
Setelah Garrett menjelaskan kesalah pahaman di antara mereka kepada Ayumi, membuat Ayumi percaya bahwa Garrett bukan orang yang mudah berpaling dari nya. Namun Ayumi memiliki ide untuk mengerjai Garrett.
"Apa kau sudah percaya baby" tanya Garrett kepada Ayumi. Namun Ayumi menggelengkan kepalanya. Membuat Garrett mendesah kasar karena sangat sulit membuat wanitanya percaya kepadanya.
"Lalu bagaimana cara nya Honey, membuatmu percaya"
Membuat Nick cekikikan di samping Ayumi, namun gadis ini yang ingin mengerjai Garrett mencubit pinggang Nick hingga Nick mengadu kesakitan.
"Aww", teriak Nick, "Kak Nick diam" bisik Ayumi namun masih bisa di dengar oleh Garrett.
"Baby kau mengerjaiku", tanya Garrett.
"Cuma dikit" ucap Ayumi dengan santai.
"Awas kau sayang, jika bertemu habis kau" ancam Garrett, membuat Ayumi melotot tajam, "coba saja kalau bisa" Ayumi menjulurkan lidahnya. "Kak nick pasti tidak tega melihat Ayumi di aniaya oleh kamu sayang" Ayumi tertawa.
"No!" Teriak Nick, ia mengambil handphone Ayumi, "Aku ijinikan kamu menganiaya gadis nakal ini" Nick dengan senyuman liciknya.
Mambuat Garret tertawa melihat ketakutan Ayumi karena Nick malah membela dirinya. "Kalian jahat, bisa nya cuma menindas" ketus Ayumi.
"Awas saja, Ayumi aduin ke Aunty sama Deduska" ia kembali menjulurkan lidahnya kembali.
Namun teman Garrett datang memanggilnya. Membuat Garrett memutar bola matanya malas karena telah menganggu saat bersama Ayumi.
"Kalian saja, aku masih sedang menelpon my wife" kata Garrett menekan kata my wife, membuat temannya mengerti.
"Kenap tidak ikut, bukannya itu acara kamu sayang" Tanya Ayumi.
"Iya tapi tidak penting baby, kau lah yang terpenting sekarang"
"Kalian membuat seorang jomblo iri" teriak Nick. Membuat Ayumi dan Garrett tertawa. "Kak! Cepat cari kekasih biar tidak iri melihat kita" ucap Ayumi.
"No, nanti siapa yang akan menjaga dan melindungi kamu di saat priamu tidak ada, contohnya sekarang" tegas Nick.
Ia tidak ingin mencari kekasih sebelum Ayumi dan Garrett menikah, ia bisa saja mencari wanita untuk nya di jadikan kekasih namun apa ia akan menerima Ayumi juga ketika sedangkan Nick waktunya habiskan hanya untuk Ayumi.
__ADS_1
"Oh!!..Nick kamu memang yang terbaik, aku sangat berterima kasih kepada mu karena kau sudah menjaga dan melindungi Ayumi untuk diriku" seru Garrett.
"Tentu, itu sudah menjadi tanggung jawab ku", seru Nick, tidak terasa mobil yang di naiki Ayumi dan nick sampai di depan gerbang mansion yang menjulang tinggi. Nick membunyikan klakson mobilnya untuk membukakan pintunya kepada salah satu penjaga mansion. Dan Ayumi masih Vidio call dengan Garrett.
Mobil masuk ke halaman mansion yang sangat megah dan luas. Nick memberhentikan mobilnya dan ia turun dari mobil untuk mengambil kursi roda Ayumi yang berada di jok belakang.
Nick mengendong Ayumi dan mendudukkan di kursi roda. "Nick! Aku cemburu melihat kau mengendong calon istriku" keluh Garrett.
"Ck, siapa suruh kau tidak ada disini" sindir Nick membuat Ayumi terkekek.
"Tunggu aku baby, aku akan segera datang bertemu dengan mu "
"Ayumi tunggu sayang" dengan senyuman manisnya, membuat hati dan perasaan Garrett berdebar-debar karena senyuman Ayumi membuat setiap pria akan jatuh cinta.
Maka dari itu Garrett memilih lebih cepat bertunangan dengan Ayumi karena tidak ingin ada laki-laki lain yang melihat senyuman Ayumi membuatnya jatuh cinta.
Padahal ini adalah pertama kalinya Garrett jatuh cinta kepada lawan jenisnya tapi ia yakin dengan keputusan yang ia ambil. Apa lagi saat ia mendengar kisah Ayumi membuat Garrett merasa tersentuh dan ingin menjaga dan melindunginya.
