Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 126


__ADS_3

Berta menghampiri Ayumi yang di temani Daniel yang masih asyik dengan mainan barunya bersama Angelo. anak harimau yang baru saja diberi nama oleh Ayumi.


"Nona Ayumi" sapa Berta.


Ayumi menghentikan tawanya. Ia masih memeluk anak harimau itu dan Ayumi menoleh ke sumber suara.


"Iya Bibik Berta"


"Nona sudah di tunggu Tuan besar di meja makan. "


Ayumi menghela napas berat. Ayumi masih ingin mengenal Angelo agar lebih dekat. Meski berat. tapi, Ayumi juga harus sarapan pagi dan juga membersihkan badannya. Karena, Ayumi baru saja tiba di Moskow beberapa jam yang lalu.


"Baiklah, bilang sama Deduska. jika, Ayumi akan membersihkan badannya sebentar" kata Ayumi.


"Baik nona, akan saya sampaikan dan akan saya siapkan air untuk nona mandi" tutur Berta.


Berta pergi dari hadapan Ayumi dan Daniel. Ia kembali ke ruang makan dan memberitahu jika Ayumi akan datang sedikit terlambat. karena ia harus mandi terlebih dulu.


Dominik, Karina dan Irina akan menunggu Ayumi sampai selesai mandi. Di keluarga Sander. Jika seluruh anggota keluarga mereka ada di mansion dan belum nampak mereka akan menunggu. Kecuali tidak ada di mansion mereka akan makan terlebih dulu.


Tidak butuh lama Ayumi menghampiri ke tiga orang yang sudah menunggunya di meja makan. untuk sarapan pagi bersama. Ayumi meminta maaf karena sudah membuat seluruh keluarganya menunggu.


"Morning all" sapa Ayumi kepada ketiga nya.


"Maaf, sudah membuat menunggu" kata Ayumi lagi seraya bokong nya mendarat di kursinya.


Ketiga nya tersenyum melihat Ayumi sudah datang. No problem sayang" kata Karina.


Dan, akhirnya mereka sarapan pagi dengan hikmat tanpa obrolan hingga sarapan pagi bersama selesai.


"Aunty, bisa tidak menghubungi kak Jeremy untuk membuat kan Ayumi gaun untuk nanti. Ketika Ayumi wisudah" ucap Ayumi saat melihat yang lain sudah selesai makan.


Sudah tradisi di keluarga ini. Jika sedang makan tidak boleh berbicara dan harus menunggu sampai mereka menyelesaikan makanan mereka.


"Itu bisa di atur. Aunty akan menghubungi Miss gemulai" ucap Karina. Karina mengambil gawai nya yang ada di samping piring nya. Ia mulai mencari nomor Jeremy dan menghubunginya.


Ayumi merasa senang, jika Jeremy tidak sedang sibuk dan dia hari ini ada di butiknya. Dan menyuruh Ayumi untuk datang ke butik milik Jeremy.


"Kak. Irina nanti ikut iya menemani Ayumi ke butik kak Jeremy" ucap Ayumi.


"Iya Irina, kau temani Ayumi. Karena aku ada meeting pagi ini. Jadi tidak bisa menemani Ayumi untuk pergi" seru Karina seraya mengambil gelas berisi jus. Lalu ia menyesap hingga setengah nya.


"Dengan senang hati" kata Irian dengan tertawa kecil.

__ADS_1


Daniel sudah siap di samping mobil menunggu Ayumi dan Irina untuk pergi ke butik milik miss Jeremy.


Ayumi menggunakan baju crop berlengan panjang berwarna putih yang memperlihatkan perut ratanya sedikit dengan di padukan dengan celana jeans. Sedangkan Irina menggunakan dress selutut berwarna merah.



Ayumi menceritakan sedikit tentang Jeremy. Agar nanti. Ketika, Irina bertemu Jeremy tidak kaget.


Tidak butuh lama mobil mereka sampai di depan butik milik Jeremy.


Ayumi sudah di sambut oleh pemilik butik langsung. Jeremy sangat Excited sekali. Karena. Ia mengira Ayumi akan datang bersama Nick.



"Ohh princess eyke sudah datang " Jeremy merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Ayumi. Jeremy memberi ciuman di pipi Ayumi.


