Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 87


__ADS_3

Nick baru saja tiba di bandara. Sebelumnya ia sudah di beritahu tempat rumah sakit Garrett di rawat. Nick sudah di jemput anak buahnya yang berada di Amerika.


Nick langsung menuju rumah sakit, ia langsung menuju ruang operasi, Nick dari jauh melihat pria paruh baya yang mondar-mandir di depan pintu ruangan operasi. Nick mendekati pria paruh baya itu yang ia duga Andreas.


"Tn. Andreas" sapa Nick seraya melepaskan kacamata hitam yang tertengker di hidung mancung nya.


Andreas yang dari tadi masih mondar-mandir karena gelisah ia menghentikan langkahnya dan menatap pria muda yang ada di hadapannya. Ia bisa lihat jika usia pria muda ini tidak jauh dari Garrett.


"Tn. Nick" gumam Andreas.


"Apa yang terjadi," tanya Nick tanpa basa-basi lagi.


"Duduk lah dulu Tuan" Andreas meminta agar Nick duduk.


Andreas menghela napas panjang untuk memulai ia bercerita tentang Garrett.


Pria paruh baya ini mulai serius bercerita apa yang sebenarnya terjadi hingga Garrett bisa masuk rumah sakit dan harus di operasi.


Tidak ada yang terlewatkan dari mulai Willi berantem dan mukul Garrett, karena telah tidak sengaja melecehkan Ayumi. dan ia menceritakan kebenaran tentang Rey.


Nick mengepalkan tangan nya dengan sangat erat, setelah mendengar kakak dari Jessica melecehkan Ayumi meski.


Masalah Rey di buang di pulau Alboran Nick sudah tahu tapi tidak tahu siapa yang telah menyelamatkan Rey dari kematian.


"Tuan, jika anda ingin menuntut saya silahkan, saya bersedia masuk penjara karena telah menyembunyikan Rey selama ini dari publik, itu karena semata-mata agar orang yang akan membunuh Rey tidak curiga jika Rey masih hidup" jelas Andres yang sudah berkaca-kaca.


Nick terdiam sejenak ia memikirkan pengakuan Andreas. Nick merasa sedikit kecewa dan marah kepada Andreas tapi disisi lain berkat dia Rey terselamatkan.


"Saya tidak akan menuntut Anda atau memasukkan anda ke dalam penjara, saya hanya ingin berterimakasih kepada anda karena telah menyelamatkan Rey dari kematian"


"Jika tidak ada anda saat itu di tempat mungkin Rey sudah meninggal"


"Iya saya tidak sengaja bertemu Rey saat itu, karena saya sedang mencari putra saya yang hilang akibat kecelakaan pesawat saat itu "


"Untuk melindungi Rey saya memberikan identitas baru untuk Rey dengan nama putra saya, dan pekerjaan yang sama dengan putra saya, beruntung Rey cepat belajar membawa pesawat terbang ke udara.


Obrolan mereka terjedah saat perawat mendorong Rey keluar untuk di pindahkan ke recovery room atau biasa di sebut ruangan observasi pasien pasca operasi atau anestesi.


Rey masih memerlukan perawatan intensif ICU. Dengan demikian Rey masih belum bisa pindah ke dalam ruangan nya.


Nick dan Andreas berdiri saat Rey sudah keluar dari ruangan operasi yang memakan waktu berjam-jam. di ikuti Dokter yang menangani Rey.

__ADS_1


"Dok, bagaimana hasilnya" tanya Andreas yang nampak sangat khawtir setelah selesai.


"Beruntung dia sudah melewati masa kritis nya, kami akan membawa putra anda ke ruang pemulihan sebelum di pindahkan keruanganya"


"Dok, apa kita bisa bicara" tanya Nick kepada sang Dokter.


"Baiklah, ikut saya" kata Dokter Jhon.


Sedangkan Andreas hanya ingin menemani Rey saja.


Setelah di persilahkan oleh Dokter untuk duduk, Nick pun duduk.


"Dokter, apa saya boleh bertanya tentang Rey maksud saya Garrett" seru Nick.


Dokter menganggukan kepalanya. "Apa setelah operasi pasien akan kembali mengingat dok"


"Kemungkinan besar bisa kembali, tapi kita masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan, setelah pasien sadar kita akan tahu".jelas dokter kepada Nick secara rinci.


Oh My God, semoga Rey kembali mengingat setelah ini, Ayumi pasti akan senang karena filing nya benar jika Rey masih hidup, maaf Kaka Ayumi yang tidak percaya sama cerita kamu


Batin Nick, ia merasa menyesal kenapa tidak mempercayai Ayumi.


