Janda Tapi Perawan

Janda Tapi Perawan
Bab. 66


__ADS_3

Kini Ayumi sedang di obati lukanya oleh Daniel. Ia meminta agar Daniel jangan bercerita kepada keluarga Sander atau Nick.


"Kak!, Tolong jangan kasih tahu akan hal ini, Ayumi mohon" ucap Ayumi.


Daniel hanya mengangguk kepalanya. Namun Ayumi salah ternyata mereka sudah tahu akan kejadian yang menimpa Ayumi yang di tampar oleh Jessica.


Handphone nya berdering saat Ayumi melihat jika Karina menghubunginya. Baru saj Ayumi mengangkat nya Karina sudah mengoceh kemana-mana.


"Sayang kau dimana? Bagaimana luka kamu, aunty dengar kau di tampar oleh Jessica sahabat mu, eh salah sekarang dia bukan sahabatmu lagi karena sudah berani menampar mu sayang" tanya Karina panjang lebar.


"Aunty bisa tidak pertanyaan aunty satu- satu, Ayumi harus jawab dari mana dulu", kata Ayumi. Ia meringis menahan sakit saat Daniel mengompres luka Ayumi.


"Aww Kak pelan- pelan" lirih Ayumi.


"Sayang, apa lukanya segitu parah hingga kau mengadu kesakitan" Karina merasa khawatir kepada Ayumi.


"Tidak Aunty, hanya luka kecil saja" bohong Ayumi.


"No sayang, serahkan handphone ke Daniel aunty mau bicara" titah Karina. Ayumi memberikan handphone nya Karina.


"Hallo Nona muda"


"Antar Ayumi pulang ke Mansion Sekarang" tegas Karina.


"Baik, nona muda" jawab Daniel. Ia menyodorkan handphone kembali ke Ayumi. "Nona, kita pulang ke Mansion Sekarang"


"Tapi kak Daniel bagaimana dengan luka ku" sendu Ayumi.


Daniel tahu jika Ayumi ingin pulang jika lukanya sudah tidak bengkak lagi, itu akan mengurangi rasa khawatir Karina dan juga Tn. Dominik.


"Mereka sudah tahu hal ini nona"


Ayumi memicingkan matanya melihat Daniel. " Bukan saya nona tapi Tn. Besar sudah menempatkan beberapa orang kepercayaan Tn. Besar di kampus bahkan menjadi salah satu mahasiswa"


Ayumi membelalak tidak percaya bahwa di kampus ia selalu di awasi oleh Bodyguard Tn. Sander bahkan 24 jam Ayumi di jaga nya tanpa sepengetahuan Ayumi. pantas saja Karina langsung menghujani pertanyaan yang Ayumi ingin menutupinya dari keluarga besarnya.


"Lebih baik, segera pulang dan obati luka nona dengan benar, ini akan menjadi infeksi nona jika tidak segera di obati"


Mereka masih di halaman parkir kampus, dan Ayumi sudah di dalam mobilnya yang sedang di obati oleh Daniel dengan obat-obatan yang tersedia di mobil. Ayumi mengerti dan ia memutuskan untuk pulang.


Karina sudah menunggu Ayumi di Mansion. Ia menghampiri saat mobil yang di naiki Ayumi sudah sampai di halaman mansion.

__ADS_1


Karina tersenyum saat keponakan pulang namun ada rasa sedih saat melihat wajah Ayumi yang merah dan bengkak.


Ia merangkul dan memapah tubuh keponakan nya untuk masuk kedalam tanpa bantuan kursi roda.


"Oh cucuku" sendu Tn. Dominik ia merentangkan kedua tangannya untuk memeluk Ayumi. Ia mengelus rambut panjang Ayumi.


Robert Muller kau harus membayar ini semua atas perlakuan putri kesayangannya mu.


Batin Tn. Dominik yang sudah merasa geram dan marah.


"Sayang lebih baik kita obati lukamu segera, Dokter sudah menunggu di dalam" kata Karina.


Ayumi sudah berada di ruangan keluarga dan sudah ada Dokter yang akan mengobati Ayumi.


"Apa lukanya akan parah Dokter" kata Karina.


"Iya Nyonya, jika tidak di obati dengan benar"


Karina melirik melihat handphone Ayumi yang berdering, ia melihat Nick menghubunginya. "Sayang, Nick menghubungi mu" Ayumi menggeleng ia tidak mau Nick tahu. Karina tahu dan mengabaikan panggilan masuk dari Nick.


Namun malah handphone dirinya yang bergantian berdering. Ia mengangkat nya "Hallo" kata Karina mengerti apa yang di ucapkan Nick, jika Nick akan kembali ke Moskow hari ini. Ia menutup sambungan teleponnya.