"Duhh amidong Princess eyke semakin cantik. Tapi, masih kalah cantik dengan eyke. hi..hi..hi.." Jeremy tertawa pelan. Ayumi hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Daniel tidak ikut masuk. Karena, jika masuk Daniel akan menjadi santapan Jeremy.


Mata Jeremy melihat ke belakang Ayumi. Ia nampak sedang mencari seseorang.


"Ye sendirian? Dimana prince eyke?" tanya Jeremy kepada Ayumi.


"Oh no, eyke pikir ye kemari bareng prince"


Irina hanya menatap Jeremy saja sedari tadi. Bukan karena Jeremy yang tampil dengan make up nya. Namun ia sedang menatap Jeremy. Irina seperti devaju melihat Jeremy.


"Astaga, Ayumi sampai lupa. Miss perkenalkan dia kak Irina" Ayumi memperkenalkan Irina kepada Jeremy.


Jeremy menatap wajah cantik Irina yang ada di samping Ayumi. Jeremy mengulurkan tangannya dan berjabat tangan. Mereka saling memperkenalkan dirinya.


"Dia seorang model miss' sahut Ayumi.


Setelah berbincang cukup lama. Jeremy mengajak Ayumi dan Irina ke lantai dua. Dimana kantor pribadi Jeremy berada.


Jeremy mempersilahkannya Ayumi dan Irina untuk duduk. Jeremy menghubungi asisten nya untuk membantu membawakan beberapa model baju yang akan di kenakan Ayumi di acar wisuda nya nanti.


Jeremy membantu Ayumi untuk mencarikan model baju yang cocok untuk Ayumi kenakan. Irina menatap keseluruh ruangan Jeremy yang begitu luas dan banyak gaun yang sangat cantik di gantung di lemari baju.


Irina bangkit dari tempat duduknya. Ia mengelilingi ruangan Jeremy. hingga ia melihat foto yang nampak foto jadul di atas meja kerja Jeremy.


Irina mengambil dan melihat nya dengan seksama. Irina menutup mulutnya tidak percaya. Saat ia melihat foto itu. Ia menatap dengan menyipitkan matanya. Agar Irina tidak salah melihat. Irina melihat foto anak kecil laki-laki memeluk adiknya yang masih balita.

__ADS_1



"Kau dapat dari mana foto ini? " Tanya Irina kepada Jeremy.


Jeremy yang masih sibuk dengan Ayumi menoleh ke samping. Melihat Irina yang sudah berdiri di samping meja kerja Jeremy dan sedang memegang bingkai foto miliknya.


"Itu adikku, dulu kita terpisah di bandara dan aku belum menemukan mereka" kata Jeremy dengan suara jantan nya.


Irina nampak menahan air matanya yang tidak bisa di bendung lagi.


"Apa nama di belakang mu Stoner? " Tanya Irina kembali.


"Iya namaku Jeremy Francisco Stoner"


Deg


"Apa" pekik Irina terkejut.


🍃🍃🍃


Sedangkan Rey yang masih di Paris Perancis. Rey merasa galau karena tidak ada Ayumi di samping nya. Hari ini Rey tidak bersemangat untuk pergi latihan. Karena Rey merasa separuh hidupnya menghilang.


Rey datang ke tempat markasnya dengan wajah yang di tekuk. membuat sahabat Rey merasa heran tidak seperti biasanya dengan wajah cool dan berkarisma.


"Hei, brother ada apa dengan mu? " Tanya Sean.


"Dia di tinggal istri kecilnya ke Moskow. Karena, Ayumi Minggu depan akan wisuda" sahut Nick.


"Ck, kau benar-benar bucin akut bro" cibir Tom.


"Ha-ha-ha" Lukas tertawa puasa melihat Rey tidak bersemangat.


"Ck dasar sahabat luknat" gumam Rey.


"Aku senang sekali. karena, aku tidak melihat kemesraan kalian lagi di depan ku. Kalian tahu mata suci jomblo ku ini sudah ternodai oleh pasangan suami istri itu" keluh Lukas.


Membuat semua orang tertawa akan perkataan Lukas. Namun Rey malah mendengus kesal.


"Lukas, kau ku potong 70% gajimu bulan ini" kata Rey datar dan meninggalkan para sahabat nya itu. Menuju ruang latihan.


Lukas berdecak kesal karena Rey memotong gajinya itu.


"Big no" teriak Lukas tidak terima.

__ADS_1


__ADS_2