Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 48


__ADS_3

Kini Ayumi sudah berada di Rumah Sakit Amerika. Setelah pihak dokter yang akan menangani Ayumi mempelajari dulu yang pasien alami, seraya menunggu jadwal operasi nya keluar. Beruntung tidak butuh lama malam nya Ayumi bisa segera di operasi, seluruh keluarga merasa senang setelah menunggu seharian.


Selama di Amerika Nick akan tinggal di apartemen milik Rey, dan keluarga Sander juga akan tinggal di sana mengingat mereka hanya pulang untuk beristirahat saja. Setelah itu akan kembali menjaga Ayumi secara bergantian. Bukan Tn. Dominik tidak mampu atau bagaimana, namun dari apartemen milik Rey dengan Rumah sakit jarak nya tidak terlalu jauh. Apartemen milik Rey tergolong apartemen elit hanya orang tertentu yang memilikinya.


Nick sudah meminta bantuan kepada team Rey yang lain yang masih peduli dengan Rey, Setelah Nick menceritakan semuanya. Mereka sangat antusias akan membantu menyelidiki kasus kecelakaan Rey. Meski sudah beberapa tahun namun ternyata mereka masih sangat care sekali dengan Rey.


Membuat Nick merasa lega, ia tidak perlu bolak-balik ke Amerika - Prancis. Mengingat dirinya juga sedang menunggu Ayumi.


Kini Ayumi sedang berada di kamar VVIP seraya menunggu jam malam untuk giliran ia di Operasi. Nick menerima pesan singkat dari seseorang yang tidak ia kenal namun ia memberitahu si pengirim ternyata Danilo. Nick mengerutkan keningnya kenapa bocah ingusan ini malah chat dirinya.


"Shiiitt", umpat kesal Nick.


"Ini pasti kerjaan Ayumi yang selalu ngasih nomor jika ada yang meminta nomor saya yang selalu ia kasih" gumam Nick.


Beberapa kali Danilo mengchat nya namun tidak Nick pedulikan. Hingga akhirnya Danilo menghubunginya. Nick keluar dari kamar Ayumi dan ia mengangkat telepon dari Danilo.


"Hallo Ayumi, kau tidak apa-apa kan? Bagaimana kondisi kamu sekarang, gue sangat khawatir saat mendengar berita itu", ucap Danilo yang tidak henti-hentinya bertanya.


"Apa sudah pertanyaan kamu anak ingusan", seru Nick .


Mendengar panggilan anak ingusan Danilo tahu siapa yang sudah mengangkat telepon nya.


"Maaf kak, bagaimana kabar Ayumi",


"Ayumi baik-baik saja kau tenang saja, doakan saja cepat sembuh dan kembali beraktivitas kesedia kala", jawab Nick dengan tegas, lalu ia mematikan sambungan telepon nya.


Nick kembali masuk dan melihat perawat yang sedang mengecek kondisi Ayumi.


"Bagaimana", tanya Nick.


"Jika kondisinya stabil terus seperti ini akan mempermudah jalannya operasi nanti, jangan di ajak bicara dulu tuan, takut emosional akan naik",


Nick menganggukan.


Andai Pria itu tidak mirip Rey, Ayumi tidak akan meninggalkan pesta itu, andai Rey tidak kecelakaan Ayumi tidak akan mengalami Trauma yang sangat serius.

__ADS_1


Batin Nick. Ia hanya menatap Ayumi yang berbaring lemah tidak berdaya.


Kapan penderitaan akan cepat berakhir, Kenapa selalu saja menimpa kamu Ayumi, kamu gadis yang kuat, kakak mohon kamu harus bisa melewati ini semua,


Batin Nick. Ia menitihkan air matanya. Namun dengan segera ia menghapus dengan kasarnya saat ada seseorang yang masuk kedalam.


"Nick apa kau sudah istirahat" ucap Tn. Dominik.


"Belum, mungkin sebentar lagi", jawab Nick ia tidak berani menatap Tn. Dominik ia akan ketahuan jika ia habis menangis dan mengetahui matanya merah.


"Kembalilah ke apartemen dan istirahat, biar saya saja yang menjaga cucu saya, kau dari semalam belum istirahat Nick", jelas Tn. Dominik.


"Baik ,tuan saya akan kembali ke apartemen sekarang, jika ada sesuatu bisa hubungi saya" kata Nick.


