Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 34


__ADS_3

"Lebih baik kita cari tempat untuk berbincang", kata Jessica.


"Tapi Jes! apa kamu tidak ada kelas hari ini?" tanya Ayumi kepada Jessica.


"Don’t worry!, masih ada waktu setengah jam untuk kita mengobrol", Kata Jessica ia melihat jam di pergelangan tangannya.


Nick merasa jengah jika perempuan bertemu perempuan pasti ujung-ujungnya menghibah.


"Baiklah, Ayo kak", ucap Ayumi menyetujuinya. ia menarik Nick untuk ikut Jesicca.


Kini mereka bertiga duduk di kantin. Nick membelikan mereka minum. Nick melihat Ayumi begitu senang bertemu teman baru.


Nick menyunggingkan senyuman miring. "Tetap tersenyum seperti itulah Ayumi, semoga dengan keputusan Ayumi kuliah di sini ia bisa melupakan Rey", gumam Nick.


Setelah pertemuan dengan Jessica. Ayumi dan Jessica semakin dekat, mereka menjadi Sahabat sejak saat itu juga. sampai terdengar di Keluarga Besar Sander. Siapa yang tidak kenal dengan Keluarga Sander, yang sangat berpengaruhi di negara itu.


Bukan hanya Nick saja, keluarga Sander juga menyelidiki Jessica, ternyata gadis yang baik, jadi mereka tidak perlu khawatir jika berteman dengan Jessi.


πŸƒπŸƒπŸƒ


Ayumi sudah 3 bulan di Moskow. Dia sangat menikmatinya sebagai seorang mahasiswi. Ayumi sedang duduk di kantin dan Jessi melihat Ayumi duduk sendirian.


"Hai.. nongkrong gak ngajak-ngajak", ucap Jessi cemberut.


Ayumi tertawa melihat sahabatnya itu, "Maaf Jes, aku baru saja mau menghubungi kamu tapi kamu malah datang dulu", Kata Ayumi.


"Kau belum beli makan?"Jessi melihat Ayumi, ia hanya menggelengkan kepalanya."Okey biar Jessi saja kau mau makan apa Ayumi?", Seru Jessica.


"Hmm...!! Samakan aja sama kaya punya kamu", jawab Ayumi.


"Ok tunggu sebentar iya", ucap Jessica.


Ayumi tersenyum saat melihat siapa yang menghubunginya.


"Hallo sayang, bagaimana kabarmu?", Kata seseorang di sebrang telepon.


"Ayumi baik-baik saja mi, bagaimana dengan mami, jangan terlalu sibuk dengan pekerjaan mih, Ayumi takut mami jatuh sakit karena terlalu capek mengurus perusahaan", kata Ayumi terkekek.


"Iya,jika tidak seperti itu, mami akan kesepian karena tidak ada kamu sayang", jawab Mami Arum.


"Tapi harus ingat sama kesehatan mih, kenapa tidak menyuruh sama Jeff saja",


"Jeff juga sibuk seperti mami sayang, kamu tidak perlu khawatir kamu fokus sama kuliah kamu saja sayang", .


"Makasih Jess", kata Ayumi saat melihat Jesicca datang membawakan makanan mereka. "Mih! Ayumi makan dulu, nanti kalau sudah sampai di apartemen Ayumi hubungi mami lagi", ucap Ayumi.


"Baiklah sayang, mami tutup dulu teleponnya," jawab mami Arum.

__ADS_1


Tut


Sambungan telepon terputus.


"Siapa mami kamu?" Tanya Jessica.


Ayumi menganggukan kepalanya. Mereka menikmati makanan mereka berdua.


"Habis ini masih ada kelas tidak?" Tanya Jessica lagi.


"Tidak, tapi Ayumi mau ke mansion Deduska dulu, memang kenapa?", jawab Ayumi


"Apa Jessi boleh ikut?"


"Iya kau boleh ikutan, tunggu Ayumi hubungi kak Nick dulu",


"Pakai mobilku saja Ayumi", tawar Jassica.


"Ayumi hanya kasih kabar saja, siapa tahu kak Nick menunggu di parkiran, nanti dia mencariku", seru Ayumi.


"Baiklah, kabari kekasihmu dulu", Jessica terkekek.


"Jes!! Dia bukan kekasihku", Ayumi dengan suara yang sedikit meninggi.


Jessica merasa terkejut dengan Ayumi. Selama mengenal Ayumi. Sahabatnya selalu bersikap lembut.


"Maaf, Jessi kira dia itu kekasihmu, habis kemana-mana kamu selalu berdua dengannya", Jessica merasa menyesal dan dia langsung meminta maaf.


