Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 60


__ADS_3

Di saat sarapan pagi bersama. Karina yang sudah menyelesaikan terlebih dulu. Ia memberanikan diri untuk membuka percakapan mereka.


"Garrett" panggil Karina.


Garrett yang masih menyuapi Ayumi berhenti ia menatap Karina yang berada di hadapan nya.


"Kami memutuskan untuk pulang ke Moskow besok lusa"


Garrett terdiam, ada rasa sedih yang terdalam pada dirinya, karena harus berpisah dengan Ayumi. Ia menoleh ke samping melihat tunangannya yang menunduk. Ayumi yang belum tahu akan kepulangan nya besok juga merasa sedih, baru saja ia merasa bahagia karena ada pria yang mengisi hari-hari nya.


"Apa tidak di tunda dulu karena aku harus ke Turki besok, jam berapa pesawat nya" ucap Garrett dengan sendu.


"Kami juga ingin lebih lama disini, tapi mengingat pengacara Dimitri mengajukan cuti Ayumi sudah habis dan Ayumi harus kembali kuliah, kita bisa menyesuaikan jam keberangkatan kita dengan kamu ke Turki," seru Karina.


"Tapi bagaimana dengan Terapi Ayumi" ucap Ayumi yang dari tadi diam. Ayumi pikir ia bisa mengikuti kelas online nantinya.


"Kami sudah membicarakan itu, Ayumi akan terapi di rumah sakit Moskow", kata Karina. "Apa kau merasa keberatan?", Tanya Karina.


"Aunty tahu, jika kalian baru saja bertunangan dan hubungan kalian baru seumur jagung, itu pasti akan membuat kalian keberatan",


Pria bule ini menghela napas panjang. "Garrett tidak mempermasalahkan tapi bagaimana dengan Ayumi?" Kata Garrett. "Baby!! Bagaimana dengan kamu" ia menggenggam tangan Ayumi erat.


"Ayumi pasti akan merindukan mu kak"


"Baby! Aku juga akan merindukan mu tapi aku janji akan sering berkunjung ke Moskow", ucap Garrett menyakinkan Ayumi.


"Really"


"Yes of course, baby" Garrett tersenyum. Namun di dalam lubuk hatinya ia tidak mau jauh dari Ayumi. Tapi mau bagaimana lagi mereka memang harus berpisah.


***


Keesokan harinya Garrett sudah siap untuk mengantar pujaan hatinya ke Bandara sekalian ia juga akan terbang ke beberapa Negara selama beberapa hari.


Dengan seragam pilotnya yang sudah rapih Garrett dan Ayumi duduk di ruang tunggu mereka yang akan berpisah beberapa jam lagi.


Ayumi menangis karena ia akan berpisah.


"Honey, jangan menangis" ucap Garrett menghapus air matanya.


Ayumi memeluk tubuh Garrett hingga membasahi seragam Garrett. Ayumi tidak bisa berkata apa-apa. Baru saja ia bertemu dan hari ia kan berpisah.


"Aku janji akan sering ke Moskow"bisik Garrett.

__ADS_1


"Aunty dan Nick sudah menunggu mu baby", kata Garrett ia mengurai pelukannya. Garrett mencium bibir Ayumi dan Ayumi membalasnya. Ia tersenyum karena ciuman di balas.


"Aku mencintaimu", ucap Garrett.


"Ayumi juga", jawab Ayumi.


Karina dan Nick berdiri tidak jauh dari mereka. Ia merasa bersedih karena harus memisahkan dua sejoli yang baru saja menjalin asmara.


"Aunty, Nick jaga Ayumi selama aku tidak ada di samping nya" kata Garrett saat ia menghampiri kedua orang yang berbeda jenis.


"Kau tenang saja, kami pasti akan menjaganya dengan baik ", jawab Nick.


Garrett berjongkok menghadap Ayumi.


"Baby, jangan pernah lakukan hal yang membuat kamu terluka lagi", Garrett mencium tangan Ayumi yang terluka.


"Iya, Ayumi janji, sayang bukannya itu pesawat yang akan Sayang terbangkan" kata Ayumi saat mendengar informasi penerbangan ke Turki akan segera berangkat.


"Iya sayang, kalau begitu aku pergi dulu, jaga dirimu baik-baik selama tidak ada aku ok"


Ayumi mengangguk. Sebelum pergi Garrett mengecup pucuk kepala Ayumi dan mengacak-acak rambut Ayumi.


"Kebiasaan suka sekali mengacak-acak rambut Ayumi" Ayumi cemberut, membuat semua orang tertawa.