Berbeda dengan Karina yang masih betah menikmati keindahan apartemen Rey. Ia masuk ke salah satu ruangan khusus ternyata di dalam ruangan itu terdapat studio mini, banyak foto Rey dan juga Ayumi yang terpanjang di sana.


Karina tersenyum saat melihat salah satu foto Rey dan Ayumi nampak bahagia.


"Aunty tidak menyangka jika kebahagiaan kalian di pisahkan dengan sebuah kematian, cinta kalian benar-benar begitu besar,aunty iri sayang", ucap Karina menitihkan air matanya.


Karina mengelilingi ruangan itu dan menyalahkan rekaman video saat liburan Ayumi dan Rey. Karina mulai duduk ia mulai mengamati Vidio yang sedang di putar, nampak terlihat kebahagiaan sang keponakan itu dan Rey yang begitu perhatian dan sayang banget sama Ayumi.


"Oh My God ini tidak adil, andai itu semua bisa di beli dengan uang, aku akan membeli itu semua dengan uang berapapun"


"Nona anda disini" sahut Nick yang baru saja sampai di apartemen.


"Maaf Nick, saya lancang telah masuk ke sini dan melihat Vidio ini, saya hanya ingin mengenal orang yang paling di sayangi Ayumi yaitu suaminya dan saya masih penasaran apa benar pria itu mirip sekali dengan Rey?" Jelas Karina panjang lebar.


Nick menghela napas panjang. "Benar nona, pria itu sangat mirip sekali dengan Rey, tidak ada yang tidak mirip, semua 100% sangat mirip", seru Nick.


Karina hanya mengangguk kepalanya saja. "Nick kau beristirahat lah, saya akan kerumah sakit", kata Karina, ia bangkit dari duduknya dan meninggalkan Nick sendirian.


Karina kembali ke kamar ia mengambil coat berwarna navi, karena di Amerika sedang musim dingin, Karina berteriak jika ia sudah pergi.


Karina memilih menggunakan taksi dari pada pakai mobil Ayumi. Tidak butuh lama Karina sampai di Rumah Sakit di mana Ayumi di rawat.

__ADS_1


Ia melihat Dady nya keluar dari kamar Ayumi dan ia semakin cepat untuk mendekati Dady nya.


"Dady ada apa?" Tanya Karina.


"Dokter bilang jika waktunya Ayumi melakukan operasinya"seru Tn. Dominik.


"Bukan nya nanti malam" tanya Karina lagi.


"Iya karena kondisi Ayumi saat ini jauh lebih baik untuk melakukan operasinya, kau hubungi Nick untuk segera kesini", kata Tn. Dominik.


"Iya Dad, nanti Karina kirim pesan singkat, dia mungkin sedang istirahat kasian dia", seru Karina.


"Iya, sudah biarkan dia istirahat dulu saja",


"Baiklah Dad", kata Karina, ia mengirim pesan singkat kepada Nick. Dari pada telepon ia pasti akan mengganggu Nick.


Kini Ayumi sudah masuk kedalam ruangan operasi.


Karina dan Tn. Dominik menunggu di ruang tunggu, setengah jam kemudian Nick datang dengan sedikit berlari, setelah melihat pesan singkat setengah jam yang lalu.


"Maaf, nona, Tuan, saya ketiduran, dan baru membaca pesan singkat dari nona" ucap Nick. Ia yang masih mengatur napasnya yang sedikit tersengal-sengal karena tadi ia sempat berlari.


"Tidak apa-apa Nick, saya sengaja mengirimkan kamu pesan singkat agar kamu bisa istirahat", seru Karina.


" Bagaimana Ayumi Tuan", ucap Nick.


"Kita masih menunggu Nick, kita doakan saja semoga operasi nya Ayumi berjalan dengan lancar", seru Tn. Dominik.


"Duduklah Nick, apa kau sudah kasih kabar ke Nyonya Xavier, jika Ayumi hari ini akan di operasi ", kata Tn. Dominik kembali.


"Sudah Tuan, jika beliau dalam penerbangan kesini, dan Jeff asisten dari Indonesia yang akan menjemputnya", seru Nick.


Semua orang yang menunggu sangat membuat mereka tegang, hampir tiga jam lamanya, belum ada kabar dari Dokter atau perawat.


Tidak henti-hentinya mereka berdoa bersama untuk kelancaran jalannya Operasi Ayumi. Mami Arum dan Jeff baru saja sampai dan ikut bergabung dengan mereka yang masih setia menunggu jalan nya operasi.

__ADS_1


__ADS_2