Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 166


__ADS_3

Tidak lama terdengar pintu di buka dari luar kamar.


Semua orang menoleh dan menatap ke arah pintu di buka.


Nick masuk terlebih dulu dan mempersilahkan keluarga Tn. Muller untuk masuk.


Tn. Robert Muller terkejut melihat ada Tn. Dominik dan Garrett teman putranya dalam satu kamar dan juga melihat Sean yang ia tahu seorang pengacara muda yang hebat.


Kenapa semua orang ada disini? Ada hubungan apa antara Tn. Dominik, Garrett dan Sean. Dan siapa Bos pria ini yang ingin bertemu dengan ku. Bukannya Tn. Dominik sudah bertemu ku tadi.


Batin Tn. Robert Muller.


Hingga Nick membuyarkan lamunan Tn. Robert karena ia masih berdiri di depan pintu. Sedangkan anak dan istrinya masih berada di belakangnya.


"Tn. Muller silahkan masuk." ujar Nick.


Tn. Robert mengerjapkan kesadaran. Dan ia mulai melangkah masuk ke dalam kamar Hotel.


Daniel sudah menyembunyikan pelayan tadi ke dalam kamar yang satunya. Karena kamar hotel ini memiliki dua ruang kamar tidur dalam satu ruangan. Dan ketika Tn. Muller beserta keluarga nya telah masuk mereka tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

__ADS_1


"Tn. Dominik bukan kita tadi sudah berbincang apa ada sesuatu yang penting hingga kau memutus seseorang untuk memanggil saya untuk datang kemari?"


"Dan, kau Garrett kenapa kau ada disini bersama Tn. Dominik juga Pengacara Sean." Sambung Tn. Robert.


Saat Ayumi, Rey dan Nick naik ke atas panggung untuk memperkenalkan diri. Tn. Muller tidak berada di tengah-tengah para tamu. Ia ijin untuk pergi ke toilet. Karena sang istri yang sedari tadi di toilet belum kembali juga. Dan akhirnya ia menyusul sang istri.


Tn. Dominik hanya tersenyum sinis. Ia ingin melayangkan pukulan kepada mantan rekan bisnisnya ini. Karena tidak jera juga putri kesayangannya membuat ulah terhadap Ayumi.


Sedangkan Jessica yang sedari tadi tidak memperhatikan jalan yang sibuk dengan handphone nya hingga ia tertabrak tubuh Dady nya. Hingga ia ingin protes namun Jessica urungkan. Setelah mendengar nama Garrett di sebut oleh Dady Robert.


"Dad, Jika berhen .... "


Deg


Sedangkan mommy Jessica merasa binggung dengan pertemuan ini.


Rey ingin menjawab pertanyaan Tn. Robert. Namun Tn. Dominik mengisyaratkan untuk tetap diam dengan memberikan tatapan mata nya.


"Dad, mom. mungkin kak Garrett ingin berbicara dengan kalian berdua. Jika Kak Garret ingin menikahi Jessica." Jessica berkilah terhadap kedua orang tuanya. Ia pikir Rey mengundang dirinya dan kedua orang tuanya untuk bertemu di dalam ruangan hotel.

__ADS_1


Jessica melirik ke arah Rey. Ia tersenyum devil. mungkin ini saatnya Jessica untuk merebut Rey dari Ayumi. Jessica berpikir mungkin rencananya ia sudah berhasil membuat Ayumi kehilangan calon anaknya.


Jessica mendekati Rey. Ia hendak memeluk Rey untuk memuluskan rencananya. Agar kedua orang tuanya meyakinkan jika Rey serius ingin menikahi putrinya.


"Stop don't touch me !!" Teriak Rey. Ia mengibaskan tangannya. Agar tangan Jessica menjauh.


Namun Jessica tetap Keukeh untuk memeluk Rey. Semakin mendekat Jessica melangkah ke arah Rey.


"Don't touch me !!"


Jessica pura-pura tidak mendengar teriakkan Rey. "Sayang, kau kenapa?"


"Apa kau tuli? Jangan sentuh aku dan jangan mendekat." Bentak Rey.


"Garrett apa-apaan kau. Kenapa kau membentak dan berteriak kepada putriku." Tn. Muller mulai murka. Ia tidak terima putrinya di perlukan seperti itu.


"Tuan. Anda jangan pura-pura tidak tahu dan membela wanita murahan ini." Ucap Rey.


Plak

__ADS_1


Tn. Robert menampar pipi Rey. Ia tidak terima putrinya di sebuat wanita murahan.


Rey hanya tersenyum saat Tn. Muller menamparnya.


__ADS_2