduran diri anda, sebelum berita ini sampai ke telinga Ny. Karina"Hardik Asisten Joy. "Mari Nona muda, saya antar", katanya lagi.


Ayumi menjulurkan lidahnya kepada resepsionis itu. Membuat dia merasa malu.


🍃🍃🍃


"Masuklah Nona, Ny. Karina sudah menunggu anda", ucap asisten Joy.


"Terimakasih" ucap Ayumi dengan senyuman manisnya.


Ceklek


"Aunty"


"Hai!! Sayang, duduk dulu, Aunty akan menyelesaikan beberapa pekerjaan ini dulu, kau juga ikut Nick" tanya Karina.


"Dia kan sopir dan bodyguard Ayumi, yang selalu ikut kemana pun Ayumi pergi", sindir Ayumi. seraya berjalan menuju sofa.


"Ayumi", peringatan Karina kepada ponakan nya.


"Habis menyebalkan aunty,masa Ayumi mau kesini sendirian tidak boleh", Adu Ayumi. membuat Karina dan Nick tertawa.


"Kau itu orang yang sangat berharga Ayumi. di keluarga Sander", jelas Karina. "Bagaimana jika kau di bawa pergi sama orang iseng", kata nya lagi.


Ayumi tertegun, ia juga menyadari jika ia adalah pewaris keluarga Sander. bagaimana jika ia di culik karena tahu Ayumi pewaris Tunggal.

__ADS_1


"Maafkan Ayumi, aunty", ucap Ayumi menundukkan kepalanya.


__ADS_2