Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 189


__ADS_3

Tn Dominik tidak kuasa menahan tangisnya. Ia merasa bahagia putri satu-satunya yang sempat gagal dalam berumah tangga akhirnya mendapatkan tambatan hatinya. Meski putrinya sempat trauma untuk membuka hatinya untuk pria kembali.


Namun dengan perjuangan seorang yang berprofesi Pengacara muda dan pembalap ini. Dengan sabar untuk bisa mendapatkan hati Putrinya yang keras bagaikan batu karang, mungkin akan terkikis oleh kelembutan air. Begitu juga Sean. dengan sabar Sean untuk bisa mendapatkan Karina.


Pria yang begitu lembut dan mencintai putrinya dengan tulus.


Daniel menyodorkan selembar tisu kepada Tn. Dominik.


"Tugasku sudah selesai Niel. Melihat dia bahagia adalah anugerah terindah yang di berikan sang maha pencipta." Kata Tn. Dominik.


Tn. Dominik merasa terharu. "Terimakasih Niel. Jika kelak suri akan menikah pasti akan seperti ini." Kata Tn. Dominik. menerima selembar tisu dari Daniel.


Daniel tersenyum kecil. Ia ga bisa bayangin kelak jika putri nya menikah.


"Iya, tuan." kata Daniel singkat.


Untuk menutupi kesedihannya ia berbaur dengan para tamu undangan yang termasuk salah satunya rekan bisnis nya yang ia undang.


Sedangkan Rey bersama Nick, Tom dan Lukas dan beberapa temannya di dunia balap.


"Rey, Ayumi aku perhatikan semakin sexy saja." Tanya Tom. Dan membuat Rey melirik tidak suka.


Rey juga menyadarinya itu. Semenjak hamil Ayumi begitu terpancarkan aura kecantikan ibu hamil.

__ADS_1


"Sekali lagi kau memuji istriku, kau akan berakhir di tengah-tengah lapangan sirkuit" terang Rey.


"Aduh Rey, kenapa kau menjadi menyebalkan sekali" tukas Tom.


"Bukan nya dari dulu dia seperti itu?" Timpal Lukas.


"Tapi kau betah iya Nick. Bertahun- tahun ada di sisinya." Kata Lukas. tertawa puas.


Yang di bicarakan tidak membalasnya. Ia lebih memilih memperhatikan Ayumi yang sedang memakan seluruh makanan yang ada di depannya.


Rey terkadang tersenyum tipis bahkan tidak nampak. Melihat istri kecilnya itu.


"Itu karena kita sudah terbiasa. bahkan Ayumi sudah ku anggap adik bagiku." Jawab Nick. Ia juga menatap ke arah Ayumi yang sedang bersama kekasihnya.


Nick melotot tajam ke arah Tom. "Perasaan ku terhadap Ayumi hanya sebagai adik saja Tom." Meski dulu pernah aku sukai. Nick berbicara dalam hati.


"Dia memiliki pribadi yang hangat, ceria tapi juga memiliki sisi rapuh. Aku tahu saat dia kehilangan Rey. bahkan sebelum nya sudah kehilangan Dady.." sambung Nick.


Rey mendengar perkataan Nick rasanya begitu terenyuh, sakit. serapuh itu kah istrinya saat dirinya hilang.


Maafkan aku baby, aku janji akan mengobati sisi rapuh mu itu dengan seluruh cinta dan raga ku yang aku miliki.


Batin Rey.

__ADS_1


Rey menitihkan air matanya namun dengan segera ia menghapus nya. Beruntung tidak ada yang melihat nya. Mungkin jika trio lucknut nya tahu ia akan menjadi bualan mereka.


"Ayo Rey kita mengucapkan selamat untuk Sean sekarang, yang menjadi uncle mu." Lukas tertawa keras.


Bugk


Rey meninju bahu Lukas. " Meski dia menjadi uncle istriku, tetap saja dia masih sahabat kita." Tutur Rey.


"Ayo! Udah lapar banget nih" adu Tom.


"Bastard kamu Tom. Bukannya tadi sudah makan sebelum ke hotel." Lukas mengingatkan kembali.


"Uhh, dasar mulut ember." Tom mencebik. Ia berjalan terlebih dahulu, dimana Sean dan Karina tengah duduk di kursi pelaminan.


Lukas merangkul bahu Rey. Namun Rey menepis tangan nya. "Noh, sama dia saja," kata Rey menunjuk ke arah Jeremy.


Membuat Nick tertawa kecil. Ia tidak berani karena dia calon kakak ipar nya. Bisa di uleg dia pikir Nick.


"Rey ada adik ipar nya, aku bisa di santet." Bisik Lukas.


"Eh bule tahu santet juga." Kata Rey.


"Iya tahu lah." Kata Lukas sombong.

__ADS_1


__ADS_2