Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 148


__ADS_3

Hari ini Ayumi dan Rey akan kembali ke Moskow. Mereka benar-benar menghabiskan waktu liburan yang singkat untuk honeymoon yang kedua.


Sebenernya Ayumi enggan untuk kembali. Begitu banyak momen di Indonesia terutama keluarga nya yang sudah bahagia di atas sana.


Selama di perjalanan menuju Bandara Ayumi hanya diam. Rey menyadari perubahan mimik wajah istrinya.


"Honey, apa kau akan berkunjung ke makam kedua orang tua mu dulu?" Tawar Rey kepada Ayumi.


Ayumi yang sedang bersender di dada Rey sontak mendongakkan kepalanya ke atas melihat wajah Rey.


"Apa kau serius akan mengabulkan permintaan ku" lirih Ayumi.


"Of course baby"ucap nya Rey. Seraya mengecup pucuk kepala Ayumi.


Rey menyuruh sopir pribadinya untuk mampir ke pemakaman elit di kota ini.


Seperti biasa Ayumi dan Rey akan mampir.ke kedai bunga milik paman Sam.


Paman Sam terkejut melihat kedatangan Ayumi dan Rey yang kedua kalinya dalam seminggu ini.


"Hallo nak, kau kembali lagi" tanya paman Sam.

__ADS_1


"Iya paman, kami akan kembali ke Moskow dan kami akan berkunjung terlebih dulu ke makam Dady sama mommy sebelum Ayumi pergi"


"Wait.. paman ambilkan pesanan kamu dulu" kata Paman Sam. Ia pergi ke dalam dan mengambil tiga buket bunga lili berwarna putih.


Setelah Rey membayar ketiga buket bunga itu. Rey mengandeng tangan Ayumi keluar dari kedai bunga.


Kini Ayumi sudah ada di depan pusaran mommy nya. Ia meletakkan buket bunga kesukaan mommy nya.


"Mommy, Ayumi datang kembali. Kali ini Ayumi membawa kabar baik." Kata Ayumi menatap batu nisan yang bertuliskan khatrina Sander.


"Mommy pasti senang, aunty Karina akan di lamar oleh sahabat Rey mom. Maafkan Ayumi. hari ini Ayumi harus kembali kepada Deduska"


Rey berdiri tidak jauh dari ayumi.ia menatap dan mendengar suara Ayumi yang sedang berbicara.


Rey merangkul bahu Ayumi untuk memberikan dukungan. Tidak hanya Mommynya yang ia di ajak bercerita. Dady Azawa pun Ayumi banyak bercerita terutama keinginan sang Dady untuk memimpin perusahaan Dady nya.


Rey juga mendatangi makam papi nya kali ini. Dan juga makam palsu Rey yang ada di samping makam papi Rey.


"Aku tidak tahu kamu siapa, tapi kau dengan beraninya mau menggantikan ku dengan menukar nyawamu sendiri. Aku sangat berterima kasih. Jika aku masih bisa bertemu dan berkumpul kembali dengan keluarga besar ku. Andai saja aku tahu kamu itu siapa" Rey menghela napas panjang.


"Mungkin aku akan mendatangkan keluarga mu dan memberikan santunan untuk keluargamu" sambung Rey.

__ADS_1


Rey tidak bisa marah kepada orang yang sudah mau menukar nyawanya. Andaikan saja Rey tahu siapa orang nya. Dia akan datang kepada keluarga nya.


Setelah cukup lama mereka berada di pemakaman elit. Rey dan Ayumi memutuskan untuk pergi ke bandara.


Sepanjang perjalanan Ayumi selalu menyenderkan kepalanya di dada Rey.


Rey merasa senang karena Ayumi begitu manja akhir-akhir ini.


Dan selama di perjalanan Ayumi tidak ingin jauh dari Rey. Ayumi meminta agar Rey menemani tidur di kabin kamar miliknya.


Iya Rey dan Ayumi menggunakan private jet pribadi Rey. Bukan milik keluarga Xavier, Sander dan Azawa seperti biasa.


"Sayang temani Ayumi tidur, dan jangan pernah meninggalkan Ayumi sendirian" pinta Ayumi.


"Iya baby, aku tidak akan meninggalkan mu sedetikpun." Kata Rey ia mengelus rambut panjang Ayumi. Kini Ayumi sudah berbaring di tempat tidur.


Rey pernah pergi hanya ke kamar mandi.namun membuat Ayumi menangis histeris karena tidak melihat Rey di samping nya.


"Tidurlah, aku akan menjagamu disini, perjalanan kita masih panjang honey" bisik Rey.


Tidak butuh lama Ayumi memejamkan matanya dan ia tertidur dengan memeluk lengan Rey.

__ADS_1


"Kau kenapa baby, kenapa akhir-akhir ini tidak ingin jauh dariku. Tapi aku senang dengan sikap manja mu ini. Aku bisa memanfaatkan waktu kita yang hilang bertahun-tahun" gumam Rey. Ia mengecup kening Ayumi dan ia ikut tertidur.


Rey menarik tubuh Ayumi lebih dekat dan ia memeluk dengan erat. Sedangkan tangan Rey sebagai bantal untuk Ayumi.


__ADS_2