"Sudah Sanah pergi" Ayumi mengusir Garrett. Karena ia tidak kuasa menahan perpisahan ini,


Ayumi melambaikan tangannya dan Garrett tersenyum.


Setelah kepergian nya Ayumi kembali bersedih. Karina mengusap pundak Ayumi.


🍃🍃🍃


Setelah menempuh perjalanan berpuluh-puluh kilo meter dari Amerika ke Moskow Rusia. Ayumi memutuskan untuk tinggal di Mansion keluarga Sander. Karena Karina melarang untuk tinggal di Apartemen nya.


Ayumi sebenarnya menolak tapi setelah di bujuk oleh Karina akhirnya ia mau. Dan tidak Mungkin Nick yang melakukan jika menyangkut hal pribadi Ayumi. Maka dari itu Karina menyuruh sang keponakan pulang ke Mansion.


Sedangkan Mami Arum kini sudah kembali ke tanah air, ia harus mengurus perusahaan milik Ayumi juga. Yang tidak ada yang ngurus.


Tn. Dominik menyambut kedatangan cucu kesayangan. Dan ia senang karena cucu nya akan tinggal bersama.


"Deduska, merasa senang saat aunty mu memberi kabar jika kau akan tinggal disini"


"Disini banyak pelayan yang akan membantumu, jika kau di apartemen kasian Nick" kata Deduska ia terkekek.

__ADS_1


"Lebih baik kau beristirahat sayang, kau pasti capek"


Karina mengantar Ayumi ke kamarnya yang berada di lantai dua. Mansion mewah ini memiliki tiga lantai.


Ia menggunakan lift agar memudahkan Ayumi Sampai di kamarnya. Sedangkan Nick lebih memilih tinggal di Apartemen Ayumi.


"Bagaimana sayang, apa kau menyukai kamar baru kamu?" Tanya Karina. "Jika kau tidak menyukainya biar besok aunty menyuruh orang untuk Menganti sesuai keinginan kamu"


"Ayumi suka aunty jadi tidak perlu di renovasi"


"Baiklah sayang, aunty akan membantu mu bersih-bersih dan lekas untuk istirahat"


Karina membantu Ayumi dengan bantuan pelayan pribadi untuk Ayumi. Selama di Rumah sakit Nick menyuruh perawat perempuan untuk membantu Ayumi di saat tidak ada Karina atau Mami Arum.


"Selama beristirahat sayang, kamar aunty ada di samping kiri kamar kamu, jika kau membutuhkan sesuatu gunakanlah interkom ini,"


"Iya aunty, Terimakasih sudah membantu Ayumi"


Namun saat Ayumi akan memejamkan matanya. Handphone Ayumi berbunyi


Ayumi nampak senang saat tahu siapa yang menghubunginya. dengan segera ia mengangkat Vidio call dengan Garrett.


"I Miss you" ucap Ayumi.


"Miss you to baby, kau sudah sampai"


Ayumi menganggukan kepalanya. "Sayang lagi di mana?"


"Aku sedang transit honey" kaya Garrett ia mengarahkan kamera yang berada di bandara.


Mereka berdua akhirnya mengobrol hingga waktu untuk terbang lagi tiba.


"Baiklah baby, aku akan terbang lagi, nanti jika sudah sampai kita sambung lagi"


"Iya, dan ingat jangan pernah selingkuh di belakang ku" ancam Ayumi membuat Garrett tertawa terbahak- bahak hingga mengeluarkan air matanya.


"Baby, apa kau lupa jika tidak ada wanita yang bisa menggetarkan hati ku ini selain dirimu, jadi baby tidak perlu khawatir Ok" ucap Garrett. "Aku yang harusnya khawatir dengan mu di sana"


"No sayang, Ayumi selalu bersama Kak Nick jika ke kampus, banyak yang mengira jika kita pasang kekasih" tawa Ayumi. Garrett meras lega karena ada Nick yang akan menjaga Ayumi kapan pun dan dimana pun. seperti saat pertama kali melihat Ayumi, Garrett kira Nick kekasih Ayumi.


Tapi yang Garrett pikiran bagaimana perasaan Jessica jika ia tahu, dirinya bertunangan dengan Ayumi sahabatnya. Dan Juga Willi itu yang di pikirkan Garrett maka dari itu, jika kakak beradik tahu ia sudah siap dengan amarah mereka.


Ayumi merasa senang Garrett menghubungi nya meski ia sibuk tapi di sela waktu transit Garrett memilih menghubungi Ayumi.

__ADS_1


__ADS_2