Namun Rey tidak kunjung bangun dari tidurnya. setelah pasca operasi.


Pagi pun tiba Nick masih menjaga Rey yang belum sadar, sedangkan Andreas memilih untuk pulang karena ia harus kembali bekerja.


"Rey... "


"Rey, apa kau tidak merindukan Ayumi istrimu, ia sangat menderita tanpa mu" kata Nick yang mengajak Rey mengobrol,


Dokter sudah menyarankan agar sering mengajak berbicara pasien, meski ia tidak sadar tapi ia masih bisa mendengar suara kita.


"Bangunlah Rey, jika tidak ingin melihat Ayumi menderita apa kau tega melihat Ayumi saat nanti ia akan sedih di hari ulang tahun yang ke 17 tahun tanpa mu, "


"Apa kau ingin tahu, jika Ayumi lah yang mengetahui jika kau masih hidup, beruntung sekali kalian memang di takdirkan untuk bersama "


"Besok aku akan kembali ke Paris agar Ayumi tidak merasa curiga jika aku pergi menemui mu Rey. Jadi tolong sadarlah demi Ayumi ",


Nick menitihkan air matanya, karena ia sudah terlalu lelah untuk bercerita panjang lebar tapi tidak di respon oleh Rey.


🍃🍃🍃

__ADS_1


Berbeda dengan Ayumi yang sedang menikmati liburan nya ia tidak hanya berlibur tapi ia juga belajar tentang budaya dan sejarah di setiap negara atau kota. Maka dari itu Ayumi memilih liburan ketempat bersejarah.


Karena di Praha republik Ceko ini banyak bangunan tua di sepanjang Sungai Vtalva dan jalan berbatu khas abad Medieval menarik perhatian Ayumi.


Beruntung Karina mau menemani sang keponakan, dan juga Jeremy.


Hari pertama liburan mereka di Prague di awali dengan mengunjungi objek wisata utamanya ke Prague Old Town.


Karena Ayumi ingin mengetahui lebih detail lagi, Ayumi masuk kedalam melalui Powder Tower, sebuah menara yang dibangun pada abad ke-11 dan merupakan salah satu dari 13 gerbang utama menuju kota tua.


Kemudian dilanjutkan menyusuri Celetna Street menuju Old Town Square, alun-alun utama kota tua. Alun-alun ini dikelilingi oleh bangunan tradisional bergaya medieval, di antaranya Church Of Our Lady Before Tyn, St. Nicholas Church dan Old Town Hall.


Dan di hari ketiga Ayumi berada di Praha, di hari terakhir mereka berlibur Ayumi, Karina dan Jeremy berkunjung ke Petrin Hill,


"Miss coba baca buku panduan petanya untuk mencapai Petrin Hill", kata Karina kepada Jeremy yang membawa buku panduan tentang Praha.


Sedangkan Ayumi sibuk mencari objek foto. "Kita harus menggunakan tram no. 22 dari Lesser Town (Mala Strana) menuju Ujezd" jawab Jeremy yang sedang membaca peta panduan.


"Kita nanti dari Ujezd, menggunakan Petrin Hill Funicular menuju puncak bukit Aunty" sahut Ayumi, meski ia tidak melihat peta panduan tapi karena Ayumi gadis yang jenius Sekai baca peta ia akan dengan mudahnya ia mengingatnya.



"Uhh ponakan aunty memang cerdas, kita dari tadi gak paham dengan petunjuk arah di panduan ini", ucap Karina.


"Miss, Tiket yang digunakan untuk naik funicular nanti sama dengan tiket transportasi yang kemarin iya" teriak Ayumi.


"Iye ini masih ada sama eikey" kata Jeremy seraya menunjukkan tiket yang sudah di beli Ayumi kemarin.


Mereka akhirnya sampai di tempat tujuan. di puncak bukit, namun perjalanan mereka harus berjalan kaki menuju Stefanik Observatory atau Stefanikova Hvezdarna.


"Hey tunggu eikey capek, kita istirahat dulu Napa",


"Miss yang nyuruh pakai high heels siapa?" Kata Karina, karena Jeremy tidak melihat situasi akan pergi kemana.


Membuat Ayumi tertawa.


Tidak butuh lama mereka sampai di observatorium Ayumi melihat teleskop besar. Ia bisa melihat keindahan alam yang begitu indah lewat teleskop besar ini.


"Aunty, Miss lihat indah sekali Taman bunga mawar nya. Katanya ada 800rb spesies bunga mawar di.sini"


Karina mencoba dan ia menikmati pemandangan alam yang begitu sempurnanya akan ciptaan tuhan.

__ADS_1


__ADS_2