Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 57


__ADS_3

Baiklah, Honey di saat usia 18 tahun nanti aku akan menikahi mu," janji Garrett pada Ayumi.


"Kakak jangan berharap lebih, karena hubungan kita masih sangat baru sekali, Ayumi takut"


Garrett terdiam, tapi ia sudah berjanji pada dirinya sendiri. Ia tidak mungkin mengingkari ucapan nya sendiri yang sudah ia ucapkan.


"Honey! Jangan pernah takut, percayalah padaku" ucap Garrett ia menatap lekat wajah cantik Ayumi. Dan Ayumi menatap mata Garrett ia melihat tidak ada kebohongan di matanya.


Garrett mendengar suara Willi. Ia memutuskan untuk mengakhiri sambungan telepon nya dengan Ayumi. Ia takut Willi akan mengetahui nya.


"Sayang, cepat lah tidur, besok aku akan datang lagi kerumah sakit, aku mencintaimu"


Melihat Ayumi hanya mengangguk kepalanya saja.


Garrett menatap ke atas langit, ia berpikir bagaimana caranya agar Ayumi percaya jika dirinya akan menikahi nya.


"Bro, kau di sini, maafkan aku yang sudah memaksamu tapi aku mohon jangan pernah membuat Jessica bersedih" seru Willi yang masuk ke kamar Garrett dan melihat sahabatnya berada di balkon kamar yang sedang menongakkan kepalanya ke atas langit.


Merasa malas dengan pembicaraan Willi, Garrett meminta ijin jika ia harus tidur terlebih dahulu.


"Apa sudah selesai, aku ingin tidur cepat malam ini" tegas Garrett.


"Kau mengusirku" tanya Willi. "Bahkan ini masih jam berapa kau ingin pergi tidur, bagaimana jika kita pergi minum saja" tawar Willi.


"Tidak, aku sedang malas untuk pergi minum" jujur Garrett. Ia membalikkan badannya dan meninggalkan Willi.


Garrett membuka Kaos yang melekat pada tubuhnya. Dan ia pergi tidur, merasa di abaikan oleh Sahabatnya Willi keluar dari kamar Garrett dan ia pulang ke apartemennya.


🍃🍃🍃


Ayumi yang sedang menikmati keindahan danau yang berada di taman Rumah sakit seperti biasa, gadis keturunan Jepang Rusia ini nampak sedang memejamkan matanya ia menikmati udara pagi di danau.


Nick yang biasa menemani Ayumi melihat kedatangan Garrett. Ia pergi saat Garrett mendekati Ayumi.


Nick menepuk bahu Garret. "Hari ini Ayumi pulang, aku akan mengurus segala sesuatu, aku pergi dulu" ucap Nick.


Garrett berdiri di belakang Ayumi. Dan Ayumi belum menyadari akan kehadiran Garrett.


"Kak, apa hari ini kita jadi pulang" ucap Ayumi kepada Nick. Namun tidak ada suara yang menyahut.


Garrett memeluk Ayumi dari belakang. "Nick sedang mengurus administrasi baby" bisik Garrett. Seraya mengecup pucuk kepala Ayumi.

__ADS_1


Ayumi terkejut dengan kedatangan Garrett. "Kakak bikin Ayumi jantung, kenapa tidak bilang kalau sudah datang" ia menoleh ke belakang.


"Maaf Honey" seru Garrett ia memutar dan berjongkok mensejajarkan tinggi Ayumi yang sedang duduk di kursi rodanya.


"Apa kau ingin berkunjung kesuatu tempat yang ada di kota ini sayang, sehabis keluar dari Rumah Sakit nanti" kata Garrett lagi. Ia berinisiatif untuk mengajak Ayumi, mungkin selama hampir sebulan ia dirumah sakit membuatnya jenuh.


"Apa tidak merepotkan kakak"


"Buat orang yang aku sayangi tidak ada kata merepotkan, kau ingin pergi kemana? Bagaimana kalau kita mencari spot foto yang bagus"


"Ide yang bagus" ucap Ayumi dengan senyuman tipisnya.


"Aku bawakan sesuatu untuk mu" kata Garrett dengan menunjukkan paper bag. Ia menyerahkan kepada Ayumi. Dan membukanya.


"Wow, onigiri sama sushi" ucap Ayumi merasa senang apa yang Garrett bawakan untuk nya. Pria yang ada di depannya hanya mengangguk.


Ayumi memakannya dan ia juga menyuapi Garrett agar ia makan bersama.


