
Perjalanan menuju Moskow Rusia masih panjang. Membuat Rey memutuskan untuk mengerjakan pekerjaan selagi Ayumi masih tidur. Rey hanya butuh waktu 1jam saja untuk istirahat selebihnya, Rey akan mengerjakan pekerjaan yang belum selesai.
Tidak hanya menjadi atlite balap mobil. Tapi, Rey telah memiliki perusahaan sendiri, bukan milik keluarga Xavier peninggalan papi nya.
Tok ... Tok ...
Terdengar suara ketukan pintu kabin kamar dari luar.
Rey menaruh laptop nya di atas kasur, dan ia bangkit untuk membukakan pintu.
"Maaf Tuan, waktunya untuk makan malam!" kata Pramugari memberitahukan jika waktunya untuk istirahat, meski sudah lewat jam makan. Karena Rey dan Ayumi tidak keluar dari kamar sedari tadi.
"Siapkan saja, sebentar lagi saya, dan istriku keluar." kata Rey.
Rey menutup pintunya kembali, dan mendekati istrinya yang masih tidur dengan pulas.
"Baby ... " bisik Rey. Seraya menepuk-nepuk pipi Ayumi.
Ayumi hanya mengeliat saja tidak membuka matanya.
"Baby ... bangun kita makan dulu, habis itu kau tidur lagi."
"Sayang, masih ngantuk 10 menit lagi iya!" renggek Ayumi.
"Tapi, Honey, lihat ini sudah jam berapa? kita bahkan sudah melewati waktu makan"
Dengan terpaksa Ayumi bangun. "Hug and kiss. sayang!" pinta Ayumi.
Rey tersenyum melihat Ayumi yang minta di peluk dan di cium. "Baiklah honey kemarilah"
Ayumi merentangkan kedua tangannya untuk di peluk oleh Rey. Tidak hanya mencium bibir manis Ayumi. Tapi, Rey juga mencumbu Ayumi cukup lama.
"Kita lanjutkan nanti baby, bukannya kalau bercinta butuh tenaga." kata Rey.
__ADS_1
Namun, Ayumi malah mendengus kesal. Karena Permainan harus di hentikan.
"Ayo kita keluar, kau ingin makan apa baby?"
"Sayang gendong." Rengek Ayumi.
Sedangkan Rey hanya menggelengkan kepalanya saja.
"Baby ... kenapa akhir-akhir ini kau manja sekali?" tanya Rey yang sedang mengendong Ayumi ke luar kamar.
"Ntah lah, Ayumi juga merasa menjadi wanita yang cengeng"
"Tapi, aku suka baby.Jika, kau manja seperti ini." ucap Rey seraya mendudukkan Ayumi di sofa.
"Kau mau makan apa?"
"Sepertinya makanan Jepang kalau ada." pinta Ayumi.
Rey memanggil Pramugari untuk menyiapkan makanan sesuai permintaan Ayumi. Beruntung persediaan makanan yang Ayumi minta ada di pesawat.
"Baby, are you ok? Kenapa kau makan banyak sekali? Apa kau tidak takut sakit perut."
"Tidak sayang, bahkan Ayumi ingin makan lagi" kata Ayumi.
"Astaga baby, kau ingin makan apa lagi?"
"Es krim dengan toping beranekaragam buah-buahan. Jika ada" ucap Ayumi Random dengan memperlihatkan gigi putihnya.
🍃🍃🍃
Nick menghela napas panjang setelah di tolak Irina untuk kembali ke Paris. Bukan tidak mau ikut Nick. Tapi, Irina tida mau jauh dari Jeremy, dan dia juga sekarang membantu Jeremy mengelola butik dan salon miliknya.
"Sayang, ayo lah bujuk kakakmu itu. kita di Paris tidak akan lama. hanya, beberapa hari saja nanti kita balik lagi ke sini."
__ADS_1
"Nicko, tapi kau lihat sendiri. Jika aku sedang menikmati pekerjaan ku yang baru? Aku juga harus profesional."
"Tapi kan hanya sebentar, kakak kamu pasti mengerti." seru Nick.
"Apa kau masih takut. Jika Anak buah Zeck menangkap mu lagi sayang?"
"Iya itu salah satunya, beberapa minggu aku tinggal di sini, aku sudah merasa aman tidak takut lagi. Nicko, harusnya kau tahu keinginan ku bukan?"
"Aku tahu sayang. Tapi, aku akan melindungimu. bukannya selama di Paris aku tidak pernah meninggalkanmu dari sisiku?"
Irina terdiam. Apa yang di katakan Nicko memang benar.Jika kekasih sekaligus calon suaminya itu selalu menjaganya dari pengawasan Anak buah Zeck.
"Bagaimana sayang? Apa kau berubah pikiran?"
Nick menggenggam tangan Irina, dan menatap mata biru milik Irina.
"Tidak, aku akan tetap disini"
Nick mendesah dengan kasar. "Baiklah, aku tidak akan pernah memaksamu sayang. tapi, selama aku tidak ada kau harus jaga diri baik-baik. dan, jika terjadi sesuatu kau harus hubungiku." tutur Nick.
Irina menganggukan kepalanya.
"Oh iya sayang, selama aku tidak ada nanti ada seseorang yang akan menjagamu dari jauh"
"Apa" pekik Irina. terkejut mendengar jika Nick menyuruh seseorang untuk menjaganya.
"Kau keterlaluan, kenapa harus ada bodyguard segala. aku bahkan bukan orang penting seperti Ayumi, dan Karina"
Nick mengintrupsi. "sayang ... ini demi keselamatan mu, apa kakak mu bisa menjaga mu dari orang suruhan Zeck? Aku takut dia tahu kau disini, dan saat aku pergi di "
Irina menutup bibir Nick."Baik, aku terima. Jika harus ada Bodyguard nantinya."
Nick tersenyum. Ia membawa Irina kedalam pelukannya.
__ADS_1
"Terimakasih sayang." bisik Nick.