
Sudah satu minggu Ayumi dan Rey di Paris Perancis. Kini Ayumi yang sedang menemani Rey latihan untuk mengikuti perlombaan bulan depan, karena Rey sempat vakum cukup lama dari dunia balap mobil, seorang pembalap harus memiliki kekuatan fisik dan mental yang tinggi. Rey sebagai seorang pembalap ia harus melakukan berbagai persiapan, tak hanya berolahraga saat ada perlombaan saja, tapi juga sehari-harinya mereka berlatih.
Bahkan latihan Rey dalam sehari bisa sampai 12 jam, dan melakukan latihan kardio selama enam jam sehari.
Rey juga melakukan olahraga lain, seperti lari, bersepeda, dan berenang. Tidak hanya itu saja Rey juga melatih kekuatan tangan, lengan, leher, dan punggung dengan gym.
Nick mendekati Ayumi yang masih setia mendampingi Rey.
"Minumlah kakak lihat kau tidak menyentuh minuman atau makanan mu" ucap Nick menyodorkan air dalam kemasan.
"Terimakasih kak, tapi Ayumi tidak haus."tolak Ayumi.
"Tapi jika Rey tahu istrinya" ucap Nick berhenti.
"Huft tukang ngadu" jawab Ayumi mengambil air minum dalam kemasan dari tangan Nick.
Membuat Nick tertawa geli. "Seperti nya harus di ancam dulu baru mau" kata Nick seraya tertawa puas.
"Ish Kak Nick menyebalkan" ucap Ayumi namun pandangan masih fokus menatap Rey dari jauh.
"Ayo biar kakak antar kau pulang ke apartemen" ajak Nick.
"Ayumi ingin menunggu kak Rey selesai" kata Ayumi.
"Tapi Ayumi Rey masih ada beberapa latihan lagi"
"Lagian kalau di apartemen juga Ayumi bakalan sendirian" kata Ayumi.
"Baiklah jika itu mau kamu" seru Nick. "Ayumi apa kakak boleh bertanya sesuatu" kata Nick dengan hati-hati.
__ADS_1
Ayumi menoleh ia mengangguk kepalanya "kakak menerima kado dari seseorang untuk kamu"
Deg
Apa itu dari kak Irina
Batin Ayumi.
"Dan itu dari Irina apa kalian pernah bertemu dengan nya?" Tanya Nick to the poin.
"Iya Ayumi dan kak Rey pernah bertemu, apa kak Nick mengenalnya?" Jawab Ayumi pura- pura tidak tahu.
Nick terdiam, ia berpikir sejenak apa Rey belum pernah menceritakan Irina itu siapa kepada Ayumi atau Rey sudah memperkenalkan Irina kepada Ayumi namun Ayumi pura-pura tidak tahu jika ada hubungan dengan Nick.
"Kakak sangat mengenal nya dia itu Ke"
"Terimakasih Honey" seru Rey mengecup bibir Ayumi. "Capek iya?" Tanya Ayumi seraya menghapus peluh yang membasahi wajah Rey.
"Capek nya sudah hilang saat bertemu kamu baby" gombal Rey.
"Gombal" seru Ayumi. Membuat Rey tertawa. "Serius honey, capek ku hilang saat melihat mu" bisik Rey saat menarik tubuh Ayumi untuk lebih mendekat kepada nya.
"Ehem.. ehem" Nick berdehem.
Ayumi menutup bibir Rey yang hendak mencium nya kembali. saat Ayumi tersadar jika masih ada Nick di samping nya.
Namun Rey tidak mempedulikan akan keberadaan Nick.
Lukas datang membawa catatan waktu Rey.
__ADS_1
"Luar biasa kau Rey, meski vakum lama tapi catatan waktu kamu masih bagus,tidak di ragukan lagi masih sama" seru Lukas.
"Tapi aku minta agar kau menambahkan dengan kecepatan hingga 360 kilometer per jam Rey",
"Habis ini aku ingin melihat fisik kamu Rey" tanya Lukas, "apa selama kau menjadi pilot, apa kau sering latihan fisik Rey? "
"Iya jika ada waktu saja" kata Rey singkat.
Rey melihat jam di lengan tangan nya " baby ini sudah sore lebih baik Nick ngantar mu pulang" tutur Rey.
"Tapi Ayumi ingin disini" Rengek Ayumi manja dengan Rey.
Rey mengelengkan kepalanya "baiklah istri manjaku, jika kau ingin pulang lebih dulu minta lah sama Nick untuk mengantar mu tapi jika kau ingin disini no problem"
"Rey tambah semangat dong karena di temani pujaan hati" cibir Lukas. Rey melotot tajam kearah Lukas. Sedangkan yang di tatapnya hanya tersenyum geli.
"Kak Nick tadi ingin membicarakan apa?" Tanya Ayumi kepada Nick saat tertunda tadi.
"Rey apa kau bertemu Irina di California?" Tanya Nick.
"Iya kita bertemu dengan wanita itu, tapi kenapa kau bertanya seperti itu Nick? "
"Dia mengirim hadiah untuk Ayumi"
Ayumi melirik ke Rey. Seakan mereka sedang berbicara lewat tatapan nya.
Bersambung...
Jangan lupa untuk tinggalkan jejak untuk memberikan dukungan. di tunggu like, komentar dan vote nya juga jangan lupa💃💃💃
__ADS_1