Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 134


__ADS_3

"Selamat bidadari. jika, kau masuk kedalam predikat cumlaude" ujar Danilo. seraya memeluk Ayumi.


Namun dari kejauhan ada mata yang melihat Ayumi di peluk oleh Danilo. Seseorang merasa cemburu karena kedekatan mereka. Membuat seorang Rey sebagai suami Ayumi merasa terbakar api cemburu. Meski ia tahu dia hanya mengucapkan selamat kepada istri kecilnya. Tapi, Rey berpikir kenapa harus memeluk istrinya. Cukup hanya mengucapkan selamat saja itu sudah cukup.


Rey bangkit dari duduknya ingin menghampiri istri kecilnya yang sudah di rindukannya itu. Namun, Nick melarang Rey untuk menemui Ayumi.


"Rey, tahan dirimu dia hanya sahabat Ayumi sejak di High School junior" ujar Nick.


"Tapi kenapa harus memeluknya nick" kesal Rey, karena, Nick menahan Rey.


Membuat ketiga sahabatnya yang ikut ke Moskow untuk menghadiri acara wisuda ayumi. Ketiga Jones itu berharap bisa mendapatkan jodoh di kampus Ayumi. Maka dari itu ia ingin ikut Rey dan Nick.


"Kau sendiri Rey, kenapa tidak menampakkan diri dari kemarin. Kalau Ayumi tahu kamu ada di sini mungkin bisa menghindarinya"


"Ish, sahabat macam apa kalian malah menyalahkan ku" desis Rey.


"Sudah Rey, tahan sebentar rencana kita nanti bakal berantakan karena kau muncul tiba-tiba." Lukas mengingatkan Rey kembali.


Rey menghembuskan napas kasar dan ia duduk lagi.


.Awas honey, jika, kau bermain di belakang ku.


Batin Rey.


Matanya masih memandang ke arah Ayumi. Hingga Ayumi naik ke atas bersama para mahasiswa yang lain.


"Wow, congratulatio Rey, istri kecil mu really the genius" tutur Sean.


"Nick, bukannya itu, Irina?" Kata Tom yang tidak sebagai melihat Irina.


"Iya, Irina ikut Ayumi kemarin ke Moskow"


"Ish, kenapa setengah setan harus ikut ke acara ini" keluh Nick saat pandangan matanya melihat Irina duduk bersama Jeremy.


"Kenapa Nick?" Tanya Sean.


"Kamu lihat Sean, di samping Irina itu maklum jadi-jadian yang selalu meresahkan pria tampan" kata Nick.


Membuat semua sahabat nya tertawa.


Sean tidak sengaja melihat seorang wanita yang sangat cantik yang sudah mencuri pandang Sean. Namun, Sean sedikit kecewa saat wanita cantik itu duduk bersama pria paru baya.


Apa dia suaminya, nampak terlihat sangat mesra. Tapi, Kenapa terlihat seperti om-om. Apa dia sugar Baby?.


Batin Sean..


🍃🍃🍃


Setelah menunggu Ayumi turun dan keluarga Sander menyambut Ayumi dengan senyuman bahagia.

__ADS_1


"Selamat sayang" ucap Dominik menyerahkan buket bunga untuk cucu kesayangan nya dan memeluknya.


Ayumi tersenyum dan menerima buket bunga dari Deduska. Dan menerima pelukan dari sang Grandpa.


"Terimakasih Deduska" bisik Ayumi.


"Congratulation sayang" kata Karina. Setelah Ayumi mengurai pelukannya dengan Tn. Dominik.


Karina juga memeluk Ayumi. Irina dan Jeremy juga tidak lupa memberikan selamat kepada Ayumi dan juga mereka memberikan hadiah untuk Ayumi.


Rey dan para sahabatnya mendekati mereka yang sedang memberikan selamat kepada istrinya.


"Baby" panggil Rey. Seraya memegang buket bunga untuk istri kecilnya. Ayumi menoleh saat ada yang memanggil namanya. Dan Ayumi kenal suara bariton itu. Dia, Rey suami tercinta yang dirindukan beberapa hari ini tanpa kabar.


Dan semua orang yang bersama Ayumi juga ikut menoleh ke arah suara yang memanggil nama Ayumi.


Ayumi nampak berkaca-kaca saat melihat suaminya hadir di acara penting nya. Ia kira Rey tidak akan datang.


