
Setelah kepergian Nick. Maternity Photoshoot mereka berdua yang sempat tertunda kini di lanjutkan kembali.
Rey ingin mengabadikan momen masa kehamilan istrinya merupakan masa yang luar biasa bagi calon ibu dan ayah ini. tentu rasanya ingin punya momen yang bisa dikenang sampai Si Kecil lahir dan tumbuh besar. Apalagi calon anak mereka baby twins. Membuat kebahagiaan Rey bertambah. Karena, Rey dan Ayumi sama- sama anak tunggal.
Untuk itu Konsep maternity kali ini unik untuk fokus meng-highlight perut besar Ayumi yang tengah mengandung. Dengan konsep yang pas, terlihat hasil pemotretan pun menjadi lebih berkesan. Meski konsep maternity mereka indoor tetap unik karena mengajak serta Angelo di tengah- tengah mereka.
"Wow!." Kata sang photografer melihat hasil maternity Photoshoot mereka.
"Good Tn. Xavier amazing," imbuh nya.
Photografer merasa puas dengan hasil photo nya.
"Ok, cut. Thanks you Mr and Mrs Xavier atas kerjasama nya. Asisten saya yang akan menghubungi anda jika hasilnya sudah keluar." Ucap Ben sang photografer.
"Sama-sama Tn. Ben. Berkat anda maternity Photoshoot kami berjalan dengan baik." Jawab Rey.
"Ok kalau begitu kami permisi." kata Ben. Saat dirinya dan sang asisten sudah selesai membereskan semua alat-alat Photoshoot tadi.
Rey mengantar Ben keluar hingga lobby apartemen. Setelah kembali Rey melihat Ayumi yang tengah ketiduran di sofa depan televisi.
Rey tersenyum saat melihat Ayumi malah tertidur. Padahal hanya di tinggal sebentar.
__ADS_1
Iya, semenjak Ayumi hamil. Ia gampang sekali untuk tidur di sembarang tempat. Maka dari itu Rey memilih melakukan maternity Photoshoot di apartemen.
"Kau pasti capek sekali honey." Bisik Rey. Ia merapihkan anak rambut yang menutupi wajah cantiknya.
Cup
Rey mengecup pipi Ayumi. Dan membawa nya ke dalam kamar mereka. Setelah sampai Rey membantu menggantikan kostum Ayumi yang buat Photoshoot tadi.
"Anak-anak Dady, jangan pernah buat mommy kesakitan." Kata Rey seraya mengelus perutnya. Dan Rey tersenyum saat calon anak-anaknya membalas dengan tendangan.
🍃🍃🍃
"Honey, sudah berapa kali aku katakan. Lihat perut kamu sudah semakin besar. Lebih baik kamu duduk saja. Biar koki yang memasak sarapan kita." Omel Rey saat melihat Ayumi yang sedang berkutat dengan alat dapur.
"Iya, honey. Tahu tapi tidak berlaku untuk kamu, apa kau lupa ada dua nyawa di perutmu." Bisik Rey.
Rey memeluk pinggang Ayumi dari belakang dan mematikan kompornya dan menyuruhnya untuk duduk.
Dengan wajah cemberut Ayumi mengikuti perintah Rey. Sedangkan Rey hanya tertawa melihat wajah istrinya yang tidak baik - baik saja.
"Bagaimana jika hari ini kamu bebas keluar baby?" Bujuk Rey.
__ADS_1
Mendengar hari kebebasan Ayumi dengan specles Ayumi memeluk Rey.
"Ahh .... Really sayang?" Teriak Ayumi.
"Of course baby. Tapi ingat harus ada teman nya. Kau bisa ajak aunty atau siapa yang ingin kamu aja."
Ayumi tersenyum dan mengangguk kepalanya.
Setelah sarapan pagi bersama selesai Ayumi mengantar Rey hingga pintu apartemen.
"Ingat baby, pergilah shoping sesuka mu hari ini. Nanti ada bodyguard yang akan mengawal mu."
Ayumi ingin protes, tapi, dia tidak bisa pergi sendirian begitu saja. Karena, Jessica atau orang lain sedang mengincar nyawanya.
"Iya sayang." Jawab Ayumi.
"Good girl, aku pergi dulu, ingat jika terjadi sesuatu hubungi aku honey."
Cup
Rey mengecup bibir Ayumi dan mengacak-acak rambut Ayumi.
__ADS_1
"Sayang, jadi berantakan." Keluh Ayumi saat Rey dengan gemas mengacak-acak rambut Istrinya. Sedangkan Rey hanya tertawa puas.