
"Ini bunga yang cantik seperti yang beli" ucap paman Sam.
"Paman bisa saja" senyum Ayumi.
"Tumben sendirian dimana suami kamu nak"
"Ini Ayumi akan datang menemui nya" Ayumi mencoba untuk tegar dan tidak bersedih di depan orang, ia tersenyum paksa di depan paman Sam.
"Maaf nak, paman tidak tahu, paman turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian suami tercinta, semoga kamu menjadi Gadis dan istri yang tegar, yang sabar nak"
"Tidak apa-apa paman, Terimakasih paman" Ayumi tersenyum lagi "Ini paman uangnya"
Ayumi menyodorkan lembaran uang untuk membayar bunga ia beli.
Namun paman Sam menolak uang dari Ayumi.
"Tidak usah nak, bawa saja bunga nya"
"Tapi paman, ini usaha paman"
"Satu buket bunga tidak akan membuat paman gulung tikar Sayang"
Ayumi tertawa apa yang di katakan paman Sam memang benar.
Terus tersenyum dan tertawa lah nak Ayumi, kau gadis yang sangat tegar, cobaan demi cobaan semoga kau bisa lalui.
Batin paman Sam.
ketika melihat Ayumi tersenyum.meski selalu dirundung duka.
Ayumi pamit dan pergi dari kedai bunga milik paman Sam. namun saat Ayumi baru saja keluar dari kedai bunga ada seseorang yang melihat Ayumi. dia mengamati Ayumi yang sedang berjalan dengan memeluk sebuket bunga di tangannya. menuju pemakaman yang tidak jauh dari Kedai bunga.
Seseorang merasa penasaran dengan Ayumi. dia masuk kedalam kedai bunga. lalu bertanya kepada paman Sam, ia tercengang akan penjelasan Pemilik kedai bunga.
"Paman! apa paman melihat Gadis berpakaian seragam sekolah seperti ku ini"
"Owg Ayumi?" Gadis itu menganggukan kepalanya. "dia baru saja pergi ke makam suaminya"
Apa!! Suami? Jadi Ayumi sudah menikah?
Dia mencoba tidak terkejut agar ia bisa mendapatkan info tentang Ayumi.
"Iya Paman, tadi dia mengajak ku untuk menemani nya, namun aku malah datang terlambat, terimakasih paman"
Dia pergi dari kedai bunga dan berjalan menuju pemakaman umum. dari kejauhan ia melihat Ayumi yang sedang berada di pemakaman. ia tersenyum licik.
__ADS_1
"Ini bakal menjadi berita besar di sekolah besok, tunggu saja kehancuran mu Ayumi" ucap nya.
Ayumi mengusap batu nisan milik Rey. lalu ia menaruh buket bunga tadi di atas pusaran makam Rey.
Ayumi mengeluarkan sesuatu dari dalam tas. ternyata Ayumi membeli kue tart mini lalu ia simpan di dalam tas nya. gadis ini menanamkan lilin di atas kue. lalu ia mulai menyalahkan api pada lilin itu. Ayumi meletakan kue tart itu di atas pusar tanah.
"Selamat Ulang tahun suamiku"
Dengan suara yang sedikit bergetar, karena ia harus merayakan ulang tahun suaminya pertama kali ketika dia sudah pergi
"you always be missed kebanggaan ku, meski kontrak hidup sudah tidak ada di dunia ini. tapi Ayumi datang untuk mu, meski hanya pusaran tanah yang ku lihat"
Ayumi mulai berkaca-kaca ia tidak bisa membendung nya lagi.
"Sesungguhnya Ayumi malu untuk menangis dan bersedih di depan kak Rey meski berusaha tegar dan tabah, namun hati tidak bisa di bohongi karena sampai hari ini" Tangisan Ayumi pecah.
"Ayumi tidak percaya jika suami Ayumi yang Ayumi sayangi telah pergi"
"Kak!! Ayumi kangen akan canda tawa kak Rey, dan ketika Ayumi sedih kak Rey lah yang selalu ada buat Ayumi. haruskah Ayumi untuk belajar ikhlas karena kehilangan kak Rey? sosok suami sempurna seperti kak Rey" Ayumi menangis dengan sesunggukan.
