
"Kakak" teriak Ayumi saat dirinya di kecup bibirnya oleh Garrett tanpa seijinnya.
Tanpa rasa bersalah Garrett malah bertanya kepada Ayumi.
"Ada apa sayang, kenapa kau berteriak" ucap Garrett. Membuat Ayumi melotot tajam ke arahnya.
"Sayang, kau sangat menakutkan jika melotot seperti itu" katanya lagi.
"Kakak! Kenapa malah mencium ku" keluh Ayumi.
"Aku tidak mencium mu sayang hanya mengecup saja, apa kau ingin aku cium"
Ayumi memukul dada Garrett, "kakak menyebalkan, kenapa malah mesum begitu" ketus Ayumi. Membuat Garrett terkekeh.
"Jangan marah dong sayang, apa mau di kecup lagi biar ga marah" seru Garrett ia mulai memajukan wajahnya mendekati Ayumi. Membuat Ayumi memejamkan matanya.
Garrett tersenyum melihat Ayumi yang memejamkan matanya. Ia malah menyingkirkan anak rambut Ayumi yang menutupi wajah cantiknya. Merasa tidak ada reaksi apa-apa Ayumi membuka matanya.
Ia menatap lekat mata Garrett yang berwarna Hansel. "Cantik" gumam Garrett.
Untuk menutupi rasa gugupnya Ayumi menyuruh Garrett istirahat.
"Kakak terlihat capek sekali, istirahat lah disini" ucap Ayumi menepuk pinggir tempat tidur.
Ia memang merasa lelah dan capek Garrett berbaring di samping Ayumi. Dan ia menarik kepala Ayumi untuk bersandar pada dadanya.
Ayumi tidak berkata apa-apa ia hanya merasa nyaman saat kepalanya menyenderkan pada dada Garrett.
Dulu kak Rey selalu memperlakukan Ayumi seperti ini, hal ternyaman ketika sedang dalam dekapan nya seperti ini.
Garrett mengelus-elus kepala Ayumi. Merasa nyaman membuat Ayumi tertidur di dekapan Garrett.
Beberapa kali Garrett mengecup pucuk kepala Ayumi. Mendengar hembusan napas Ayumi yang teratur, ia melirik ternyata Ayumi tertidur dan ia ikut tidur bersama dalam satu ranjang.
Hampir dua jam lamanya mereka tertidur bersama hingga perawat datang untuk melepas infus yang terpasang di tangan Ayumi.
Perawat yang datang tersenyum melihat sepasang kekasih tertidur pulas bersama dalam satu ranjang.
Menyadari kedatangan seseorang membuat Garrett terbangun. Ia ingin membangunkan Ayumi tapi perawat tersebut mengisyaratkan agar tidak membangunkan Ayumi.
"Tidak perlu, biarkan dia istirahat, saya hanya melepaskan Infus nya saja, karena dia sudah tidak perlu di infus lagi" kata Perawat.
Garrett berterima kasih kepada perawat karena sudah membantu melepaskan Infus kekasihnya.
"Terimakasih" kata Garrett.
"Iya Tuan, saya permisi, maaf sudah mengganggu waktu istirahat anda" jawab perawat.
Garrett tersenyum ternyata Ayumi tidak merasa terganggu dengan kedatangan perawat tadi, karena terlalu nyaman dalam dekapannya.
Ia membiarkan Ayumi masih tertidur dengan nyenyak nya. Pria bule ini mengambil handphone nya lalu ia diam-diam memfoto Ayumi yang sedang tertidur di dalam dekapannya.
Garrett tersenyum setelah melihat hasilnya.
__ADS_1
"Sungguh sangat mengemaskan jika sedang tertidur" gumam Garrett.
Karena merasa sudah puas tidurnya Ayumi mengerjapkan matanya, ia menyadari jika ia tertidur di dekapan Garrett, pria yang beberapa jam yang lalu mengatakan cintanya.
"Apa sudah puas tidur mu Honey" bisik Garrett.
Ayumi mengucek mata dan ia bangun "Maaf aku ketiduran"
"It's Ok Honey, yang terpenting kau istirahat dengan baik" kata Garrett ia duduk dan mengecup kening Ayumi.
Ayumi baru menyadari jika ia tidak terpasang. Infus lagi. Garrett tahu jika Ayumi masih binggung karena baru saja terbangun.
"Tadi saat kau tertidur, perawat datang untuk membantu melepaskan nya, Karena tidak ingin mengganggu mu Honey, maka aku tidak berani membangun kan putri tidur ku ini" ucap Garrett.
"Ish kakak menyebalkan"
Membuat tertawa akan kelucuan Ayumi.
