Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 54


__ADS_3

Garrett tersenyum ternyata Ayumi menunggu kedatangannya. Ia melangkah semakin mendekati tempat tidur Ayumi. Sedangkan Karina tahu jika pria bule ini ingin berduaan dengan sang keponakan.


"Sayang! aunty masih merasa jet lag so, aunty pulang dulu, kau ingin bawakan apa nanti jika Aunty balik lagi",


Ayumi mengelengkan kepalanya jika ia belum ingin apa-apa.


"Baiklah aunty tinggal dulu sayang, dan ini handphone baru untuk kamu dan laptop milik kamu", seru Karina menyerahkan handphone dan laptop milik Ayumi.


"Terimakasih aunty,sudah bawakan Ayumi ini semua"


"Iya sayang. dan kau Garrett aunty tinggal dulu, kau jaga keponakanku"


Garrett hanya mengisyaratkan tanda Ok tanpa mengeluarkan suaranya.


Ayumi langsung membuka laptop nya, sudah dua minggu ia tidak melihat mata kuliahnya, ia tidak tahu jika ia masih cuti kuliah.


Garrett menggelangkan kepalanya melihat Ayumi. "Apa laptopnya lebih penting dari pada kedatanganku" seru Garrett.


Ayumi baru menyadari jika masih ada Garrett di dalam ruangan nya. Ia tersenyum karena telah melupakan orang yang ada di dalam ruangan yang sama.


"Maaf kak, habis kalau sudah lihat laptop, pasti tugas kampus banyak sekali, hampir dua minggu Ayumi di sini" keluh Ayumi.


"Aku bangga sama kamu, kau sedang sakit tapi tidak lupa akan tugasmu sebagai seorang mahasiswi"


"Iya sudah lanjutkan saja, aku akan pergi jika Ayumi merasa terganggu" kata Garrett lagi.


"No!! Kak, jangan pergi, kau tahu Ayumi sudah menunggu kakak beberapa hari ini" keluh Ayumi.


"Oya? Ini Garrett sudah ada di hadapanmu, apa kau merindukanku" bisik Garrett ia duduk di samping Ayumi, membuat Ayumi merinding karena hembusan napas Garrett terasa di telinga Ayumi.


"Ayumi merindukan kakak" ucap Ayumi lirih, membuat Garrett tersenyum, ternyata gadis yang ia cintai merindukan nya juga seperti dirinya.


"Apa aku boleh memelukmu" tanya Garrett ia meminta ijin untuk memeluk Ayumi. Dan Ayumi mengijinkan nya.


Garrett menarik tubuh Ayumi dan memeluknya, dan Ayumi bisa merasakan harum tubuh Garrett. Ia menyandarkan kepalanya di dada bidang Garrett yang begitu terasa nyaman.


"Terimakasih sayang" ucap Garrett seraya mengelus rambut panjang Ayumi.


Deg


Mendengar kata sayang, Ayumi mengurai pelukan nya.


"Sayang?" Tanya Ayumi, karena baru pertama kali pria ini mengucapkan kata sayang.


Garrett tersenyum saat Ayumi kebingungan " Jangan binggung begitu" kata Garrett.


"Habis kakak, panggil Ayumi sayang" jawab Ayumi dengan polosnya. membuat Garrett tertawa akan jawaban Ayumi.

__ADS_1


"Baiklah Ayumi, apa kamu mau menjadi kekasih ku" tanya Garrett dengan sangat hati-hati,ia takut jika ia di tolak Ayumi mengingat Ayumi susah sekali move on dari Rey.


"Ok, aku tahu jika kau susah untuk move on dari Rey, tapi ijinkan aku untuk selalu menyayangimu, menjaga"


"Tapi kakak, orang yang Jessica cintai" jawab Ayumi.


Garrett akhirnya tahu apa yang ada di pikiran gadis ini yang mengganjal, mungkin ini waktu yang tepat untuk menjelaskan agar tidak salah paham jika dirinya mencintainya bukan Sahabatnya.


"Apa Ayumi pikir, aku mencintai Jessica?" Tanya Garrett.


Ayumi hanya mengangguk.


"Aku hanya menganggap Jessica seorang adik tidak lebih, karena dia adik dari Willi sahabatku, wanita yang aku sukai sebenarnya kamu Ayumi" kata Garrett.


"Apa kamu mau menjadi kekasihku, aku tahu ini berat untuk mu Ayumi, tapi ijinkan aku menyayangimu, mencintaimu, dan menjagamu seperti Rey, tapi aku tidak akan pernah mengantikan sosok Rey di hatimu meski kau sudah menjadi kekasihku"


"Aku tulus mencintaimu Ayumi, aku tahu suatu saat pasti akan ada keajaiban, dimana kau akan datang mencintai ku tanpa ada sosok orang lain." Jelas Garrett panjang lebar ia menyakinkan dirinya agar Ayumi bisa menerimanya.


