Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 17


__ADS_3

"Mami yang harusnya berterima kasih kepada mu sayang, karena kau menerima mami sebagai pengganti mommy mu" bisik mami Arum.


Mereka berdua mengurai pelukannya. mami Arum menangkup wajah cantik putrinya dan mengecup kening kepalanya.


"Jangan bersedih, ada mami yang akan selalu menemanimu sayang, waktunya kita untuk menata hidup yang baru kedepan"


Ayumi menganggukan kepalanya. Ayumi menitihkan air mata kebahagiaan membuat kedua wanita beda generasi ini tersenyum bersama.


"Kau ingin pergi kemana, kenapa membereskan semua baju-bajumu?"


Ayumi mengangkat bahunya tidak tahu, ia tidak mungkin jika harus kembali kerumah mama tiri nya. Ayumi juga belum tahu kabar dari pengacara nya.


"Bukanya sekarang kamu sedang libur semester kenaikan kelas?"


"Iya mih, tapi Ayumi ingin dirumah saja"


"No sayan" menolak "jika kau dirumah terus kamu akan bersedih mengingat kenangan bersama Rey, ayo kita liburan bersama anggap saja ini hadiah dari mami" mami Arum menatapnya "karena kamu selalu juara kelas bahkan peringkat pertama dari semua kelas, selamat sayang"


"Itu hanya kebetulan saja mih, masih ada siswa yang lain yang berprestasi jauh lebih pintar dari Ayumi"


"Kau ini, mami tahu kau anak yang jenius sayang" menoel hidung Ayumi.


Mami Arum mencoba menghibur Ayumi agar dia tidak mengingat Rey lagi, meski itu berat tapi mereka berdua tidak mungkin harus terpuruk dalam kesedihan orang yang mereka sayangi. bukan berarti mereka bersenang-senang di saat masih dalam keadaan berduka. mengingat Ayumi mengurungkan dirinya di kamar.


Ny.Arum menyukai Ayumi bukan karena dia istri putra nya. tapi karena kepribadian Ayumi sendiri. siapa saja yang mengenal Ayumi pasti akan senang, meski usia nya masih 14 tahun tapi gadis ini sangat spesial gadis yang cantik baik, pintar dan mandiri. meski terlahir dari keluarga milyarder tapi kehidupan gadis ini sangat sederhana. itu yang membuat banyak orang menyukai Ayumi.


🍃🍃🍃


"Jangan terlalu lama bersedih, kita disini untuk liburan" ucap Nick yang melihat Ayumi menyendiri menatap ombaknya lautan dan suasana malam di pantai dengan bertaburkan bintang- bintang yang menghiasi langit malam.


"Kak Nick" Gumam Ayumi.


"Kita boleh bersedih tapi ada batasnya, apa yang kita harapkan dari orang yang sudah pergi jauh, apa dengan kita bersedih terus dia akan kembali ke sisi kita?" Nick ikut duduk di pasir berwarna putih bersama Ayumi. mengajak Ayumi pergi liburan agar Ayumi tidak bersedih tapi Ayumi masih saja bersedih.


"Ayumi tatap mata ku" Ayumi menatap wajah Nick "Jadikan aku kakakmu, teman dan sahabat mu, agar kau tidak Kesepian"

__ADS_1


"Tapi" menundukkan kepalanya.


"Aku akan selalu menjagamu sesuai dengan mandat Rey yang dia titipkan sebelum ia pergi"


"Kau tahu, Rey akan bersedih jika kau tidak bahagia, dia selalu bercerita tentang kamu" katanya lagi.


Nick menghela nafas berat mengingat kembali saat Rey bercerita soal Ayumi.


"Kamu adalah wanita pertama yang sudah membuat Rey merasakan jatuh cinta,meski kau masih belia tapi dia berani menikahi mu, karena Rey tidak mau jika kau di ambil oleh pria lain" jelas Nick.


membuat Ayumi menitihkan air matanya di saat ia pertama kali bertemu kembali di saat acara janji suci mereka, bagaimana Rey memperlakukan dirinya dengan sangat baik. saat ia terpuruk dimana Dady nya meninggal, dimana mama tirinya memperlakukan dirinya.


"Menangis lah jika kau ingin menangis, tapi jangan pernah kau meratapi kesedihan mu, tersenyum lah maka Rey akan tersenyum dari atas sana melihat mu"


Nick menatap ke atas langit "Kau lihat bintang yang paling terang di sana?" Ayumi mendongakkan kepalanya ke atas dan melihat bintang yang paling terang di antara ribuan bintang lainnya.