"Sampai kapan pun tidak ada orang yang akan menggantikan posisi kak Rey di hati Ayumi"
"I love you my husband"
🍃🍃🍃
"Sayang, mami berangkat dulu iya, karena ada meeting pagi ini, jadi mami buru-buru tidak bisa mengantar mu kesekolah" Ny. Arum mencium pucuk kepala Ayumi yang sedang menikmati sarapan pagi nya.
"Iya mih tidak apa-apa, lagian ada Pak Udin yang mau mengantarnya"
"Tidak sayang, pak Udin harus pergi ke bengkel, kamu di antar sama Jeff saja iya sayang" Ny. Arum tahu jika Ayumi ingin berangkat sendiri dengan salah satu mobil koleksi suaminya dengan alasan di antar pak Udin, karna pak Udin sudah melapor kepadanya. bukan tidak boleh Ayumi berangkat sendiri pakai mobil suaminya tapi umur Ayumi lah yang belum boleh.
"Tapi mih"
"Sudah tidak boleh protes, mami tidak mau putri mami berangkat sendirian kesekolah"
Membuat Ayumi memajukan bibirnya.
"Jelek ah sayang jangan begitu, dada sayang, mami pergi dulu"
"Iya mih" sendu Ayumi.
Akhirnya Ayumi mau di antar sama Jeff kesekolah. kini ia sudah sampai di sekolah.
Sepanjang perjalanan tadi Ayumi hanya diam. sampai turun dari mobil saja masih bermuka murung.
__ADS_1
Ayumi tidak menyadari jika di sekolah banyak yang menatap nya. banyak yang bisik-bisik membicarakan Ayumi, namun gadis keturunan Jepang ini tidak mempedulikan nya. sampai akhirnya di depan kelas banyak orang tua murid mencari Ayumi.
"Itu dia anaknya, yang sudah mencoreng nama baik sekolah ini rusak" teriak salah satu orang tua murid.
Ayumi berhenti berjalan ia masih membeku tidak percaya jika banyak para orang tua murid mencarinya.
Ada apa? kenapa semua orang tua murid berkumpul di depan kelas dan apa ini ia mencariku
"Jangan mentang-mentang dia siswi berprestasi kemudian di anak emaskan di sekolah ini" teriak orang tua murid.
"Betul .. betul sekali, jika perlu DO saja siswi ini dari sekolah ini" kata salah satu ibu-ibu yang ikut demo.
Annabelle tersenyum melihat kejadian ini.
"Yes, berhasil l, rasain lho Ayumi" lirih Annabelle dari kejauhan "Kalau bisa jangan di terima di Sekolah dimana pun berada.
"Ada apa ini" Sahut ayumi melihat ibu-ibu protes.
"Jangan beri ampun seret dia sekarang" ucap ibu Sofia.
Ayumi yang sudah di tarik paksa oleh ibu-ibu.
"Tunggu ibu-ibu ada apa ini, kenapa saya di bawa" Ayumi yang masih meras binggung.
"Ck kelihatan polos tapi"
"Tapi apa?"
"Tidak pantas sebagai seorang siswa karena kau sudah menikah. mana ada orang yang sudah menikah kembali kesekolah, harus nya kau di rumah mengurus suami Kamu"
Deg
Hati Ayumi rasanya begitu sakit seperti tertancap beribu-ribu paku yang menancap.
Ketika di tarik paksa. Bulan melapor kejadian ini kepada kepala sekolah dan wali murid nya. beruntung di saat Ayumi di seret paksa mereka datang tepat waktu.
"Berhenti!!" Teriak bapak kepala sekolah.
"Ada apa ini, kenapa kalian menarik paksa Ayumi, kita kan bisa berbicara secara baik-baik, tidak seperti ini" ucapnya lagi"
"Bapak kepala sekolah anda ini bagaimana, kenapa murid bapak ada yang sudah menikah masih saja di ijinkan pergi sekolah."
Deg
apa!! jadi semua sudah tahu jika Ayumi sudah menikah.
__ADS_1
Bersambung..