Garrett melihat Ayumi bukan karena ia dari keluarga milyarder tapi karena ketulusan hatinya, karena Garrett belum tahu jika Ayumi dari keluarga Terpandang dan Milyarder.
"Sweet dreams Honey, Good night, Aku mencintaimu" ucap Garrett saat melihat wajah cantik Ayumi sudah terlelap.
Ia memberikan ciuman jauhnya. Dan baru ia matikan sambungan video Call nya.
🍃🍃🍃
Sudah Satu Minggu Ayumi tinggal di Mansion. Dan pagi ini hari pertama Ayumi terapi di Rumah Sakit Moskow. Setelah menemani Ayumi terapi baru Nick pergi ke Paris.
Mereka merasa senang melihat kemajuan Ayumi, meski sudah bisa berdiri tanpa di bantu dan berjalan sedikit demi sedikit dengan berpegang, Garrett selalu memberi support kepada Ayumi.
"Good girl" kata petugas Terapi yang membantu Ayumi.
Dengan sedikit tertatih Ayumi melangkah dengan pelan, peluh membasahi wajah cantik Ayumi. Ia sudah berjalan setengahnya. Membuat Nick tersenyum ia merekam kegiatan Ayumi dan ia kirimkan kepada Garrett tentunya.
"Come on. you can do it." Ucap Petugas Terapi.
__ADS_1
"Semangat sayang, kamu bisa sedikit lagi sampai" teriak Karina memberi semangat Ayumi.
Ayumi berhenti sejenak ia menoleh ke arah Karina dan Nick, ia tersenyum melihat mereka begitu antusias memberi dukungan kepadanya.
Dan Nick hanya mengacungkan jari jempolnya.
Garrett melihat pesan singkat dari Nick ia melihat video yang Nick kirim ia tersenyum melihat kemajuan kekasihnya.
"Good honey, kamu pasti bisa" gumam Garrett. Ia akan mengucapkan selamat setelah Ayumi selesai nanti.
Ayumi melanjutkan latihan nya lagi dan ia berhasil sampai ujung besi.
Melihat keberhasilan Ayumi, Karina begitu senang hingga ia tidak menyadari jika ia memeluk tubuh Nick. dan baru menyadari jika ia sedang memeluk tubuh Nick, membuat Karina merasakan sesuatu yang berbeda setelah sekian lama tidak merasakan jatuh cinta setelah perceraian dengan suaminya terdahulu, membuat perasaannya bergejolak dan membuat jantungnya berdebar-debar saat menatap wajah tampan Nick. Ia baru menyadari jika Nick pria yang tampan.
"Nona" ucap Nick. Membuyarkan lamunan Karina.
"Sorry Nick" lirih Karina ia mengalihkan rasa gugup dan malunya terhadap Nick, Karina memilih mendekati sang keponakan.
Kenapa aku malah memeluk dia dan kenapa jantungku berdetak cepat, sepertinya aku harus kerumah sakit untuk memeriksa keadaan jantungku.
Batin Karina.
"Sayang, kau luar biasa, Deduska pasti senang mendengar kemajuan kamu hari ini" ucap Karina memapah tubuh Ayumi untuk duduk di kursi yang sudah tersedia.
"Minumlah sayang, kau pasti haus" kata Karina ia menyodorkan air mineral kemasan.
Ayumi menerima nya dan ia meminumnya. Ayumi melirik ke samping kiri dan kanan.
"Sayang kau mencari ini" Karina memberikan Handphone Ayumi. Ia membuka dan melihat handphonenya tidak ada kabar dari Garrett, padahal ia sudah memberitahu jika hari ini ia akan Terapi pertamanya. Ayumi mendesah pelan.
Karina tahu jika Ayumi sedang menunggu kabar dari Garrett. "Mungkin dia sedang sibuk sayang, tapi kamu tidak perlu cemas, Nick baru saja mengirim video kamu tadi" membuat Ayumi melotot. "Aunty kenapa kak Nick malah merekam dan dikirim ke kak Garrett"
"Sayang, bagaimana pun dia calon suami kamu sayang, dia berhak tahu kegiatan kamu" Karina mengelus punggung Ayumi, "Dia pasti senang melihat kemajuan kamu terapi hari ini"
"Ayo kita pulang, Deduska menunggu kita di Mansion,akan ada sopir baru untuk kamu selama Nick pergi"
__ADS_1