
"Dady senang jika, kau akhirnya mau mengurus perusahaan. Seperti kakakmu. Tapi, jika kau hanya ingin sesuatu hal. Dady tidak akan pernah mengijinkan mu." kata Tn Muller.
Tn. Muller tahu akan perbuatan putrinya. Karena, sebelum apa yang putrinya inginkan belum tercapai. maka ia akan tetap dengan pendirian nya. meski cara dia salah.
Jessica termasuk gadis yang ambisius dan keras kepala. apa yang dia inginkan harus di wujudkan.
Maka dari itu, Tn. Muller hanya mengawasi putrinya. agar tidak melakukan tindakan yang merugikan dirinya. termasuk membalas dendam kepada Ayumi. meski putrinya yang salah.
"Lihatlah, sahabat mu itu, dia bahkan masih muda tapi sudah memiliki tanggung jawab yang besar. Dady bangga sama dia. Semoga kau bisa seperti itu. Sayang." Sambung Tn. Muller memuji Kepintaran Ayumi. di depan putrinya.
"Mommy akan mendukung mu sayang. Jika, tahun ini kau lulus. butik mommy sebagai hadiah nya." ibu Jessica memberikan dukungan untuk putrinya.
Huft, kenapa mommy sama Dady malah memuji dan membandingkan wanita murahan itu. harusnya memuji Jessi. bukan dia. Awas saja Ayumi. Kedua orang tua Jessi sendiri malah membela wanita itu.
Batin Jessica. Dia tidak terima dengan Dady nya yang selalu memuji dan membandingkan akan kepintaran Ayumi dari pada putrinya sendiri.
"Baby, apa kau ingin makan sesuatu?" Tanya Rey.
"Boleh sayang." Jawab Ayumi.
"Baiklah, biar aku ambilkan. Kau duduk disini dulu." Pinta Rey kepada Ayumi.
Cup
__ADS_1
Rey mengecup bibir Ayumi sebelum pergi.
Jessica memperhatikan Ayumi dan Rey. Ia tersenyum saat melihat Ayumi sendirian. Jessica melangkah mendekati Ayumi.
"Dad, mom,.Jessi mau ambil minum dulu." ijin Jessica.
Kedua orang tuanya menganggukkan kepalanya.
Jessica duduk di samping Ayumi. Membuat Ayumi terkejut melihat kedatangan Jessica yang tiba-tiba muncul begitu saja dan langsung duduk.
"Kenapa? Apa kau terkejut melihat Jessi ada disini." Ucap Jessica dingin.
Ayumi mencoba untuk tenaga. Ayumi merasa sudah tidak ada urusan lagi.
"Dengar baik-baik perkataan ku. jauhi Kak Garrett. Jika, kau ingin selamat." Bisik Jessica seraya pandangan nya ke arah Rey yang sedang di sapa oleh seseorang. Jessica takut jika ada yang melihat nya. Tapi Jessica salah jika ada seseorang yang melihat Jessica menghampiri Ayumi.
Ayumi menyungingkan senyumannya. "Kenapa, Ayumi harus menjauh dari suami sendiri? Ayumi tidak akan pernah takut akan ancaman mu."
"Kau. berani sekali ... " Tangan Jessica hampir saja ingin menampar pipi Ayumi. Namun Jessica urungkan saat melihat Tn. Dominik berjalan ke arahnya.
"Ingat kata-kata Jessi tadi." ancaman Jessica. wanita ini berdiri dan meninggalkan Ayumi.
"Sayang, apa kau tidak apa-apa? Apa dia melukaimu?" Tanya Tn. Dominik cemas. setelah Jessica pergi.
__ADS_1
Ayumi tersenyum dan menggenggam tangan Tn. Dominik.
"Deduska. Ayumi tidak apa-apa. tidak.perlu khawatir atau cemas seperti itu. lagian disini banyak orang dan juga banyak yang menjaga Ayumi." mencoba menjelaskan. jika dirinya baik-baik saja.
"Tapi, Deduska takut. Jika, dia melukaimu."
"Ada apa ini? Apa ada yang melukai mu honey?" Tanya Rey yang sudah datang membawa beberapa cemilan di atas piring yang Rey bawa. Rey menaruh di atas meja. Ia menatap Ayumi dan bergantian menatap Tn. Dominik. Rey menunggu penjelasan dari kedua orang yang berbeda generasi.
"Deduska. hanya khawatir. Jika, Jessica melukai Ayumi kembali. Karena, tadi Deduska melihat ia datang kesini." Tutur Tn. Dominik.
Rey tidak merasa terkejut. Rey tahu Jika ia meninggalkan Ayumi sendirian Jessica akan datang. Rey hanya ingin tahu. apa mau nya Jessica. maka dari itu Rey mengikuti permainan nya.
"Rey tahu dia pasti akan datang ke Ayumi. Rey sudah menembak. Honey apa dia melukaimu?"
"Tidak sayang. dia hanya mengancam saja untuk menjauhi mu."
"Astaga, wanita itu. Kapan dia akan berhenti mengejar ku." gumam Rey.
"Rey, selesai kan urusan percintaan mu dengan dia, Deduska tidak mau cucu Deduska terluka karena wanita itu."
"Oh my ... Deduska. Rey tidak pernah mempunyai urusan dengan dia. Apa lagi menjalin hubungan dengan dia. Rey hanya dekat dengan kakaknya."
"Iya, Deduska akan pegang perkataan mu. Tapi, Jika terjadi sesuatu kepada cucuku kau orang yang pertama yang akan di salahkan."
__ADS_1
Jangan lupa Dukungan nya 🙏🙏🙏