"Ibarat itu adalah Rey.meski sudah pergi jauh dan tidak bisa di gapai kembali,tapi dia selalu ada di dalam sini" Nick menepuk dadanya sendiri.


Nick menghapus air mata Ayumi "Ayo kita makan, yang lain sudah menunggu mu, jangan perlihatkan kesedihan mu di depan nyonya besar, beliau pasti akan sedih jika kau seperti ini"


"Maaf mih"Ayumi memperlihatkan gigi putihnya" tadi Ayumi habis jalan-jalan kesana"


"Lain kali jangan pergi sendirian sayang, untung ada Nick menemukan mu"


Jeff membuat api unggun di pinggir pantai. dan menyiapkan barbeque juga untuk melengkapi acara malam ini. Jeff mulai membakar daging, sosis dan lainnya untuk mereka santap bersama.


Mami Arum tahu jika Ayumi habis menangis terlihat dari mata Ayumi yang sedikit sembam. ia menghela nafas panjang, mami Arum tidak tahu lagi harus bagaimana untuk menghibur Ayumi. ia pikir mengajak Ayumi liburan ke pantai seperti ini akan membuatnya senang ternyata tidak sesuai dengan keinginan mami Arum.


Mungkin harus bersabar untuk membuat Ayumi kembali ceria. sekarang Ayumi menjadi gadis introver.


Jalan satu-satunya mungkin Ayumi harus pergi ke spikolog untuk mengembalikan keceriaan.


Mami Arum akan melakukan apapun asal Ayumi kembali ceria seperti dulu. mami Arum menyuruh Nick untuk membuat janji dengan dokter konseling, Setelah liburan nya selesai. ia tidak mau melihat Ayumi terus-menerus seperti ini.


Kehilangan kedua orangtuanya dan suaminya mungkin membuat Ayumi trauma yang sangat mendalam, mereka adalah orang-orang yang Ayumi sayangi.

__ADS_1


Liburan telah usai sesuai janji mami Arum, Ayumi di bawa ke Dokter spikolog.


"Mih!! kenapa Ayumi di bawa kesini"


Ayumi merasa terkejut, kenapa maminya membawa dirinya kesini. "Mih Ayumi tidak gila, kenapa di bawa kesini"


"Ayumi tidak gila. tapi Maaf sayang,maafkan mami" ucap mami Arum. "Mami tidak tega melihat Ayumi berubah" ucapnya lagi.


"Perkenalkan sayang dia Dokter metta, yang akan"


"Tidak mih"Ayumi menggelangkan kepalanya ia pergi begitu saja, Ayumi berlari sampai ke jalan ia menyetop taksi yang kebetulan lewat.


"Ayumi tunggu sayang, kau mau kemana?"


"Nick tolong kau kejar Ayumi"


"Baik nyonya"


Nick mengejar Ayumi dengan mobilnya, ia meninggalkan Ny.Arum sendirian di tempat praktek dokter metta. Nick menghubungi Jeff untuk menjemput Ny.Arum.


Nick merasa lega melihat taxi yang Ayumi naiki menuju pemakaman dimana Rey di makam kan. ia hanya menunggu Ayumi di dalam mobil. mungkin Ayumi butuh sendirian jadi Nick memberikan Ayumi untuk sendiri dulu, jika terlihat sudah tenang Nick akan mendekati Ayumi.


Ayumi menangis di hadapan makam Rey. "Kak Rey!! Ayumi mohon kembalilah"


"Nyonya besar hanya ingin kau bahagia, ceria kembali, maka dia meminta bantuan kepada pihak konseling" Nick memutuskan untuk keluar dari mobil dan menghampiri Ayumi yang sedang menangis di atas makam Rey. Ayumi merasa terkejut mendengar Nick ada di pemakaman.


"Tidak ada yang menganggap mu gila, Nyonya besar melakukan ini semua karena sayang sama kamu, Ayumi"


"Bohong"


"Percayalah sama saya Ayumi, Jika kau tidak ingin pergi ke spikolog setidaknya kau bisa bercerita kepada ku"


"Ayo kita pulang, kasian Nyonya besar mengkhawatirkan mu" bujuk Nick.


Bersambung..

__ADS_1


Jangan lupa dukungan dengan memberikan like dan komentarnya Terimakasih lope lope 😘 🤗


__ADS_2