
Nick merasa murka terhadap siswi di hadapan nya, berani sekali dia bilang seperti itu, Nick menghentikan langkahnya nya namun Nick tidak menyangka jika Ayumi akan melakukannya terlebih dulu.
Plak
Ayumi menampar Annabelle begitu keras. membuat Annabel merasakan kesakitan di bagian pipinya.
Ayumi menangkup wajah Annabel dan mendorong tubuh nya ke tembok. Ayumi menghimpit Annabelle sampai ketakutan.
"Apa masalah mu dengan ku, hingga kau membuat masalah murahan seperti itu?" bentak Ayumi.
"Kau kira aku akan diam saja, selama ini Hah!! Annabelle kau salah mencari Masalah dengan ku"
"Tolong lepaskan aku" Annabel memohon agar Ayumi melepas cengkraman nya.
Semua murid melihat Ayumi dan Annabel berkelahi.
Nick masih terkejut melihat tindakan Ayumi yang berani.
"Ayumi lepaskan dia, nanti dia bisa mati" ucap Nick melerai mereka berdua.
"Ini lebih baik, jika dia lebih baik mati" Teriak Ayumi.
Banyak yang tidak percaya terhadap Ayumi yang berani.
"Apa yang kalian lihat? kenapa kalian hanya bisa berbicara di belakang orang, kenapa tidak berani didepan nya saja?"
semua murid terdiam ia tidak berani membisikan Ayumi kembali, ada rasa takut jika mereka akan diperlakukan yang sama dengan Annabelle.
Bulan, Danilo dan Saka melihat Ayumi dengan Annabelle, mereka juga tidak percaya Ayumi berani melakukan nya.
"Apa salah saya terhadap kalian semua??"
"Begitu murahan kah seorang Janda sepertiku di depan Kalian?" Teriak Ayumi yang sudah di liputi emosi.
Hingga semua guru keluar dan juga kepala sekolah karena mendengar teriakkan Ayumi.
"Ayumi lepaskan dia" kata kepala sekolah.
Namun Ayumi tidak melepaskan Annabelle.
"Apa kalian pernah aku goda hingga kalian membicarakan ku, semurahan itu kah seorang janda di mata kalian?"
"Apa ini semua yang kalian dapatkan selama menjadi murid disekolah ini?"
Membuat kepala sekolah dan guru yang lain tidak bisa berkata apa-apa.
Nick menarik pinggang Ayumi dan menjauhkan Annabelle, Ayumi masih saja berontak ia ingin mencekik leher Annabelle.
__ADS_1
Annabelle memegang wajah yang sakit.
"Dasar Gadis Gila" teriak Annabelle.
"Sudah Ayumi" bisik Nick.
"Lepaskan kak, Ayumi belum selesai dengan dia" teriak Ayumi
"Ayumi dengarkan kakak" hardik Nick.
Namun Ayumi tidak mendengar Nick ia tetap ingin menghajar Annabelle.hingga berhasil lepas dari Nick.
"Shiit!! Ayumi" gumam Nick.
Ayumi akan menyerang Annabelle kembali namun Saka datang memeluk tubuh adiknya.
"Ayumi tenang" bisik Saka.
"Kalian tidak pernah tahu bagaimana rasanya di tinggal orang yang kita cintai, dan ketika ada orang yang menolongku dengan menikahi ku semua orang mengujeg ku" Ayumi akhirnya menangis di pelukan Saka.
Nick membubarkan murid- murid yang menonton Ayumi dan Annabel.
Kini Annabelle di bawa keruangan BK oleh Nick.
Nick menjelaskan semua kronologi kenapa Ayumi bisa mengerang Annabelle, semua Guru dan Guru BK mengerti keadaan Ayumi. karena Ayumi selama menjadi murid di sekolah ini dia tidak pernah melakukan perkelahian.
Semua guru merasa kasian terhadap Ayumi, jiwanya terguncang, dia merasa down butuh perhatian dari orang- orang sekeliling Ayumi.
"Pak, saya tidak salah dalam hal ini, dia menyerang ku, bahkan dia menamparku pak" Annabelle membela diri ia membalikkan fakta, seakan Annabelle lah yang di tindas.
"Hai.. Anak kecil, jika Ayumi tidak menampar kamu dan menyerang kamu, jika kau tidak memulai perkelahian ini" tegas Nick dingin,
Annabelle seakan tidak berkutik, ternyata pria bule di depan nya buka suara apa yang terjadi.
