
Satu minggu telah berlalu Ayumi telah di tinggal Rey selama satu Minggu. Akhir pekan ini dimana Rey akan melakukan pertandingan di seri keempat musim. yakni seri Spanyol yang tentunya akan di gelar di Catalunya, Spanyol.
Setelah melakukan sesi latihan bebas pertama, sesi latihan bebas kedua dan sesi latihan bebas ke tiga. kemudian di sesi kualifikasi dimana akan menentukan masuk ke dalam sesi balap.
Ayumi hanya bisa melihat suami tercinta nya itu lewat siaran langsung streaming oleh pihak team Rey langsung.
Setengah jam sebelum pertandingan Rey selalu menyempatkan untuk Video call dengan istri kecilnya. meski perbedaan waktu 6 jam. lebih dulu dengan Negara Spanyol. beruntung karena pertandingan siang jadi di tanah air masih pukul 18.00 atau 19.00 wib. Jadi, Rey tidak mengganggu Ayumi saat waktunya istirahat malam.
"Hai sayang" sapa Rey.
"I Miss you" sambungnya.
"Ayumi juga kangen kak Rey cepat kembali"
"Iya sayang habis pertandingan ini langsung pulang. bagaimana ulangan semester nya?"
"Lancar dong,selancar jalan tol" Ayumi tertawa. Membuat Rey ikut tertawa senang. melihat istrinya.
Ayumi memberi semangat kepada suaminya, membuat Rey seperti mendapatkan imun booster. mereka menyudahi Video call karena sebentar lagi pertandingan akan segera di mulai.
Ayumi masih setia di depan televisi untuk melihat suaminya itu dengan di temani berbagai cemilan Snack dan minuman soda yang ia beli saat pulang sekolah. Rey melalui putaran demi putaran ia lalu dengan baik di posisi pertama. Ayumi tersenyum melihat suaminya di posisi pertama. dan Ayumi tidak lupa selalu mendoakan suaminya.
Namun saat putaran terakhir mobil Rey di senggol dari belakang oleh pembalap lainnya. membuat mobil Rey kehilangan keseimbangan. lalu terbalik dan melayang-layang di udara dengan brutalnya, selama beberapa detik. sebelum akhirnya menabrak pembatas dan jatuh ke tanah dengan posisi bagian depan terjun terlebih dahulu. sebelum akhirnya mobil Rey mengeluarkan asap tebal dan mobil terbakar.
Ayumi yang fokus menonton pertandingan Rey di depan televisi tiba-tiba berteriak saat melihat di mana detik-detik mobil Rey kecelakaan dan terbakar.
"Tidak!! kak Rey!!" Teriak Ayumi membuat para pelayan rumah dan Jeff orang kepercayaan Ny. Arum mendekat saat mendengar Ayumi berteriak histeris memanggil nama suaminya.
"Tidak!! Kak Rey!!" teriakan Ayumi dengan kata yang sama.
"Hicks... hicks... kak Rey"
"Nona, Nona kenapa?" tanya kepala pelayan dengan sedikit nafas yang terengah-engah
"Kak Rey, itu pasti bukan kak Rey kan bi?" Ayumi menangis sesenggukan seraya menunjuk ke arah layar televisi yang masih live. Dia masih belum percaya jika yang di lihat adalah mobil balap milik Rey.
Jeff yang berada di dekat televisi mengeraskan volume suara televisi untuk memperjelas berita tersebut. Namun berita itu memang benar karena saat ini Ayumi sedang menonton live streaming perlombaan suaminya.
"Be-benar nona, i-itu mobil tuan muda Rey" kata Jeff dengan sedikit terbata-bata. takut salah berucap saat melihat kenyataan yang di lihat dan di dengar.
__ADS_1
"Tidak!! Kak Rey jangan pergi" Teriakan Ayumi melemah. membuat gadis keturunan Jepang ini tak sadarkan diri.
***
Di ruangan yang berbeda Ny. Arum merasa memiliki perasaan tidak enak terhadap putranya itu. Sesungguhnya ingin menemani Ayumi menonton. Namun, karena besok ada meeting pagi, ia harus menyelesaikan berkas secepatnya.
Namun foto Rey bersama kedua orang tuanya tiba-tiba terjatuh dan pecah ke lantai. membuat Ny. Arum terkejut karena di ruang kerjanya tidak ada angin membuat foto keluarga kecilnya dalam bingkai foto bisa terjatuh begitu saja.
Ny. Arum bangkit dari tempat duduknya ia berjongkok dan mengambil bingkai foto keluarga nya. Wanita paruh baya ini menatap dengan intens.