"Makasih Sayang" kata Ayumi membuat Garrett tidak percaya. Jika Ayumi memanggil dengan panggilan Sayang.


"Honey, bisa sekali lagi kau tadi bilang apa",


Garrett tersenyum bahagia.


Garrett memeluk Ayumi, ia merasa senang karena Ayumi sudah mau memanggil sebutan sayang.


"Sayang" teriak Ayumi mendorong tubuh Garrett "nanti tumpah"


"Maaf!! Maaf Honey"


Mereka memakan bersama, setelah selesai Ayumi kembali ke kamar. Di dalam kamar sudah ada Karina dan mami Arum yang sudah membereskan semua barang- barang Ayumi.


Mami Arum ingin sekali menangis dan memeluk Garrett yang mirip sekali dengan Rey. Karina menyadari itu ia hanya bisa menguatkan nya.


"Aunty, mami kalian disini" kata Ayumi yang baru saja masuk kedalam kamar rawatnya.


"Iya sayang, kami sudah selesai membereskan barang-barang kamu"


"Apa kita akan pulang sekarang"


"Iya sayang, tapi kita menunggu Nick dulu"

__ADS_1


Garrett mendorong hingga Ayumi berada di antara mereka berdua.


Garrett mengeluarkan kotak kecil. "Beruntung kalian ada disini, aku meminta ijin untuk melamar Ayumi di depan kalian berdua" kata Garrett ia menunjukkan kotak dan membukanya. Nampak terlihat cincin berlian.


Ini Jawaban selama ini akan perkataan Ayumi tempo hari memberi lampu hijau tentang pernikahan. Membuat Garrett tidak bisa tertidur dengan nyenyak beberapa hari dan niat Willi yang akan mendekati Ayumi karena ia tidak mau kehilangan Ayumi gadis yang ia cintai.


"Ayumi, di depan ke-dua orang terdekat mu, saya Garrett Wilson ingin melamar mu sebagai calon istriku, mungkin ini terlalu mendadak tapi bagi ku ini momen yang tepat untuk mengikatmu" seru Garrett mengambil cincin dari kotak. Ia berjongkok di depan Ayumi.


Garret merasa tidak perlu terlalu lama berpacaran dengan Ayumi ia takut Willi akan mengambil Ayumi dari nya. Dengan melamar Ayumi secara sederhana ini sebagai simbol keseriusan dirinya terhadap Ayumi.


"Will you marry me Akira Mayumi Azawa"


Ayumi yang masih terkejut ia nampak tidak percaya. Mata Ayumi mulai berkaca-kaca. Ia menoleh ke arah Karina dan juga Mami Arum. Dan kebetulan Nick baru saja masuk kedalam.


Mereka bertiga menganggukan kepalanya untuk menerima lamaran Garrett.


Oh My God apa dia memang benar-benar pengganti Rey untuk ku, Ya Tuhan jika memang benar bantu aku untuk melupakan kak Rey.


Batin Ayumi. Ia meneteskan air matanya.


"Yes I Will" ucap Ayumi.


Mendengar jawaban Ayumi, pria bule ini menyematkan cincin berlian di jari manis Ayumi.


"Terimakasih Honey" seru Garrett dan ia mengecup bibir Ayumi singkat.


"Kakak" Teriak Ayumi. Membuat semua orang tertawa.


"Selamat sayang" seru Karina memeluk Ayumi. Dan juga mami Arum tidak ketinggalan mengucapkan selamat.


"Selamat adikku" kata Nick.


Selamat Ayumi semoga dengan ini kau bisa benar-benar move on dari Rey.


Batin Nick. Ia menitihkan air matanya dengan segera ia menghapus nya ,tidak ingin ada yang melihat ia menangis karena bahagia.


Garrett meminta ijin untuk membawa pergi Ayumi , sebelum Ayumi pulang ke Moskow Rusia. Ia ingin menghabiskan waktunya berdua.


Karena setelah Ayumi kembali ke Moskow ia akan jarang bertemu Ayumi dan mereka akan menjalani hubungan jarak jauh. Ia hanya bisa bertemu Ayumi jika terbang ke Rusia dan cuti liburan.


Mereka semua mengijinkan. Ia juga tahu mungkin Garrett akan merayakan pertunangan mereka hanya berdua saja.

__ADS_1


Karina memberitahu kabar baik ini kepada Tn. Dominik, mendengar cucu kesayangan ia ikut berbahagia. Ia tahu jika Garrett pria yang baik. Karena ia sudah menyelidikinya.


__ADS_2