Ayumi menundukkan kepalanya, apa ia harus bisa belajar move on dari Rey pria yang ia cintai, bahkan pria yang ada di hadapannya ini jelas sangat mirip sekali dengan mendiang suaminya Rey.


"Ayumi, Ayumi akan mencoba untuk menerima kakak" jawab Ayumi. mendengar jawaban Ayumi Garrett merasa senang ia kembali memeluk tubuh Ayumi dalam pelukannya lagi.


"Terimakasih Sayang" ucap Garrett ia mengurai pelukannya dan mengecup pucuk kepala Ayumi.


Karina dan Nick yang belum pergi melihat kejadian yang membuatnya terharu.


"Iya nona, saya juga ikut bahagia jika akhirnya Ayumi bisa move on dari Rey, semoga Garrett pria yang baik seperti Rey"


Karina mengamini dan menyeret Nick untuk pergi dari hadapan mereka.


"Ayo kita pergi jangan ganggu mereka" kata Karina.


🍃🍃🍃


"Bagaimana terapi kamu honey" tanya Garrett, ia menyuapi Ayumi buah.


"Kakak tahu, jika Ayumi banyak kemajuan, sudah bisa di gerakkan" ucap Ayumi ia mengangkat satu kakinya ke atas.


"Oh My God, sayang kau hebat, kapan jadwal terapi selanjutnya" tanya Garrett.


"Hmm, dua hari lagi"


"Wait, dua hari lagi, baik aku akan menemani kamu sayang bagaimana"


Ayumi mengangguk setuju.


"Kakak baru pulang, apa kakak tidak capek, lebih baik kakak pergi istirahat"

__ADS_1


"Rasa capek ku hilang setelah melihat senyuman mu"


Bugk


Ayumi memukul bahu Garrett, membuat Garrett tertawa, "serius sayang, saat tahu aunty Karina itu Tante kamu dan aku berinisiatif untuk mengantar nya kenapa aku malah kesini, karena aku sudah merindukanmu Ayumi" membuat wajah Ayumi merah merona karena malu.


"Sejak kapan kakak menyukai Ayumi"


"Sejak pandangan pertama saat di birthday party Jessica"


Membuat Ayumi sedih, karena saat malam itu, kecelakaan itu terjadi.


"Are you ok sayang?" Tanya Garret yang melihat Ayumi tiba -tiba murung.


Ayumi menangis. " Kakak tahu saat malam itu, Ayumi pertama kali bisa melihat kak Rey, tapi ternyata salah membuat Ayumi merasa kecewa lalu pergi dan kecelakaan itu"


Garrett memeluk Ayumi " Honey lupakan, biarkan kejadian itu menjadi suatu pelajaran buat kita, agar kita selalu hati-hati, dan jika tidak kejadian malam itu, kita tidak akan pernah bisa bertemu seperti ini"


"Ini takdir sayang, bisa kan untuk melupakan nya dan masih ada masa depan kita yang masih panjang, jangan lah berlarut- larut dalam kesedihan Honey"


Deg


Ayumi kembali mengingatkan kata-kata yang pernah ia dengar dari Rey dulu, membuat Ayumi kembali menangis di pelukan Garrett.


Oh My!! Apa dia benar-benar sosok renkarnasi Rey , jika ia Ayumi merasa bersyukur bisa melihat dan merasakan nya lagi.


"Sayang, kenapa masih menangis" Garrett menghapus air mata Ayumi.


"Kau tahu, air mata mu itu terlalu mahal so jangan pernah menangis lagi ok" kata Garrett lagi.


"Maafkan Ayumi"


Garrett menangkup wajah cantik Ayumi "Jangan pernah meminta maaf jika tidak merasa bersalah"


Membuat Ayumi tertawa, dan Garrett ikut tertawa bersama, "Selalu tersenyum lah sayang, jika tidak kau itu jelek"


Membuat Ayumi mengerucut bibirnya.


"Jangan seperti itu bibirnya, apa ingin aku cium Honey", kata Garrett. Sebelum Ayumi memberi jawaban Garrett terlebih dahulu mengecup bibir Ayumi.


"Cup"


"Jangan pernah seperti itu di hadapan pria lain ok Honey, karena kau sudah menjadi milikku" bisik Garrett.


Bersambung...


Bagaimana di Part ini 😂😂😂. sungguh luar biasa Garrett mengatakan perasaannya 🤗🤗

__ADS_1


__ADS_2