"Rey" gumam Ny. Arum seraya menyingkirkan pecahan kaca.
Dengan di bukanya pintu ruang kerja secara paksa oleh salah satu orang kepercayaan nya.
"Nyonya" panggil Jeff.
Ny. Arum menoleh melihat Jeff masuk tanpa mengetuk pintu terlebih dulu.
"Ada apa Jeff" tanya Mami Arum yang masih berjongkok di lantai marmer.
"Itu Ny..." Jeff belum sempat melanjutkan ucapannya. namun handphone Ny. Arum berdering membuat Jeff mengurungkan niatnya untuk menyampaikan kabar buruk.
Ny. Arum bangkit mengambil handphone yang berada di atas meja kerjanya. terlihat di layar handphone tertera nama asisten Rey menghubungi Ny. Arum.
Nick mengabari kondisi Rey saat ini. Jika telah terjadi kecelakaan membuat mobil Rey terbakar.
"Apa" pekik Ny. Arum. mereka terkejut dan tertegun lemas mendengar kabar dari Nick atas apa yang terjadi pada putra semata wayangnya.
Handphone Ny. Arum terlepas dan terjatuh ke lantai. membuat Ny. Arum sedikit goyah. beruntung Jeff melihat dan menompang tubuh Ny.Arum yang akan ambruk.
"Nyonya lebih baik anda duduk dulu" pinta Jeff menuntun Ny. Arum untuk duduk. Jeff menyodorkan segelas air putih yang tersedia di atas meja kerja.
"Lebih baik nyonya minum dulu agar lebih tenang."
Ny. Arum menyesap air putih yang di sodorkan Jeff kepadanya, di rasa cukup tenang Ny. Arum mulai berbicara. "Rey!!... Jeff" seru Ny. Arum.
"Iya nyonya, ini yang akan saya sampaikan kepada anda" ujarnya Jeff.
Ny. Arum menggelangkan kepalanya tidak percaya bahwa kabar dari Nick dan Jeff atas kecelakaan putra nya itu.
__ADS_1
"Tidak ini pasti salah Jeff" Ny. Arum mulai berkaca-kaca ia tidak bisa membendung lagi kesedihannya.
"Sabar nyonya, saya akan mencoba menghubungi pihak FIA. Jika kabar ini tidak benar" kata Jeff yang masih ambigu.
Jeff yang akan menyampaikan kabar kecelakaan Rey dan Ayumi yang tidak sadarkan diri. yang sekarang di temani salah satu pelayan yang sedang menunggu kedatangan Dokter keluarga Xavier untuk memeriksa Ayumi. Jeff malah harus menangani Ny. Arum yang masih shock dan mencari tahu kabar buruk tersebut.
Apa ini firasat Ayumi saat Rey akan pergi
batin mami Arum.
Ny. Arum tidak mau jika harus kehilangan orang yang dia sayangi yang kedua kalinya. pertama suami tercinta dan kedua putra semata wayangnya. yang baru saja mencicipi indahnya mahligai pernikahan meski hanya menikah secara agama.
"Jika nyonya sudah merasa lebih baik sekarang, lebih baik nyonya melihat keadaan nona Ayumi yang sekarang tidak sadarkan diri"
Deg
"Ayumi" gumam Mami Arum.
Ny. Arum baru mengingat menantunya itu.
Ia binggung bagaimana nasib menantunya Ayumi yang masih belia. Jika putra semata wayangnya meninggal Ayumi juga baru saja kehilangan Dady nya. Ayumi tidak mungkin untuk kehilangan orang yang sangat berarti dan ia cintai selanjutnya yaitu suaminya.
"Iya nyonya, nona Ayumi"
"Bagaimana dia sekarang Jeff?" tanya Ny. Arum mencoba tegar.
"Saya sudah menghubungi dokter keluarga nyonya tidak perlu khawatir, kita hanya tunggu kabar selanjutnya dari Nick"
"Dimana Ayumi sekarang Jeff?" Tanya Mami Arum.
"Ada di kamarnya, mari saya antar" jawab Jeff
Ny. Arum duduk di samping Ayumi, Hanya bisa menitihkan air mata melihat Ayumi tertidur lemas tak sadarkan diri saat dokter keluarga memeriksa nya.
Bagaimana nanti kalau kabar itu benar?
Bagaimana nanti hidup Ayumi selanjutnya? tanpa putra semata wayangnya.
Itulah yang Ny. Arum pikiran nasib putranya dan menantunya.
__ADS_1
Bersambung..
Terimakasih atas dukungan nya jangan lupa tinggalkan jejak like dan komentar nya lope sebanyak-banyaknya 😘😘