"Annabelle bapak akan menskor kamu selama seminggu, dan kau tidak bisa ikut ujian Minggu depan jika kau protes"
Annabelle menggelangkan kepalanya tidak terima dengan hukum yang dia terima.
Ny. Arum mendengar kabar Ayumi bertengkar, ia datang kesekolah meski tubuhnya masih belum fit. tapi jika menyangkut Ayumi Ny. Arum tidak akan diam.
"Ada apa lagi ini" sahut Ny. Arum.
"Kau!!" Ny. Arum terkejut dengan Annabelle. ternyata Gadis yang bernama Annabelle tidak henti-hentinya membuat masalah dengan Ayumi.
"Bapak kepala sekolah, tindakan ini sudah sangat meresahkan, saya selaku ketua yayasan ingin mengeluarkan siswi ini" tegas Ny. Arum memberi hukuman kepada Annabelle.
Membuat Annabelle diam.
__ADS_1
kenapa harus di keluarkan, di skor seminggu saja aku tidak mau apalagi ini di keluarkan
Annabelle bersujud di depan Ny. Arum ia menangis.
"Nyonya tolong cabut tuntutan anda yang akan mengeluarkan ku"
"Aku Aku salah, maafkan aku" kata Annabelle. yang masih bersimpuh di hadapan mami Arum.
"Ny. Xavier saya sudah memberikan hukuman yang pantas untuk Annabelle, saya memberikan skorsing selama seminggu, jika dia tidak terima, saya sudah tegaskan jika dia tidak akan bisa mengikuti ujian Minggu depan" jelas kepala sekolah.
Ny. Arum tetap pada pendiriannya, ia akan memberikan saksi yang berat kepada siswa dan siswi yang berani membuat ulah dan membuli kepada murid lain.
Ny. Arum menatap Ayumi dan Ayumi melihat nya ia mengelengkan kepalanya untuk tidak mengeluarkan Annabelle. ia juga salah telah menampar Annabelle.
"Baiklah,Saya tidak akan mengeluarkan dia tapi ingat jika kau masih membuli Ayumi lagi. kau akan saya keluarkan dari sekolah ini" tegas Ny. Arum.
Annabelle pergi ke UKS sekolah untuk mengompres bekas tamparan Ayumi.
Aku tidak terima, awas saja kau Ayumi, Sampai kapan pun aku akan tetap membencimu
Batin Anabelle.
Ny. Arum menghampiri Ayumi ia sangat merindukan putrinya.
"Sayang!! mami kangen" ucap mami Arum. ia memeluk ayumi.dan Ayumi menerima pelukan dari mami Arum meski ia hanya diam saja.
Mami Arum mengurai pelukannya "Maafkan mami sayang" ia mencium kening Ayumi.
"Nick kenapa Ayumi bersama kamu? apa dia tinggal di apartemen kamu" tanya Mami Arum.
"Tidak Nyonya, Ayumi berada di rumah Rey yang baru saja di belinya" kata Nick.
"Kebetulan anda datang Ny. Xavier, saya mau menyampaikan jika Ayumi telah mendapatkan panggilan untuk mengikuti beasiswa di Massachusetts Institute of Technology (MIT) atau Institut Teknologi Massachusetts Amerika serikat" jelas Kepala sekolah Ayumi.
Ny. Arum menutup mulutnya tidak percaya jika putrinya mendapatkan beasiswa di universitas terbaik di dunia.
"Sayang kau hebat, kau bisa masuk kesana"
membuat Ayumi mengerutkan keningnya "Tapi mih Ayumi tidak pernah mendaftar atau mengajukan diri untuk bisa masuk ke MIT"
"Bapak yang telah mendaftar kamu nak" kata kepala sekolah.
"Tapi maaf Ayumi ingin ke Moskow Rusia" seru Ayumi.
"Tidak apa-apa Ayumi, kau boleh bebas memilih dimana pun kau inginkan beasiswa berlaku di universitas mana pun" jawab kepala sekolah.
Mami Arum memeluk tubuh Ayumi "Congratulations sayang, Rey pasti senang mendengar nya"
__ADS_1
Nick tersenyum mendengar nya.
Rey kau pasti bangga di atas sana melihat istri kecil mu. aku akan tetap menjaganya dia sudah seperti adik kandung ku sendiri.