"Sayang, Nick hari ini akan pulang"


Kak Nick pasti akan marah besar, ia pergi tapi Ayumi malah seperti ini.


Batin Ayumi ketakutan. Namun Ayumi melupakan satu orang yang akan membuatnya marah besar karena lagi-lagi Ayumi tidak memberitahukan nya. Siapa lagi kalau bukan Garrett Wilson.


🍃🍃🍃


Bugk


"Aku tidak menyangka ternyata kau ada hubungan dengan Ayumi, tapi kenapa saat itu kau pura-pura tidak mengenalinya brengsek" seru Willi. Kini ia telah memukul Garrett saat mendengar cerita dari adiknya Jessica.


Garrett sudah tahu jika mereka akan mengetahuinya.


"Aku bisa jelaskan kepadamu Willi"


Bugk


Willi kembali memukul sahabatnya Garrett. Namun ada yang melihat perkelahian mereka. Ia mencoba untuk melerai mereka namun ia malah kena sasaran Willi.

__ADS_1


"Kalian berhenti, kenapa malah berkelahi"


mereka tidak peduli dengan orang yang melerai mereka "Jessica sudah tahu, jika kau mempunyai hubungan dengan Ayumi saat melihat foto-foto kalian liburan ke berbagai negara bahkan saat Ayumi masih di Indonesia "


Garrett mengerutkan keningnya, ia sudah tahu kemana arah pembicaraan Willi yang di ceritakan oleh Jessica. Membuat Garrett mentertawakan Willi.


"Brengsek kau, kenapa malah tertawa bajingan" umpat Willi tidak terima. Ia yang akan memukul Garrett kembali namun Garrett dengan senang hati menerimanya.


"Ayo kita kembali berkelahi, pukul saja aku Willi agar kau puas" teriak Garrett menerima tantangan Willi.


"Kau dan Jessica salah besar, ternyata kau dan adikmu belum mengenal Ayumi lebih jauh lagi" kata Garrett membuat Willi tergelak ia hanya mengenal sepintas saja.


"Apa maksud mu" Tanya Willi.


"Tanya kan saja pada Kakak Ayumi kau akan mengerti semuanya tentang foto- foto itu, jika yang Jessica lihat itu bukan aku tapi Rey Pembalap mobil yang sudah meninggal Karena kecelakaan" jelas Garrett. Ia meninggal Willi begitu saja


"Apa?" Pekik Willi tidak percaya. "Hai jelaskan kepadaku jangan pergi kau"


Garrett mengingat Ayumi bagaimana nasib kekasihnya, apa hal sama terjadi pada wanitanya?.


Garrett merasa sedikit perih dan ia masuk ke dalam mobilnya dan melihat jika dia sedikit robek di sudut bibirnya.


"Shiitt" umpat Garrett, ia tidak mungkin video Call dengan Ayumi dengan wajah babak belur seperti ini. Tapi bagaimana caranya ia harus tahu keadaan Ayumi sekarang. Karena ia merasa perasaan mengganjal ada sesuatu yang terjadi kepada Ayumi.


Dan benar saja saat ia menghubungi Karina bukan Ayumi jika perasaan tidak tenang Garrett ternyata benar.


"Hallo Aunty Karina, bagaimana Keadaan Ayumi, Garrett merasa ada sesuatu yang terjadi pada Ayumi", ucap Garrett, Karina bisa mendengar suara Garrett dengan rasa khawatirnya kepada sang keponakan.


Karina akhirnya menceritakan semua tentang Jessica menampar Ayumi.


"Benar, jika kemarin di kampus Jessica menampar Ayumi hingga Ayumi terluka", menghela napas nya. " Itu terjadi karena Jessica melihat semua foto masa lalu Ayumi dengan Rey yang masih tersimpan di Laptopnya dan kebetulan Laptop Ayumi terbawa Jessica", kata Karina lagi.


"Aunty, maaf Garrett",


"Kau tidak salah Garrett, kau sudah benar mengambil keputusan dengan cepat untuk memilih siapa yang kau pilih untuk menjadi pendamping mu kelak dan kau memilih Ayumi yang kebetulan kau mirip dengan Rey" jelas Karina kepada Nya.


Garrett merasa marah kepada Jessica kenapa ia berani sekali menampar Ayumi. Ingin rasanya ia terbang ke Moskow dan memeluk Ayumi memberi ketenangan kepada Ayumi. Dan akan memberikan perhitungan kepada Jessica.


"Jessica Muller" geram Garrett ia memeras setir mobilnya kuat-kuat. Setelah selesai bertelepon dengan Karina.


Bersambung.

__ADS_1


Karina Sander



__ADS_2