Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 96


__ADS_3

"Bidadariku "


"Bidadariku", teriak Danilo dengan kata yang sama . Ia berlari kecil menghampiri Ayumi.


Ayumi baru saja dari perpustakaan, ia sedang mencari buku yang ia cari. Ayumi menoleh ke samping. "Ck, jangan lebay" ujar Ayumi. "Ada apa?" Tanya Ayumi.


"Bisa kau membantu pangeranmu ini"


Ayumi masih berfikir untuk membantu Danilo "Apa" ketus Ayumi.


Danilo tidak menjawab keinginan untuk Ayumi membantu nya, ia mengulurkan tangannya dan mengandeng Ayumi. "Kau mau bawa Ayumi kemana? Bisa tidak kau lepaskan tangan Ayumi, gak enak banyak yang lihat" bisik Ayumi. Namun Danilo tidak mempedulikan nya. Ia tetap membawa Ayumi pergi meski banyak mata yang memandang mereka.


"Kita bukan sepasang kekasih Danilo" kata Ayumi kembali. Ayumi merasa tidak enak.


"Sudah jangan pikirkan mereka mau berkata apa" tutur Danilo.


Ayumi berusaha melepaskan tangan Danilo. Namun Danilo begitu kuat memegang tangan Ayumi. Hingga Ayumi menggigit tangan Danilo. membuat Danilo menjerit.


"Aww" teriak Danilo.


"Kau ini perempuan atau kanibal sih" ujar Danilo mengusap tangan yang habis di gigit Ayumi.


"Salah siapa disuruh lepas tidak mau, kita mau kemana?" Tanya Ayumi.


"Ada yang gue ingin tanyakan sama bidadari, sambil makan, karena gue sudah laper" Danilo menarik tangan Ayumi hingga kantin.


Danilo memesan makanan seperti biasa.


"Cepetan mau tanya apa?" Kata Ayumi.


Danilo membuka laptopnya ia ingin menanyakan materi yang Danilo tidak tahu kepada Ayumi. Karena Ayumi sudah mengajukan untuk ujian akhir.


Ayumi mendesah kasar, ia mulai menjelaskan kepada Danilo dengan sangat serius begitu juga Danilo. Namun dari kejauhan ada seseorang yang tidak suka jika mereka dekat.


"Awas saja Ayumi jika kau ada hubungan dengan pria incaran ku", ia tidak mau melihat Danilo hanya berdua saja dengan Ayumi. Ia melangkah mendekati mereka berdua yang sedang serius.


"Hay boleh gue ikut duduk disini", kata seseorang.


Ayumi dan Danilo menoleh bersama melihat seseorang yang ingin duduk di samping mereka. Namun Ayumi melanjutkan penjelasannya kepada Danilo. Membuat ia mendengus kesal karena merasa di cuekin oleh Ayumi dan Danilo. Ia tidak ingin kalah. Ia berusaha mengajak bicara Danilo.


"Danilo, jangan cuekin Selena dong" ucap Selena dengan manja. Selena adalah salah satu perempuan yang menyukai Danilo. Ia pikir Ayumi adalah saingan Selena membuat Selena benci sama Ayumi, ketika Ayumi dan Jessica berantem Selena merasa senang, karena ia bisa dekat lagi dengan Jessica.


Merasa terganggu Ayumi memberi isyarat kepada Danilo. "Maaf apa kamu tidak melihat jika gue sama Ayumi sedang belajar" jawab Danilo.


"Iya gue lihat, tapi Selena juga bisa ko jelasin itu materi", tutur Selena.


"Danilo seperti Ayumi harus pergi" Ayumi membereskan barang-barang Ayumi memasukkan kedalam tas, lalu ia bangkit dari duduknya.

__ADS_1


"Tapi bidadari, ini belum selesai" kata Danilo memperhatikan Ayumi yang ingin pergi.


Sedangkan Selena memeluk lengan Danilo erat, dan tersenyum sinis ketika Ayumi pergi.


"Tuh sebelahnya ingin ngajarin" kata Ayumi menoleh ke arah Danilo dan Selena yang nampak mesra.


"Aahh.. apa-apa sih lho, meluk- meluk gue" Danilo melepaskan tangan Selena dari pelukan nya.


Danilo menutup laptopnya dan hendak mengejar Ayumi. "Danilo mau kemana?" Selena mencegah tangan Danilo untuk tidak pergi.


"Bukan urusan lho, lepasin gak?" Bentak Danilo.


Namun Selena tidak mau lepasin tangan Danilo.


"Lepasin tangan gue,gara-gara lho bidadari gue pergi, puas lho" bentak Danilo. Membuat Selena ketakutan karena bentakan Danilo.


