Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 204


__ADS_3

Tuhan,terima kasih sudah mempertemukan ku dengannya istriku Ayumi. Kau sudah menitipkan rasa sayang di hatiku untuknya sedalam-dalamnya.


*Dan, m*eski pada akhirnya harus berpisah dulu, ketegaran dan kesabaran dia yang begitu tertatih demi menuju keikhlasan.


Terlepas bagaimana akhirnya, takdir yang mempersatukan kita kembali. Kau telah menggariskan dia sebagai pelengkap hidupku sekarang. Jangan pernah lagi ada kata perpisahan lagi. Hanya maut lah yang berhak.


Batin Rey menatap wajah cantik Ayumi yang tengah melakukan sesi foto maternity dengan anak harimau miliknya.


Rey menghapus air matanya yang sempat menetes. Dengan segera ia menghapus. Karena tidak mau ada yang melihat nya.


Dengan segera Rey tersenyum saat Ayumi menatap ke arah Rey.


Namun, Rey salah. Nick sang asisten melihatnya.


"Kau sangat beruntung bisa memiliki Ayumi. gadis baik seperti dia." Sahut Nick.


Membuat Rey terkejut. Ia menoleh ke samping melihat asistennya yang sudah ada di belakangnya.


"Kenapa kau disini?" Tanya Rey.


"Aku hanya mengingatkan saja besok kita harus meeting dengan Perusahaan Muller. Apa kau siap bertemu mantan sahabat mu."


"Siapkan saja, aku akan datang menghadirinya." Tegas Rey.


"Wow, apa kau serius Rey?" Tanya Nick yang merasa spicles mendengar perkataan Rey.


Biasanya Rey akan menyuruh Nick menghadiri meeting penting apapun. Tapi, kali ini berbeda Rey ingin memimpin langsung.

__ADS_1


Nick tertawa. Mendengar Rey akan memimpin meeting langsung.


"Kapan aku tidak pernah serius?" Ucap Rey dingin.


Nick terdiam. Saat Rey dengan sikap dinginnya.


Sedangkan Ayumi menyudahi acara foto maternity nya. Dan menyapa Nick yang sedang bersama suaminya.


"Hai! Kak Nick. Terimakasih sudah mau membawakan Angelo ke sini." Ujar Ayumi.


"Kenapa kamu berterima kasih sama dia, bukan nya ke suami sendiri." Rey tidak terima jika Ayumi berterima kasih kepada Nick. Padahal Rey yang sudah merencanakan untuk mendatangkan Angelo untuk Ayumi.


Rey memeluk pinggang Ayumi dan sesekali mencium pucuk kepala Ayumi.


Nick hanya memperlihatkan gigi putihnya dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Untuk mengurangi kesalahpahamannya.


Sedangkan Rey menatap Nick dengan tajam memuji Istrinya cantik.


Nick menahan tawanya saat Rey merasa cemburu . Saat Nick memuji kecantikan ibu hamil ini.


"Nick, segera lah kau menikah dengan Irina. Agar aku cepat mengirimkan kamu bulan madu ke Antartika."


Ayumi tertawa mendengar ocehan Suaminya. Hingga Ayumi memegang perutnya.


"Astaga, sayang kenapa harus bulan madu ke Antartika." Tanya Ayumi.


"Karena dia sudah memuji kecantikan mu baby."

__ADS_1


"Oh my. Sayang kau cemburu dengan kak Nick. Yang sudah ku anggap kakak Ayumi sendiri." Ayumi menatap wajah Rey.


"Tapi, honey. Meski dia anggap adik baginya. Siapa tau dia suka sama kamu."


Nick dan Ayumi tertawa bersama mendengar Rey cemburu.


"Kamu lucu sayang, kak Irina mau dikemanakan?" Kata Ayumi yang masih menahan tawanya.


"Nick, aku potong 15% gaji mu bulan ini." Ancam Rey.


"Ha... Apa? Di potong?" Pekik Nick.


"Apa aku kurang jelas, apa kau ingin di potong lagi 30% Nick."


"Jangan- jangan. Itu buat modal nikah." Kata Nick tidak terima jika harus di potong lagi.


"Iya, sudah jika kau tidak mau, kau pergilah pimpin meeting hari ini dengan perusahaan Buana." Jelas Rey.


"Aku kira kau yang akan memimpin mulai dari sekarang." Timpal Nick.


"Lalu, kau yang menggantikan aku mendampingi Ayumi foto maternity disini?"


Nick mengerutkan keningnya. Karena Rey berkata seperti itu.


"Aku tidak berani bos."


"Kalau gitu, cepat pergi."titah Rey.

__ADS_1


Dengan segera Nick pergi dari hadapan suami istri itu.


__ADS_2