"Kenapa malah tertawa," ketus Ayumi.
"Hmm tidak, kekasihku ternyata lucu juga jika sedang merajuk"
Ia melihat jam di tangan nya ternyata sudah sore sedangkan ia masih menemani Ayumi.
"Kakak kenapa? Apa ingin pulang?" Tanya Ayumi.
"Tidak Honey, jika aku pulang kau akan sendirian" jawab Garrett.
"Tapi kakak bahkan belum sempat untuk pulang" kata Ayumi karena pria ini masih menggunakan seragam pilot.
Blush
Membuat Ayumi merasa senang, ia tersimpu malu akan perkataan Garrett.
"Kakak Gombal"
"No sayang, ini serius" tegas Garrett.
"Kau tahu, jika kau adalah wanita pertama yang sudah membuat hatiku bergetar dan kau satu- satunya Wanita yang aku sayangi di dunia ini"
"Apa" pekik Ayumi ia tidak percaya dengan pernyataan Garrett.
"Sayang tidak percaya? Baik biar aku perjelas lagi"
"Selama ini aku anggap wanita itu sangat merepotkan, menyusahkan karena setiap Willi berkencan dengan wanita nya, mereka hanya butuh uang dan kehangatan bukan dari hati"
Ayumi hanya mengangguk kepalanya saja.
"Itu yang aku lihat setiap wanita apa lagi ini di Amerika, dunia bebas tapi aku tidak seperti itu, aku lebih memilih pergi minum dari pada pergi bersama wanita"
Ayumi masih menyimak perkataan Garrett akan perasaannya.
"Tapi saat melihat mu Ayumi seolah dunia ku terbalik, kau sudah menjungkirbalikkan duniaku, perasaan ku yang selama ini aku tidak pernah rasakan, tiba-tiba bergejolak menggetarkan hati dan jiwa ini"
__ADS_1
"Apa kau sudah yakin akan perasaan ku terhadap mu Honey"
"Iya kak, tapi perasaan Ayumi kepada kakak belum"
"Aku tahu Honey maka dari itu aku bilang tidak akan pernah menggantikan posisi Rey,meski kau sudah menjadi kekasihku, aku hanya ingin menjaga, mencintaimu dengan tulus"
Karina dan Nick baru saja datang namun kedua pasangan kekasih ini tidak menyadarinya.
"Duh so sweet banget sih kalian" sahut Karina mengngangetkan mereka berdua.
"Aunty kenapa tidak bilang-bilang jika sudah datang"
"Kalian saja yang tidak menyadari kedatangan kami iya kan Nick",
"Kalian sudah datang," seru Garrett.
"Maafkan kami Garrett karena membuat kamu harus menjaga Ayumi seharian dan membuat kamu belum pulang kerumah"
"Nothing, jika disuruh menjaga Ayumi semalam juga aku tidak apa-apa"
Karina tertawa "Iya terserah, jika orang yang sedang jatuh cinta itu rasanya berbeda, selamat buat kalian iya" kata Karina. Ia memeluk Ayumi.
"Aunty"
"Kenapa sayang, jangan malu begitu, aunty sama Nick sudah tahu, jika kalian sudah menjadi sepasang kekasih " cibir Karina.
"Terimakasih, karena kalian menerima ku" ucap Garrett.
"Kami harap kau bisa membahagiakan Ayumi Garrett"
Garrett hanya mengangguk saja. Karena sudah ada Nick dan Karina Garrett berpamitan untuk pulang.
"Honey aku pulang dulu" kata Garrett kepada Ayumi.
Ia mengecup kening di depan Karina dan Nick.
***
"Kau baru pulang nak" tanya Dady Andreas.
"Iya dad, tadi menemani seseorang dulu di rumah sakit" ucap Garret dengan raut wajah yang berseri karena mengingat Ayumi.
"Nampaknya kau sedang bahagia ada apa"
"Putra mu dad, sedang jatuh cinta" kata Garrett.
"Apa kau sudah jadian dengan Jessica" tanya Dady Andreas karena setahu dia. Putra nya sedang menjalin hubungan dengan adik Willi.
Setiap bertemu dengan Willi ia selalu menceritakan Jessica yang tergila-gila dengan putranya.
"Jessica?? No Dady. dia gadis yang sangat luar biasa dan tentunya sangat spesial" kata Garrett.
"Seperti apa gadis yang sudah membuat putra ku jatuh cinta" kata Andreas ia penasaran dengan Ayumi.
__ADS_1
"Yang terpenting Dady jangan pernah bercerita dengan Willi, Dady tahu sendiri kan jika Willi seorang Casanova sejati, bisa- bisa di ambil sama dia" ucap Garrett tertawa.