Awas kau Ayumi, kau pikir siapa,


Batin Selena mengepalkan tangannya. Saat melihat Danilo meninggalkannya.


"Sel, lho kenapa, wajahnya di tekuk begitulah" tanya Jessica kepada Selena.


"Iya lho kenapa sih?' tanya Brenda.


"Danilo bentak gue, gara-gara Ayumi, apa sih istimewanya gadis itu? Dia kan hanya cewek yang beruntung bisa masuk kampus ini karena beasiswa yang ia dapatkan" tutur Selena.


"Kenapa memang, bukan nya dia hanya gadis biasa?", Tanya Selena. Ia belum tahu jika Ayumi adalah cucu dari keluarga Sander.


"Lho mau dengerin Jessi syukur tidak mau juga No problem"


🍃🍃🍃


"Kak, mampir ke restoran dulu", ujar Ayumi saat baru masuk kedalam mobil dan duduk di samping Daniel.


"Ok"Jawab Daniel.


"Huft tidak sabar ingin menyusul kak Nick" desah Ayumi.


"Sabar, tinggal beberapa hari lagi ko" sahut Daniel. Ia melirik Ayumi yang sedang sibuk dengan handphone nya.


"Iya kak, tapi Ayumi sudah kangen mereka apa lagi kata kak Nick semalam mami sudah sampai di rumah sakit" sendu Ayumi.


Tidak terasa mobil mereka sampai di sebuah restoran yang cukup terkenal dengan makanan khas Rusia, nampak terlihat di depan restoran yang sangat sederhana namun jika masuk ke dalam banyak pengunjung yang makan di tempat ada juga yang makan di rumah,


"Papa"teriak anak kecil yang baru berusia tiga tahun menghampiri Daniel.


"Hai suri sayang" ujar Daniel mendekap tubuh mungil putri nya.

__ADS_1


Membuat Ayumi mengerutkan keningnya melihat anak perempuan memeluk bodyguardnya.


"Suri perkenalkan dia nona Ayumi" Daniel memperkenalkan putrinya kepada Ayumi.


"Kakak, perkenalkan nama saya Suri", Suria memperkenalkan dirinya kepada Ayumi.


Ayumi berjongkok mensejajarkan tinggi badan. "Hay suri,nama Kaka Ayumi", Ayumi menjabat tangan nya.


Ayumi menatap Daniel untuk menjelaskan nya, Daniel tahu akan tatapan itu ia menjelaskan kepada Ayumi.


"Maaf nona, ini restoran keluarga istri saya" kata Daniel.


"Suri sini sayang, papa kenapa pulang" tanya istri Daniel. melihat suaminya bersama seorang gadis cantik.


"Nona ini istri saya", kata Daniel memperkenalkan Istrinya., Ayumi memperkenalkan dirinya di hadapan istri daniel.dan Daniel menjelaskan tujuan ia pulang dengan Ayumi.


"Mari nona, nanti saya masakan makanan khas Rusia untuk nona", ujar istri Daniel.


"Terimakasih kak", ucap Ayumi dengan ramah.


Tidak butuh lama setelah mempersilahkan Ayumi untuk duduk ia datang membawa berbagai menu makanan khas Rusia untuk Ayumi yang begitu spesial.



"Silahkan nona ini makanan kha Rusia ada Chebureki, Echpochmak, Steak tartare, Chak-chak, Shashlik, Borsch" jelas Istri Danel.


"Terimakasih kak, wow seperti nya enak" tutur Ayumi mula menyantap makanan kedalam mulutnya.


Membuat Daniel dan Istrinya tersenyum melihat Ayumi menyukai makanan nya. Sedangkan Suri di pangkuan Daniel.


"Kak Kenapa gak ikut makan?" Tanya Ayumi.


"Eh iya nona, nanti saya makan" jawab Daniel. Ia mulai memakan makanan nya.


Setelah acara makan selesai, Ayumi bermain dengan suri nampak terlihat Ayumi bahagia bermain dengan anak perempuan itu.


Daniel senang melihat Ayumi kembali ceria, ia memberikan kabar ini kepada Karina dan Tn. Dominik


Membuat Karina merasa senang melihat sang keponakan yang kembali ceria.


Setidaknya Suri bisa membuat Ayumi terhibur dan melupakan sejenak kesedihan terhadap Rey.


Istri Daniel mendekati suaminya setelah membereskan bekas makanan Ayumi dan suaminya. "Apa dia putri nyonya Katherine papa" tanya Isabella istri Daniel.


"Iya dia putri semata wayangnya Nyonya Katherine"


"Cantik, baik seperti Nyonya" puji Isabella kepada Ayumi.

__ADS_1


__ADS_2