"Dia siapa? kakak mu? bodyguard mu?", Tanya Jessica yang bertubi-tubi.


"Dia asisten kak Rey", ucap Ayumi sendu,Ayumi merasa berat jika harus menyebut nama Rey suaminya. "Sebelum kak Rey pergi untuk selama-lamanya, kak Nick yang selalu menjagaku",


"Kak Rey itu kakakmu?", Tanya Jessica.


Ayumi menggelangkan kepalanya.


Dengan sedikit berkaca-kaca Ayumi menceritakan siapa Rey dan statusnya jika Ayumi pernah menikah di usia yang sangat belia dan hanya beberapa bulan Rey kecelakaan dan meninggalkan Ayumi untuk selama-lamanya.


Jessica merasa terkejut dengan pengakuannya ternyata sahabatnya sudah pernah menikah, ia merasa sedikit iba dengan kisah perjalanan Ayumi. Jessica memeluk Ayumi.


"Sabar Ayumi,kau gadis yang kuat, Jessi yakin kau bisa melaluinya dan bisa menemukan pengganti yang baru", Ucap Jessica.


Di dalam pelukan Jessica Ayumi menangis. Jika berhubungan dengan Rey Ayumi nampak sangat sensitif. Ayumi mengurai pelukannya. "Tidak Jes, sampai kapan pun Ayumi tidak akan berpaling dari Kak Rey hanya kak Rey lah yang Ayumi cintai, sayangi", kata Ayumi.


Jessica mengambil tisu di dalam tasnya ia menyerahkan ke Ayumi. Dengan segera Ayumi menghapus air matanya. Namun tetap saja air mata Ayumi tidak mau berhenti saat Ayumi melanjutkan ceritanya..


"Maaf iya, Ayumi jadi curhat dan menangis," ujarnya.

__ADS_1


"Tidak apa-apa Ayumi, kau sahabatku, seharusnya kau bisa berbagi cerita dengan ku agar aku lebih tahu siapa kamu", jelas Jessica.


"Jessica yang masih punya orang tua lengkap dan saudara laki-laki. Tapi keluarga Jessi selalu sibuk", Jessica menatap Ayumi.


"Kau beruntung Ayumi, meski kedua orang tua mu sudah tidak ada tapi masih banyak orang yang sayang dan peduli sama kamu",


"Jes! Jangan pernah bilang seperti itu, mungkin orang tuamu punya alasan kenapa beliau sibuk",


"Sudah Yuh,Jessi jadi ikutan melow jadinya"


Membuat kedua gadis itu tertawa bersama.


Kini mereka berjalan menuju parkiran mobil dimana mobil Jesicca terparkir.


Butuh satu jam mobil Jessica sampai di mansion Keluarga Sander.


Jessica tidak percaya melihat mansion yang sangat megah, mewah.


"Ayumi ini benar kan, Jessi tidak salah mengantarmu" kata Jessica.


Ayumi hanya bisa cekikikan melihat sahabatnya itu yang masih tidak percaya.


"Iya benar lah, ayo kita turun dan masuk",


Jessica masih tertegun melihat bangunan mansion. Ia tidak percaya jika Ayumi dari keluarga kolongmerat, tapi Ayumi tidak pernah bercerita dan tidak terlihat dari kaluarga yang cukup berpengaruh di Rusia.


Dilihat dari penampilannya Ayumi sehari-hari nampak sangat sederhana dan tidak menunjukan jika dirinya dari keluarga kolongmerat.


Jessica masih diam duduk di dalam mobil. Membuat Ayumi maish terkekek melihat sahabatnya. Sampai Ayumi mengetuk kaca mobilnya.


Tok.. tok..


Jessica tersadar dari lamunannya. Ia menurunkan jendela mobilnya.


"Ada apa?"Tanya Jessica.


"Mau sampai kapan kamu masih di dalam mobil,ayo keluar dan kita masuk kedalam", pinta Ayumi.


"Iya maaf", jawab Jessica.


Jessica keluar dari mobilnya dan mengikuti langkah Ayumi yang berjalan lebih dulu, Jessica masih menatap dan mengagumi sekeliling mansion.


"Ayumi, ini mansion apa istana besar banget, terus kenapa kamu tidak tinggal disini saja" tanya Jessica.


Ayumi hanya bisa menggelengkan kepalanya saja. Ayumi dan Jessica di sambut pelayan mansion dengan ramah.


"Selamat datang nona muda Ayumi", kata salah satu pelayan.

__ADS_1


"Apa Deduska ada"tanya Ayumi.


"Ada, Tuan sedang berada di halaman belakang,mari nona saya antar", kata pelayan.


__ADS_2