Karina, Dominik dan Irina tersenyum saat melihat kedatangan seseorang yang mereka kenal. Namun berbeda dengan Jeremy. Yang begitu heboh melihat lima pria tampan di hadapannya.


"Oh my God prince sapose?" Spontan Jeremy berteriak.


"Dia Rey, suami Ayumi, dan di samping nya itu kak Nicko kekasih Jean kak, dan ketiga pria itu sahabat nya" bisik Irina kepada Jeremy.


Ayumi tidak bisa di bendung lagi, hingga Ayumi menangis.


"Tidak sayang, Ayumi senang karena sudah mau hadir Ayumi pikir ti"


"Aku pasti akan hadir sayang" Rey semakin mendekat dan memeluk istrinya.


"Congratulation honey" bisik Rey. Ia mengurai pelukannya. Rey menghapus air mata Ayumi. Dan ia mengecup bibir Ayumi.


Jeremy mendekati Nick, namun yang di dekati malah menghindar saat tahu Jeremy mendekati nya.


"Shiittt" umpat Nick.


"Pait... Pait.. pait.." rancau Nick dengan memejamkan matanya dan mengibaskan tangannya untuk mengusir Jeremy.


Melihat Nick seperti itu. Jeremy malah mempunyai ide untuk mengerjai Nick.


"Nick, kamu kenapa?" Tanya Tn Dominik.


"Sedang ngusir manusia setengah setan tuan, "kata Nick yang matanya masih terpejam.


Semua orang menahan tawanya. Namun ia tidak dengan ketiga sahabatnya yang malah tertawa melihat Nick ketakutan saat di dekati Jeremy.


"Honey, apa seperti ini kekasih mu"tanya Jeremy kepada Irina. Ia mengelilingi Nick.


"Hei.. prince kenapa kau malah menyukai Jean? Padahal kau incaran eyke"

__ADS_1


Nick tertegun mendengar nama Jean. "Aku buka kekasih Jean atau kamu" kata Nick.


"Really, ye tidak cinta Jean?" Jeremy menyipitkan matanya lebih mendekat ke wajah Nick.


"Tidak" teriak Nick ketakutan. "Aku tidak mencintai Jean yang kau maksudkan itu" sambung Nick kembali.


Irina nampak berkaca-kaca karena, Nick tidak mencintainya. Meski sesungguhnya belum tahu yang sebenarnya apa yang telah terjadi.


"Kak Nicko" Teriak Irina di depan mereka. Irina merasa kecewa karena Nick tidak mencintainya.


Irina menangis dan pergi dari mereka. Hingga Nick menyadari akan kepergian Irina.


"Sayang, kau mau kemana? Tunggu sayang" teriak Nick. Ia ingin mengejar Irina namun di cegah oleh Jeremy.


"Jean adalah adik eyke, dan Jean itu adalah Irina kekasih mu. Kau sudah membuat Jean menangis" tegas Jeremy dengan dingin.


Jeremy memberikan peritungan dengan Nick. Jeremy menyusul Irina.


"Apa" pekik Nick merasa terkejut.


"Ini tidak mungkin jika Irian itu Jean adik manusia setengah setan itu" ucap Nick.


"Itu mungkin saja Nick. Dan kenyataan memang begitu. Mereka saudara yang hilang" kata Karina.


"Shiittt" umpat Nick kesal seraya mengacak-acak rambutnya karena frustasi.


"Kenapa tidak ada yang bilang" bentak Nick.


"Maafkan Ayumi kak, jika belum sempat bercerita" kata Ayumi menundukkan kepalanya.


"Tidak Ayumi, kau tidak perlu meminta maaf, kakak yang tidak peka maaf kan kakak" ucap Nick memohon.


"Nick, kau sudah membuat istriku sedih " geram Rey.


"Maaf Rey, bukan begitu. Ini salah paham" seru Nick.


Tn Dominik tidak ingin mempengeruh keadaan ia membuka suara nya. Yang sedari tadi hanya menyimak saja.


"Sudah sudah lebih baik kita pulang ke mansion saja."


"Karina bantu Cucu Dady bawakan hadiah itu" sambung Tn. Dominik.


"Aunty tidak perlu biar Rey saja yang bawa" sahut Rey menolak Karina untuk membawa hadiah Ayumi.


"Tidak Rey, kau lebih baik ajak istrimu ke mansion. Deduska sudah membuat acara di mansion" ujar Karina.


Apa Dady? Jadi dia putri pri tua itu Syukurlah.


Batin Sean merasa lega.

__ADS_1


__ADS_2